<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3716509385440836716</id><updated>2011-04-21T15:48:19.978-07:00</updated><category term='magang'/><category term='yayasan'/><category term='pembelajaran'/><category term='renungan'/><category term='Management'/><category term='Diklat LG'/><category term='Iptek'/><category term='diklat'/><title type='text'>belajar &amp; berdoa</title><subtitle type='html'>Belajar merupakan sikap menerima, sedangkan berdoa merupakan permohonan. Agar yang diterima sesuai dengan permohonan maka diperlukan berdoa.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://k03ntari.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3716509385440836716/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://k03ntari.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Koko bk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03073814322424202624</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>12</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3716509385440836716.post-2165774460040543239</id><published>2008-06-12T16:25:00.001-07:00</published><updated>2008-06-12T16:25:47.627-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iptek'/><title type='text'>LCD</title><content type='html'>Padahal dengan semakin majunya teknologi LCD, kini monitor LCD bisa dikatakan setara bahkan mulai mengungguli kemampuan monitor CRT. Berikut adalah beberapa aspek yang bisa menerangkan keunggulan teknologi LCD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukuran Fisik&lt;br /&gt;Salah satu keunggulan terbesar monitor LCD adalah ukurannya yang kompak dan ringan. Monitor LCD didasarkan pada layar yang sangat tipis bila dibandingkan dengan teknologi tabung monitor CRT. Ukuran yang lebih kecil berarti juga hemat tempat. Selain itu monitor LCD juga memiliki desain yang lebih menawan bila dibandingkan dengan CRT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukuran Tampilan&lt;br /&gt;Dengan semakin majunya teknologi LCD, kini ukuran tampilan layar LCD bisa dibandingkan dengan layar CRT tradisional. Ukuran umum layar LCD saat ini adalah 15 atau 17 inci, namun dengan semakin turunnya harga teknologi ini, monitor ukuran besar antara 19 - 32 inci akan segera menjadi pemandangan yang umum. Keuntungannya adalah monitor LCD memiliki ukuran diagonal yang sebenarnya bila dibandingkan dengan CRT. Misalnya area pandang (viewable area) pada monitor LCD 17 inci secara diagonal adalah 17 inci, sementara pada monitor CRT, area pandangnya hanya sekitar 16 inci. Area pandang yang lebih lebar berarti bidang kerja yang lebih luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warna&lt;br /&gt;Saat ini teknologi warna untuk LCD dan CRT sudah setara. Monitor LCD sudah mampu menampilkan warna-warna tak terhingga, seperti kebanyakan monitor CRT. Bahkan sejalan dengan perkembangan teknologi, monitor LCD sudah dapat memberikan teknologi warna lebih baik dari CRT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resolusi&lt;br /&gt;Monitor CRT mampu menampilkan berbagai moda resolusi video, masing-masing dengan kualitas yang sama baiknya. Monitor LCD memiliki resolusi native, atau resolusi terbaik yang mampu ditampilkan. Resolusi native adalah resolusi tertinggi yang mampu ditampilkan oleh sebuah monitor LCD dan resolusi inilah yang akan tampil paling jernih/tajam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Brightness&lt;br /&gt;Nilai brightness tak jadi masalah di CRT. Sementara monitor LCD memiliki tingkat brightness yang berbeda. Tingkat brightness ini umumnya dinyatakan dalam satuan nits atau candela per meter persegi (cd/m2). Monitor LCD standar memiliki tingkat brightness mulai dari 70 - 250 nits, namun monitor dengan teknologi baru memiliki brightness hingga 300 nits. Makin tinggi nits-nya, maka makin terang tampilannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Viewing Angle&lt;br /&gt;Monitor CRT bisa dipandang dari sudut pandangan yang lebih lebar, bahkan hingga dari bagian sisinya, sementara LCD model lama memiliki sudut bidang pandang yang lebih kecil, sehingga harus dilihat dari arah depan saja. Dari samping, gambar pada monitor LCD kelihatan seperti hilang atau menampilkan warna yang terbalik. Namun hal ini kini sudah tak menjadi masalah. LCD baru memiliki sudut pandangan yang lebih lebar, sehingga kualitas gambar tetap baik walaupun dilihat dari depan atau dari samping.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsumsi Daya dan Radiasi&lt;br /&gt;Monitor LCD membutuhkan konsumsi daya yang jauh lebih sedikit dari monitor CRT, lagipula LCD tidak memancarkan radiasi sinar yang berbahaya seperti monitor CRT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihan Monitor LCD Profesional&lt;br /&gt;Salah satu monitor yang sesuai untuk para profesional adalah Samsung SyncMaster T260. Dengan ukuran layar 25,5 inci dan mampu menampilkan resolusi native hingga 1920 x 1200 piksel (16:10), T260 memiliki ukuran layar yang cukup luas untuk mendukung para profesional di bidang editing video atau desain.&lt;br /&gt;Beragam teknologi baru melengkapi keunggulan fitur SyncMaster T260. MagicBright3 berfungsi untuk mengoptimalkan brightness hingga 300 cd/m2. SyncMaster T260 memiliki rasio kontras tinggi yang dinamis, mencapai 20000:1 untuk menghasilkan kualitas gambar yang terang dan tajam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MagicTune membantu mengatur performa display monitor yang terbaik dengan mempergunakan mouse untuk mengatur On Screen Display (OSD). Resolusi monitor, warna gambar dan jenis font pada layar, semua dapat diatur secara otomatis. Inilah yang membuat mata terasa jadi lebih nyaman dan tidak cepat lelah meski bekerja dalam waktu lama di depan layar monitor ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun memiliki fitur mutakhir, monitor T series dari SAMSUNG tetap hemat energi, dengan hanya menggunakan daya 70 - 65W saat dioperasikan. Fitur DPMS (Digital Power Management System) dan Mechanical Power off Switch digunakan untuk menghemat konsumsi daya pada SyncMaster T260. Dengan DPMS, monitor hanya membutuhkan daya sebesar 0,3W ketika dalam moda stand-by.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal daya tahan, monitor LCD T260 terbebas dari masalah burn in (efek gambar yang `tercetak` di layar, timbul akibat menampilkan gambar yang sama untuk waktu lama), yang sering menghinggapi layar plasma atau CRT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi tak perlu ragu lagi memilih monitor LCD untuk mendukung produktifitas Anda, karena dalam beberapa aspek, monitor LCD bahkan memiliki keunggulan dibanding monitor CRT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;agi banyak orang, perangkat komputer termasuk monitor ini merupakan perlengkapan kerja yang diharapkan dapat bekerja optimal dalam waktu lama. Selain faktor spesifikasi produk, faktor perawatan dan cara pemakaian juga berperan penting dalam memperpanjang usia-pakai sebuah monitor LCD. Apalagi sebagian besar bahan dasar LCD terdiri dari kaca sehingga memerlukan perawatan lebih ekstra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut beberapa tips yang bisa dipraktikkan dalam menggunakan dan merawat monitor LCD:&lt;br /&gt;Perhatikan suhu dan kelembaban udara. Idealnya, suhu ruangan berada di kisaran 68-77 derajat.  Menggunakan penyejuk udara merupakan solusi, tapi ingat, penggunaan sebuah produk elektronik secara berlebihan (non-stop) tetap akan meningkatkan suhu udara. Apalagi bila di dalam satu ruangan terdapat banyak produk yang semuanya bekerja tanpa henti.&lt;br /&gt;Kebersihan ruangan tentu yang utama. Apalagi layar LCD sangat rentan terhadap debu dan cairan. Debu bisa menyebabkan perubahan pada warna. Lakukan perawatan serius terhadap produk ini, karena kesalahan kecil bisa menyebabkan tidak hanya penurunan kualitas warna tapi juga karatan, kegagalan pemakaian ataupun kerusakan elektrik. Anda bisa menggunakan screen protector untuk perlindungan ekstra.&lt;br /&gt;Saat membersihkan layar monitor, gunakan kain lembut dan cairan khusus pembersih monitor. Matikan semua kontak listrik dan pastikan untuk tidak menyemprotkan cairan secara langsung ke monitor.&lt;br /&gt;Hati-hati saat ingin memindahkan LCD ke tempat lain. Ingat, LCD terbuat dari kaca. Kelalaian seperti guncangan atau guratan kecil tidak hanya akan mengurangi kualitas gambar tapi bisa menyebabkan kerusakan menyeluruh.&lt;br /&gt;Jangan membongkar LCD untuk alasan apapun, kecuali menyerahkannya kepada ahlinya. Anda juga harus menset monitor sesuai dengan petunjuk pemakaian dan jangan menyalakan monitor secara non-stop.&lt;br /&gt;Jauhkan monitor dari benda-benda elektronik untuk menghindarkan gangguan maknetik yang bisa merusak tampilan layar. Sinar matahari langsung juga bisa mempersingkat usia monitor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desain Indah&lt;br /&gt;Sebelum semua tips pemakaian dan perawatan tadi Anda lakukan, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah bagaimana memilih sebuah monitor LCD yang memberikan kepuasan paling optimal. Dua hal penting yang menjadi pertimbangan utama adalah teknologi gambar dan desain eksterior.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh monitor terkini yang layak menghiasi ruang kerja adalah Samsung LCD T190 yang tampil penuh pesona. Monitor terbaru dari Samsung ini memiliki pesona eksterior yang memikat, mulai dari sudut-sudut yang lembut, layar bebas tombol hingga material frame kristal dalam tiga pilihan warna berbeda, yaitu Rose Black (Red), Emerald Black (Green) dan Sapphire Black (Blue).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di balik keindahan LCD T190, monitor ini mampu memancarkan warna-warna tajam dan realistis berkat kontras rasio yang tinggi. Kontras rasio Samsung LCD T190 tergolong tinggi, yaitu 20.000:1. Selain itu, keluarga monitor serit T ini juga memiliki daya konsumsi listrik rendah. Ini tentu sangat cocok dengan konsep hemat energi yang diterapkan di banyak industri dan rumah tangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di sadur dr berbagai sumber&lt;br /&gt;Koko Bk&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3716509385440836716-2165774460040543239?l=k03ntari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://k03ntari.blogspot.com/feeds/2165774460040543239/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3716509385440836716&amp;postID=2165774460040543239' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3716509385440836716/posts/default/2165774460040543239'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3716509385440836716/posts/default/2165774460040543239'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://k03ntari.blogspot.com/2008/06/lcd.html' title='LCD'/><author><name>Koko bk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03073814322424202624</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3716509385440836716.post-583930717070016433</id><published>2008-04-28T20:45:00.000-07:00</published><updated>2008-04-28T20:50:38.697-07:00</updated><title type='text'>renungan</title><content type='html'>Bangsa yang Sabar ataukah Lembek?&lt;br /&gt;Jum'at, 11/04/2008, kompas&lt;br /&gt;   POLITIK tidak saja sebuah pertarungan untuk meraih kekuasaan,melainkan juga penantian yang menuntut kesabaran.Pemerintahan demi pemerintahan silih berganti,dan rakyat yang menjadi penyangga kekuasaan tak pernah berhenti berharap agar kehidupan akan berubah dan membaik.&lt;br /&gt;Kalaupun perubahan itu tidak bisa disulap atau terjadi dalam waktu singkat, rakyat masih bisa bersabar, asalkan diberi harapan yang cukup rasional. Politik penuh dengan janji, meski janji politik tidak pernah memberi kepastian. Bahkan para pemimpin yang begitu pandai dan bersemangat meyakinkan massa diajangkampanye bahwa mereka bisa mengubah dunia, ketika telah menduduki kursi kekuasaan baru menyadari bahwa peta politik sangat berbeda dengan medan dan teritorial politik.Sebagian masyarakat bisa dirayu dengan peta yang indah, namun ketika kenyataan lapangan menyajikan fakta yang berbeda,rakyat harus kecewa dan bersabar.&lt;br /&gt;Para pemimpin baru menyadari bahwa masalah riil yang dihadapi ternyata lebih berat daripada yang bisa diucapkan di mimbar ketika menggalang dukungan. Ujungujungnya, semua pemimpin menyeru rakyatnya bersabar, menunggu keadaan menjadi lebih baik. Tetapi kita juga tidak tahu—termasuk para pemimpin sendiri—kapan keadaan yang lebih baik itu akan tiba?&lt;br /&gt;Meski perbuatan menunggu itu sangat membosankan dan melelahkan, namun masyarakat kita sejak dulu sudah terbiasa menunggu.Mereka menunggu datangnya masa di mana sandang, pangan, dan papan mudah didapat; mereka menunggu hidup yang lebih bermakna daripada sekadar menanggung beban dan kesulitan; mereka juga menunggu lahirnya para pemimpin yang tahu isi hati mereka. Tapi, kapan pemimpin seperti itu akan datang? Pendeknya, dari dulu kita sudah dikondisikan untuk menunggu datangnya ratu adil guna meringankan beban derita yang ada.&lt;br /&gt;Lagi-lagi, ketika bayangbayang surgawi belum juga muncul, kita diseru untuk bersabar. Orang sabar itu dicintai Tuhan,katanya. Bayangkan, kita pernah bersabar dijajah bangsa lain selama tiga setengah abad. Pernah bersabar dikekang penguasa bangsa sendiri selama lebih setengah abad.Kesabaran masyarakat kita tampaknya memang sudah teruji.&lt;br /&gt;Sekian banyak terjadi kecelakaan laut, darat, udara, sampai semburan lumpur Sidoarjo dan megakorupsi,rakyat kita masih tetap bisa berkompromi dengan penderitaan. Memang ada yang mulai gampang naik pitam dengan membakar kantor bupati atau merusak kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) karena kecewa atau tidak puas dengan hasil pemilu.&lt;br /&gt;Namun secara umum masyarakat kita tetaplah golongan orangorang yang sabar dan hidup dengan harapan serta doa, meski sering dibohongi para politikus. Sejauh ini,politik tampaknya masih menjadi komoditas dan sumber pencaharian bagi kalangan elite, dan mereka juga enggan berbagi dengan masyarakat. Masyarakat hanya menjadi pemberi stempel. Rumusan klasik bahwa politik adalah soal ”siapa mendapatkan apa,kapan, dan bagaimana” tampaknya sedang dipraktikkan di negeri ini.&lt;br /&gt;Rumusan itu lebih banyak berbicara tentang aktor politik,sementara konstituen politiknya sendiri diabaikan.Tidak mengherankan kalau dunia politik dipenuhi transaksi jual beli suara, dukungan, atau kandidat, layaknya pasar lelang. Mestinya politik itu untuk menyejahterakan rakyat, bukannya rakyat dieksploitasi untuk menyejahterakan politisi. Jangan-jangan agenda pemekaran wilayah besarbesaran hanya untuk melayani pejabatnya akibat kalah bersaing, bukannya untuk memakmurkan rakyat.&lt;br /&gt;Jadi, seharusnya rumusan itu ditambah: Siapa mendapatkan apa, kapan, bagaimana, untuk apa dan siapa? Yang terakhir ini penting sebagai alat kontrol.Sebab, tanpa mengetahui akan diapakan sebuah mandat kekuasaan oleh penguasa, kita seperti orang yang berjalan tanpa arah yang jelas. Masyarakat tak ubahnya gerombolan domba yang dungu. Sungguh sangat berbahaya bagi masa depan bangsa jika kepentingan banyak orang hanya dipegang dan dipercayakan kepada segelintir elite penguasa yang hanya berpikir untuk dirinya, keluarganya,dan partainya.&lt;br /&gt;Dari rumusan ”siapa mendapatkan apa, kapan, bagaimana, untuk apa dan siapa” diharapkan tumbuh kesadaran tentang nilai,tentang mimpi sebuah bangsa, tidak semata berebut kekuasaan secara telanjang tanpa etika dan tanpa harga diri. Setelah lama kekuasaan berjalan tanpa panduan nilai luhur dan berakhir dengan tragedi, inilah saatnya untuk mengusung kembali nilai-nilai luhur dan mulia dalam perpolitikan kita. Bukankah kekuasaan itu pada awalnya mulia, dan harus terus dimuliakan jika kita tidak ingin dihinakan dan menjadi budak kekuasaan?&lt;br /&gt;Tuhan sendiri menyifati dirinya sebagai penguasa (al-malik). Namun, kekuasaan Tuhan selalu dikaitkan dengan sifat rahimnya sehingga selalu memberi rahmat dan perlindungan kepada makhluknya. Dan manusia diberi kekuasaan oleh Tuhan sebagai khalifah di muka bumi, menunjukkan bahwa kekuasaan itu mulia adanya.&lt;br /&gt;Karena itu,pertanyaan ”untuk apa dan siapa”kekuasaan digunakan, menjadi penting karena para pemilik kuasa (penguasa) cenderung sewenangwenang dengan kekuasaan di tangannya,sebagaimana pernah diingatkan oleh Lord Acton,” power tends to corrupt....” Mempertanyakan arah kekuasaan bukanlah monopoli kaum moralis.Demokrasi dalam dirinya mengandung keniscayaan untuk saling mengontrol atau mengawasi. Ini pun tugas politik, bukan semata-mata tugas para pengkhotbah agama.&lt;br /&gt;Politik tanpa kontrol dan etika akan menyebabkan terjerembap pada akumulasi kekuasaan yang berbahaya yang—dalam pengalaman bangsa kita— berujung pada malapetaka dan merugikan semua orang. Kontrol atau pengawasan diperlukan agar kekuasaan berjalan pada rel yang benar. Menurut agama,pengawasan tidak hanya dikaitkan dengan kebenaran (tawashaw bil haq), tapi juga dengan kesabaran (tawashau bi shabr).&lt;br /&gt;Artinya, kontrol atau pengawasan terhadap kekuasaan bukan saja harus dilakukan untuk tegaknya kebenaran dan dengan cara yang benar (yaitu sesuai mekanisme demokrasi yang berlaku), namun juga tidak boleh dipaksakan karena ada proses yang membutuhkan waktu. Prinsip demokrasi mengajarkan kesabaran menunggu waktu lima tahunan untuk mengganti para pemimpin dan wakil rakyat yang tidak kredibel.&lt;br /&gt;Penantian lima tahun memang bukan waktu yang sebentar.Namun,itulah dalil yang harus dijaga agar tidak mencederai dan menghancurkan demokrasi yang akhirnya menimbulkan preseden buruk bagi demokrasi di masa depan. Pemilu merupakan buah kesabaran karena semua orang dituntut menunggu dengan tertib, tidak boleh menyalip dan menelikung di tikungan. Kesabaran berarti orang harus siap kalah dalam kompetisi.&lt;br /&gt;Kesabaran juga berarti kebesaran hati untuk memberi kesempatan kepada yang lain. Ibarat pepohonan, daun-daun tua meranggas, daun-daun muda tumbuh bersemi. Begitulah dunia politik. Ada masanya orang berjaya, ada masanya harus surut. Hanya orangorang yang sabar yang bisa menerima semua kenyataan itu dengan lapang dada. Namun perlu dicatat, kita mesti membedakan antara sikap sabar dan jiwa yang lembek.&lt;br /&gt;Kesabaran akan tumbuh jika seseorang memiliki visi dan cita-cita yang jelas, keyakinan yang teguh,dan tahu bagaimana mencapainya. Kalau itu semua tidak ada, maka seseorang atau bangsa bukannya sabar, melainkan lembek, tidak punya harga diri dan cita-cita besar.(*)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;disadur dari harian kompas, oleh koko&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3716509385440836716-583930717070016433?l=k03ntari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://k03ntari.blogspot.com/feeds/583930717070016433/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3716509385440836716&amp;postID=583930717070016433' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3716509385440836716/posts/default/583930717070016433'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3716509385440836716/posts/default/583930717070016433'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://k03ntari.blogspot.com/2008/04/renungan.html' title='renungan'/><author><name>Koko bk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03073814322424202624</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3716509385440836716.post-3127090565929741215</id><published>2008-03-14T17:51:00.000-07:00</published><updated>2008-03-14T18:10:11.873-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Diklat LG'/><title type='text'>Plasma Display Panel</title><content type='html'>3.1.3. Plasma Display Panel (PDP)&lt;br /&gt;3.1.3.1. Product Knowledge PDP&lt;br /&gt;Plasma dikenal merujuk pada cairan yang digunakan untuk menutupi bagian tubuh akibat luka atau terbakar. Belum ada penjelasan  yang paling tepat, mengapa istilah “plasma”   digunakan untuk sebuah panel layar  yang  berbasis pada kerja gas (biasanya campuran unsur neon dan xenon), sehingga ukuran panel layar cukup tipis (ketebalannya sekitar 7 – 16 cm).&lt;br /&gt;Panel layar plasma menggunakan kombinasi ribuan atau jutaan pixel untuk membentuk gambar. Sebagai contoh, sebuah plasma mempunyai resolusi 1024 x 768. Artinya, plasma tersebut mempunyai 768.432 pixel (1024 dikalikan 768). Setiap pixel membuat tiga sub pixel terpisah, masing-masing menghasilkan warna merah, hijau dan biru.  Sub pixel disebut juga “Cell”  yang berupa kantung kecil berisi gas plasma. Tiap “cell“ dilapisi fosfor berwarna merah, hijau dan biru. Penggunaan fosfor beresiko dengan proses pembakaran  dilayar (noise burn-in) . Contoh, pada pojok kanan/kiri  atas layar terdapat logo sebuah stasiun TV. Logo ini lama tak bergerak, jika berganti adegan tanpa logo akan terlihat bekas logo tersebut pada posisi yang sama. Setiap cell memiliki sepasang elektroda  yang saling bekerja sama. Satu di atas yang lainnya di bawah. Masing-masing ditempatkan  dalam dua lapisan kaca. Lapisan elektroda atas bersipat transparan.&lt;br /&gt;Ketika arus listrik melewati lapisan-lapisan elektroda, maka gas di dalam tiap cell terstimulasi dan melepaskan unsur photon ultraviolet. Photon-photon  tersebut bereaksi dengan fosfor, menghasilkan warna-warni merah, hijau dan biru dengan intensitas bermacam-macam. Kombinasi warna di tiap pixel mampu memproduksi jutaan warna alami, dari hitam hingga putih serta warna lainnya.&lt;br /&gt;Berikut ini adalah feature-feature Plasma Display Panel (PDP) sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. ON Screen Display (OSD)&lt;br /&gt; Menu untuk setting gambar display dan kualitas suara adalah ;&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;      Brightness&lt;br /&gt;      Contras&lt;br /&gt;      Channel&lt;br /&gt;      Picture&lt;br /&gt;      Sound&lt;br /&gt;      PIP/ DW&lt;br /&gt;      Screen&lt;br /&gt;      Timer&lt;br /&gt;      Special Function&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Resolusition&lt;br /&gt;   Resolution adalah ratio pixel-pixel horizontal (X) dan vetikal (Y) yang dapat menghasilkan &lt;br /&gt;   screen. Resolution gambar lebih besar akan menghasilkan kualitas gambar lebih baik pada&lt;br /&gt;   screen.&lt;br /&gt;Common Resolution 640 x 480&lt;br /&gt;VGA standard setting for CPT (Cathode Picture Tube) 800 x 600&lt;br /&gt;SVGA standard setting for CRT (Cathode Ray Tube) 1024 x 768&lt;br /&gt;XGA standard setting for LCD (Liquid Crystal Display) 1920x1080&lt;br /&gt;HD1080 WXGA standard setting for wide screen LCD&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Response Time (ms)&lt;br /&gt;Response Time adalah sistem timer untuk pixel-pixel  dapat berubah menjadi warna R-G-B lain. Response rate lebih cepat, kualitas gambar lebih bagus karena dapat mengurangi gambar tidak jelas jika terjadi pergerakan gambar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;3.Luminance/Brightness&lt;br /&gt;Luminance digunakan di dalam industri video untuk karakter brigthness pada display. Pada industri satu candela per square meter adalah&lt;br /&gt;Brightness untuk :&lt;br /&gt;- LCD : 300 ~ 1200 cd/m2&lt;br /&gt;- PDP : 1000 ~ 2000 cd/m2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Contrast Ratio&lt;br /&gt;Contrast Ratio adalah ukuran yang dipakai untuk jangkaun antara gambar paling terang dan tergelap yang dapat ditampilkan pada display.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Aspek Ratio&lt;br /&gt;Aspek Ratio  digunakan sebagai gambaran bentuk layar yang disesuaikan dengan besar layar TV . Hitungannya adalah perbandingan lebar dan tinggi.  ( 4 : 3 dan  16 : 9 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.HDMI (High Definition Mulitimedia Interface)&lt;br /&gt;HDMI adalah jenis konektivitas yang memungkinkan tidak adanya pengubahan data digital gambar(visual) maupun suara (audio) menjadi analog, sebelum masuk ke TV dari peranti sumber seperti DVD player, HDTV tuner, atau reciever satelit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. HD ready&lt;br /&gt;HD ready adalah label dari EICTA&lt;br /&gt;EICTA memperkenalkan label sebagai tanda kualitas untuk membedakan perlengkapan display, kemampuan proses dan penampilan sinyal high-definition&lt;br /&gt;Untuk dapat menggunakan lebel “HD ready” harus mengikuti persyaratan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Display Engine.&lt;br /&gt;Resolusi minimum display (LCD, PDP) atau display engine (DLP) adalah 720 garis secara fisik dalam wide aspect ratio&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Video Interface&lt;br /&gt; Peralatan display menerima input HD melalui:&lt;br /&gt;§  Analog YPbPr. display “HD ready” mendukung analog YPbPr sebagai sebuah input HD.&lt;br /&gt;    format to allow full compatibility with today's HD video sources in the market. Support of the&lt;br /&gt;   YPbPr signal should be through common  industry standard connectors directly on the HD&lt;br /&gt;    ready display or through an  adaptor easily accessible to the consumer; and:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Ø   DVI or HDMI HD capable inputs accept the following HD video formats:&lt;br /&gt;    ü   1280x720 @ 50 and 60Hz progressive scan (“720p”)&lt;br /&gt;    ü   1920x1080 @ 50 and 60Hz interlaced (“1080i”)&lt;br /&gt;    Ø   The DVI or HDMI input supports copy protection (HDCP)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SRS&lt;br /&gt;Untuk menghasilkan Surround yang optimum dari hasil reposisi speaker yang letaknya kurang stategis seperti pada big screen TV and automobile.&lt;br /&gt;Teknologi pengolahan sinyal untuk menperkuat suara bass. Tanpa Tru Bass low frequencies akan terdenger kecil untuk menhindari kerusakan pada speaker kecil dan terjadinya distorsi.&lt;br /&gt;Meningkatkan performa dynamic audio yang sudah dikompres, menghasilkan suara base 3D yang lebih mantap. Seperti yang diilustrasikan pada gambar 3.2b.&lt;br /&gt;Gambar  3.2  Ilustrasi suara base yang baik dan yang kurang baik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TruSurround XT keluaran terbaru dari TruSurround Technologies yang dapat menghasilkan saura Surround 5.1 multi-channel melalui 2 speaker atau headphone. TruSurround XT adalah  kombinasi dari  Surround Focus, TruBass dan Wow.&lt;br /&gt;DCDi (Directional Correlation De-interlacing)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DCDi adalah sirkuit pengolahan high-quality yang dapat menghasilkan  kualitas gambar terbaik untuk berbagai format gambar seperti DVD, HD Broadcasting dan yang lainya. Gambar akan terlihat lebih jelas dan bersih sekalipun untuk program yang menampilkan gambar bergerak seperti acara sport.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HDCP  (High Bandwidth Digital Protection)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HDCP adalah sistem pengamanan yang dikembangkan oleh Intel Corporation to memproteksi isi dari digital entertainment yang berasal dari  interface DVI/HDMI. HDCP Spesifikasi menyediakan suatu metoda sempurna, transparan dan hemat biaya untuk memancarkan dan menerima isi pertunjukan digital yang berisi DVI/HDMI-COMPLIANT display digital&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DVI (Digital Visual Interface)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Interface yang digunakan untuk gambar digital tanpa ada konversi, gambar akan kebih jelas dan tanpa ada degradasi. Produk yang sudah menggunakan DVI ditandai dengan logo .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BBE (Base Booster Effect)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengkoreksi distorsi &amp;amp; signal delay phase sebelum masuk ke speaker, sehingga kualitas suara bass yang dihasilkan lebih kuat terutama saat menonton film atau musik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3716509385440836716-3127090565929741215?l=k03ntari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://k03ntari.blogspot.com/feeds/3127090565929741215/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3716509385440836716&amp;postID=3127090565929741215' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3716509385440836716/posts/default/3127090565929741215'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3716509385440836716/posts/default/3127090565929741215'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://k03ntari.blogspot.com/2008/03/plasma-display-panel.html' title='Plasma Display Panel'/><author><name>Koko bk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03073814322424202624</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3716509385440836716.post-1769126880411390387</id><published>2008-03-11T15:56:00.000-07:00</published><updated>2008-03-11T15:59:44.951-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='magang'/><title type='text'>LCD</title><content type='html'>LCD menjadi Display Device yang refresentatif dari Notebook pada tahun 1990 an, ketika LCD TFT diproduksi secara masal. Hari ini LCD digunakan secara luas sebagai monitor computer, TV Digital, Peralatan yang mobile dan lainnya sebagai pengganti CRT.&lt;br /&gt;LCD kepanjangan dari Liquit Crystal Display, ditemukan oleh orang Austria bernama Friederich Reinitzer pada tahun  1888. Setiap hari kita selalu memakai peralatan-peralatan yang mengunakan LCD seperti : jam, CD player, calculator, microwave,AC dan lainya termasuk TV dan monitor.&lt;br /&gt;          LCD memberikan keuntungan yang besar sebagai alat tampilan dari pada CDT, karena bentuknya yang tipis, ringan, gambar lebih bagus dan mempunyai konsumsi listrik yang sedikit.&lt;br /&gt;          LG Electronics mulai mengembangkan teknologi LCD untuk monitor sebagai alternatif pilihan konsumen yang menggunakan monitor sebagai display Computer. Keuntungan-keuntungan yang diperoleh mengapa kita mengembangkan teknologi LCD khususnya monitor adalah :&lt;br /&gt;Space Saving&lt;br /&gt;LCD monitor memberikan keuntungan menghemat tempat artinya tempat yang disediakan untuk LCD tidak terlalu luas atau tidak memakan tempat, karena bentuknya yang tipis dan ringan.&lt;br /&gt;Light Weight&lt;br /&gt;Selain itu LCD monitor juga mempunyai berat yang sangat ringan, karena tidak memerlukan kaca seperti yang digunakan oleh CDT sehingga bisa dibawa kemana saja ringan &lt;br /&gt;Distortion free&lt;br /&gt;LCD monitor juga mempunyai kelebihan pada gambarnya yaitu tidak terdapat adanya distorsi. Artinya garis pattern pada LCD monitor benar-benar lurus tidak bengkok seperti pada monitor CDT&lt;br /&gt;Low Radiation&lt;br /&gt;LCD monitor mempunyai tingkat radiasi yang rendah apalagi dibandingkan dengan monitor CDT, karena cara kerja dari LCD berbeda dengan CDT yang melakukan penembakan sinar elektron ( sehingga menghasilkan radiasi )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Power Saving&lt;br /&gt;Daya listrik yang dibutuhkan LCD monitor lebih kecil dari pada monitor CDT, sehingga lebih hemat listrik&lt;br /&gt;Model L1530SM = 28 Watt&lt;br /&gt;Model 500 EJ    = 75 Watt&lt;br /&gt;Various Application&lt;br /&gt;LCD monitor tidak hanya bisa digunakan untuk tampilan computer, tetapi juga bisa untuk Televisi&lt;br /&gt;Prestige and luxury image&lt;br /&gt;Dengan menggunakan LCD monitor maka seakan-akan terlihat atau terkesan lebih mewah atau gengsinya lebih tinggi dari pada menggunakan monitor LCD.&lt;br /&gt;Pengenalan dasar bagian-bagian LCD&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian-bagian LCD tersebut diasembly satu-persatu sesuai dengan elemen kerja untuk tiap-tiap model&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.1.4.2. Blok Diagram LCD&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip penyalaan Liquit Crystal Display dengan prinsip Thin Film Transistor ( TFT )&lt;br /&gt;Thin Film Transistor ( TFT ) digambarkan sebagai suatu swich yang bertujuan untuk menghidupkan atau mematikan setiap pixel pada layar LCD, sehingga memerlukan active element yang menyusun sebuah matrix pada tampilan layar LCD yang terdiri dari transistor kecil&lt;br /&gt;TFT berperan dalam memancarkan dan mengendalikan sinyal listrik, yang menentukan jumlah tegangan yang ditetapkan pada liquit crystal. Kemudian liquit crystal ini akan mengendalikan pencaran cahaya ( back light ) dengan menggunakan struktur molekul  moleculer ) yang berada menurut tegangannya. Dengan cara ini warna dan gambar ditampilkan melewati color filter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Warna-warna yang dihasilkan pada LCD merupakan kombinasi subpixel  yang terdiri dari tiga warna RGB, tiap subpixel dapat berkisar lebih dari 256 shades atau memungkinkan lebih dari 15,8 juta warna&lt;br /&gt;Kemudian berkembang lagi menjadi bentuk yang lebih komplek, seperti passive matrix dan active matrix. Pada LCD monitor mempunyai tiga subpixel yaitu berwarna Merah, Hijau dan Biru ( RGB ) seperti pada  gambar diatas dengan perhitungan sebagai berikut :&lt;br /&gt;- Resolusi mempunyai rumus        : ( m x n ) resolusi&lt;br /&gt;- Jadi jumlah active natrix           : ( 3 m x n ) atau dapat diketahui&lt;br /&gt;                                                     banyaknya transistor aktiv&lt;br /&gt;- Sebagai contoh : Bila resolusi 600 x 800, maka ada 600 x 3 x 800&lt;br /&gt; = 1.400.000 matrix&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fitur Produk LCD&lt;br /&gt;Fitur produk LCD yang dikembangkan oleh PT. LGEIN adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ø  HDMI ( High Definition Multimedia Interface )&lt;br /&gt;HDMI adalah interface standar industri pertama mentransfer data audio &amp;amp; video digital tanpa ada sedikitpun pengkompresian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HDMI memiliki keuntungan berikut:&lt;br /&gt;§    100 % Digital : tanpa ada kompresi &amp;amp; konversi.&lt;br /&gt;       Kualitas gambar dan suara lebih tajam &amp;amp; jelas tanpa ada data yang hilang.&lt;br /&gt;§    Rendah biaya dan mudah. Karena hanya mengunakan 1 kabel untuk mentransfer data audio maupun video, sehingga pelanggan tidak perlu kawatir kesulitan memasang kabelnya.&lt;br /&gt;§    Intelligence: HDMI mensupport komunikasi 2 arah antara video source (seperti DVD player) dan DTV, konfigurasinya dapat secara otomatis dan one-button play.&lt;br /&gt;Ø  HD ready&lt;br /&gt;adalah label dari EICTA* sebagai satu simbol bahwa display equipment, dapat mengolah dan menampilkan gambar High-definition signal.&lt;br /&gt;Persyaratan untuk HD ready adalah:&lt;br /&gt;Min. native resolution harus 720 physical lines dalam wide aspect ratio. Display harus mempunyai semua HD inputs seperti : YPbPr1, DVI atau HDMI. Input HD harus dapat menampilkan resolusi 1280x720 @50/60Hz (720p), dan 1920x1080 @50/60Hz interlaced (1080i).Input DVI dan HDMI harus didukung oleh proteksi HDCP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ø  SRS&lt;br /&gt;Untuk menghasilkan Surround yang optimum dari hasil reposisi speaker yang letaknya kurang stategis seperti pada big screen TV and automobile.&lt;br /&gt;Teknologi pengolahan sinyal untuk menperkuat suara bass. Tanpa Tru Bass low frequencies akan terdenger kecil untuk menhindari kerusakan pada speaker kecil dan terjadinya distorsi.&lt;br /&gt;Meningkatkan performa dynamic audio yang sudah dikompres, menghasilkan suara base 3D yang lebih mantap. Seperti yang diilustrasikan pada gambar 3.2b.&lt;br /&gt;Gambar  3.2  Ilustrasi suara base yang baik dan yang kurang baik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TruSurround XT keluaran terbaru dari TruSurround Technologies yang dapat menghasilkan saura Surround 5.1 multi-channel melalui 2 speaker atau headphone. TruSurround XT adalah  kombinasi dari  Surround Focus, TruBass dan Wow.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ø  DCDi (Directional Correlation De-interlacing)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DCDi adalah sirkuit pengolahan high-quality yang dapat menghasilkan  kualitas gambar terbaik untuk berbagai format gambar seperti DVD, HD Broadcasting dan yang lainya. Gambar akan terlihat lebih jelas dan bersih sekalipun untuk program yang menampilkan gambar bergerak seperti acara sport.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ø  HDCP  (High Bandwidth Digital Protection)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HDCP adalah sistem pengamanan yang dikembangkan oleh Intel Corporation to memproteksi isi dari digital entertainment yang berasal dari  interface DVI/HDMI. HDCP Spesifikasi menyediakan suatu metoda sempurna, transparan dan hemat biaya untuk memancarkan dan menerima isi pertunjukan digital yang berisi DVI/HDMI-COMPLIANT display digital&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ø  DVI (Digital Visual Interface)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Interface yang digunakan untuk gambar digital tanpa ada konversi, gambar akan kebih jelas dan tanpa ada degradasi. Produk yang sudah menggunakan DVI ditandai dengan logo .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ø  BBE (Base Booster Effect)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengkoreksi distorsi &amp;amp; signal delay phase sebelum masuk ke speaker, sehingga kualitas suara bass yang dihasilkan lebih kuat terutama saat menonton film atau musik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.1.1.1 Keuntungan LCD/LCDTV&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LCD/LCDTV memiliki beberapa keuntungan dibandingkan dengan Monitor Tabung atau TV Tabung. Keuntungan tersebut adalah :&lt;br /&gt;Ø  Size dan Weight  &lt;br /&gt;LCD sangat tipis dibandingkan dengan monitor tabung dengan ukuran yang sama, sehingga dapat menghemat tempat dalam penempatan oleh user.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ø  Kualitas gambarSetiap inchi dari panel LCD terdiri dari banyak pixel yang dapat menampilkan gambar dengan resolusi tinggi. Masing pixel dipancarkan sinar oleh transistor yang menghasilkan gambar yang sangat detil.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3716509385440836716-1769126880411390387?l=k03ntari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://k03ntari.blogspot.com/feeds/1769126880411390387/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3716509385440836716&amp;postID=1769126880411390387' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3716509385440836716/posts/default/1769126880411390387'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3716509385440836716/posts/default/1769126880411390387'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://k03ntari.blogspot.com/2008/03/lcd.html' title='LCD'/><author><name>Koko bk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03073814322424202624</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3716509385440836716.post-4866066775546435047</id><published>2008-03-04T15:12:00.000-08:00</published><updated>2008-03-04T15:15:55.426-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Management'/><title type='text'>SIM2</title><content type='html'>PENGERTIAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN&lt;br /&gt;Oleh : KOKO&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Objective : Mempelajari mulai dari konsep dasar sampai pada penerapan SIM, sesuai dengan tingkat organisasi dan perangkat2 pendukungnya.Peranan komputer sebagai sistem informasi organisasiPengantar Sistem informasi berbasis komputerDari judulnya sudah dapat diperkirakan bahwa bab ini akan menjelaskan tentang apa itu sistem informasi berbasis komputer. Tapi akan banyak muncul pertanyaan di sini, diantaranya adalah :§ Apa yang dimaksud dengan informasi ?§ Sistem ?§ Lalu sistem informasi ?§ Apakah sistem informasi hanya bisa dilakukan dengan berbasiskan komputer ?§ Dikatakan bahwa pentransformasian teknologi konvensional ke teknologi komputer akan memerlukan energi yang sangat besar. Dan prosesnya pun bertahap. Oleh karena itu kita harus pandai memanage mana yang pertama kali atau paling urgent untuk dirubah. Ingat nggak dengan pertanyaan pak iik , “kapankah waktu yang paling baik untuk membeli komputer ?”§ Sebuah sistem itu terdiri dari komponen-komponen, lalu komponen apa saja yang ada pada sistem informasi berbasis komputer, Atau mungkin benar komponennya tetap seperti itu, hanya saja telah mengalami ekspansi. Contohnya dalam brainware, tentunya tidak seperti dulu lagi, yang relatif hanya terdiri dari EDP saja. Sekarang telah banyak muncul profesi atau bidang pekerjaan yang sebelumnya belum ada.Pemanfaatan Teknologi Informasi untuk Competitve Advantage.Apa yang saya ketahui tentang keuntungan yang bisa diambil dgn Teknologi Informasi ?Untuk menjawabnya tentu harus dijelaskan dahulu apa yang dimaksud dengan teknologi informasi. Ada yang mengatakan bahwa teknologi informasi hanyalah teknologi dalam pengolahan data, tapi ada juga yang mengatakan bahwa teknologi informasi tersebut dimulai dari data mentah sampai penyajian data tersebut, artinya teknologi informasi juga mencakup teknologi komunikasi., dikatakan bahwa teknologi informasi merupakan gabungan antara dua yaitu teknologi komunikasi dan teknologi komputer. Mungkin kita telah memaklumi bahwa telah terjadi konvergensi dalam berbagai bidang ini, sehingga wajar bila orang sering kali memberikan definisi yang saling berpotongan dengan bidang lain.Tentu tidak dapat dipungkiri lagi akan pentingnya nilai informasi saat ini. Seberapa pentingnya informasi tentu berkaitan dengan bidang yang saat ini anda geluti.Definisi sebuah sistem informasi manajemen, secara umum yang dikenal orang adalah sebuah sistem manusia / mesin yang terpadu, untuk menyajikan informasi guna mendukung fungsi operasi, manajemen da pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi.Ciri-ciri SIM diantaranya :- rangkaian dari beberapa sub sistem- menyeluruh, terpadu, dan rasional- sebagai transformasi data menjadi informasi- produtif sesuai denga gaya manajemennyaSISTEM menurut :LUGWIG 1997, adalah seperangkat unsur yangsaling berhubungan dan saling mempengaruhi dalam satulingkungan tertentu.A. REPOPORT, 1997, adalah sekumpulan elemen yang saling berhubungan utuk mencapai suatu tujuanL. ACKOF 1997, adalah setiap kesatuan secara konseptual atau fisik yangterdiri dari bagian-bagian yang saling mempengaruhi.GORDON B. DAVIS, 1995, adalah mrupakan bagian-bagian yang beroperasi secara bersama-sama untuk mencapai beberapa tujuan.RAYMON Mc LEOD, 2001, yaitu sekelompok elemen yang terintegrasi untuk mencapai suatu tujuan.Menurut WILIAM A. SHORDER dalambukunya organization and management menyebutkan bahwa ada 6 ciri dari sebuah sistem yaitu :Berperilaku berdasarka tujuan tertentuMenyeluruhTerbukaTerjadinya transformasiTerjadi korelasiMemiliki mekanisme kontrol, artinya terdapat kekuatan yang mempersatukan dan mempertahankan sistem yang bersangkutanSifat SIM adalah sebagai berikut :a. MenyeluruhArtinya meliputi informasi yang formal maupun non formal, manual maupun berbasis komputer, yang terpenting adalah manajer yang berpikir serta menyebarluaskan informasi dengan elemen dari dan untuk institusib. TerkoordinasiArtinya dikelola dari satu titik pusat organisasi, antar departemen pemroses data utuk menjamin bahwa data yang diproses, otomatisasi perkantoran maupun data intelejen serta komponen lainnya dikembangkan dan dioperasikan dengan cara terencana dan terkoordinasi.c. Memiliki sub sistem informasiArinya merupakan bagian dari keseluruhan dan merupakan sistem yang terpadu guna menunjang tercapainya sasaran sistem informasi manajemen dan organisasi.d. Terintegrasi secara secara rasionalArtinya untuk membuat pemrosesan informasi menjadi efisien dengan cara mengurangi pemrosesan antar intermadiate processing agar memberikan informasi yang lebih lengkap, singkat, dan relevan. Untuk menumbuhkan manajemen yang efektif.e. Transformasi data ke dalam informasiArtinya data ditransformasikan kedalam informasi ditentukan oleh sifat personil organisasi, tujuan dari sifat informasi serta harapan dari pihak eksternal.f. Meningkatkan produktivitasArtinya harus mampu melaksanakan tugas rutin seperti penyapan dokumen dengan efisien, layanan yang terbaik bagi organisasi eksternal maupun individu serta mampu memberikan peringatan dini tentang masalah internal dan ancaman eksternal, mempercepat proses manajemen agar mampu meningkatkan kemampuan manajer. g. Sesuai dengan sifat dan gaya manajer.Artinya, sifat dan gaya kepemimpinan dari seorang manajer akan mempengaruhi kebijakan dan jalannya suatu organisasi. Dalam pengembangan dari sistem informasi manajemen hendaknya mampu mempertimbangkan faktor manusiawi dengan cermat.h. Menggunakan mutu kriteria yang bakuArtinya, sistem informasi manajemen harus dirancang agar sesuai dengan toeransi terhadap kecepatan, relevansi dan ketepatan informasi.Sistem komputerisasi, merupakan dasar sebagian besar sistem informasi manajemen,yang mampu mengolah berbagai kemampuan teknis yang berbeda. Termasuk On Line Real Time ( OLRT ), switching pesan, memasukkan data jarak jauh, pencarian file, pemodelan keputusan dan pengolah kata.Informasi dapat diringkas dengan cara- agregasi pemadatan- statistika- deskreptif naratif, tertulis, lisan atau grafis.Informasi harus diupayakan sesingkat mungkin dan harus mampu menyoroti informasi yang penting&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3716509385440836716-4866066775546435047?l=k03ntari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://k03ntari.blogspot.com/feeds/4866066775546435047/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3716509385440836716&amp;postID=4866066775546435047' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3716509385440836716/posts/default/4866066775546435047'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3716509385440836716/posts/default/4866066775546435047'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://k03ntari.blogspot.com/2008/03/sim2.html' title='SIM2'/><author><name>Koko bk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03073814322424202624</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3716509385440836716.post-6885245322706681188</id><published>2008-03-04T15:09:00.000-08:00</published><updated>2008-03-04T15:11:12.852-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Management'/><title type='text'>SIM</title><content type='html'>KONSEP DASAR SIM &amp;amp; TINJAUAN PENGEMBANGANOLEH : KOKO1. Konsep Dasar SistemSuatu sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untukmelakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu. Arti yang lain adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu.Sistem memiliki karakteristik atau sifat-sifat yang tertentu yaitu mempunyai komponen (components), batas sistem (boundary), lingkungan (environments), penghubung (interface), masukan (input), keluaran (output), pengolah (process), dan sasaran (objectives) atau tujuan (goals).Sistem dapat diklasifikasikan sebagai berikut :1. Sebagai sistem abstrak dan sistem fisik.2. Sebagai sistem alamiah dan sistem buatan manusia.3. Sebagai sistem tertentu dan sistem tak tentu.4. Sebagai sistem tertutup dan sistem terbuka.2. Konsep Dasar InformasiInformasi adalah data yang telah diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya. Adapun siklus informasi dapat dilihat pada gambar dibawah ini.Proses (model) Output (information)Penerima Keputusan TindakanInput (data) Data (ditangkap) Hasil TindakanKualitas dari informasi secara singkat terdiri dari 3 hal yaitu1. informasi harus akurat2. tepat pada waktunya3. relevan.Nilai dari suatu informasi ditentukan oleh manfaat dan biaya mendapatkannya. Pengukuran nilai informasi biaya biasanya dihubungkan dengan analisis cost effectiveness atau cost benefit.4. Konsep Dasar Sistem InformasiBerdasarkan pengertian sistem dan informasi maka, suatu sistem informasi adalah suatu sistem dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan-kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.Komponen sistem informasi atau dalam istilahnya blok bangunan (building block) terdiri dari blok masukan (input block), blok model (model block), blok keluaran (output block), blok teknologi (technology block), blok basis data (database block) dan block kendali (cotrols block). Adapun hubungan komponen-komponen tersebut dapat dilihat dalam gambar berikut.pemakaipemakaipemakaipemakaipemakaipemakaiinputoutputmodelkendaliDasar datateknologi5. Pengertian Sistem Informasi Manajemen.Sistem informasi manajemen merupakan penerapan sistem informasi dalam organisasi untuk mendukung informasi-informasi yang dibutuhkan oleh semua tingkatan-tingkatan manajemen. Adapun berbagai ahli mendefinisikan SIM dengan kata-kata mereka, namun dari beberapa definisi tersebut dapat dirangkum bahwa SIM adalah1. Kumpulan dari interaksi sistem-sistem informasi.2. Menghasilkan informasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen.Jenis-jenis SIM adalah sebagai berikut:1. Sistem informasi akuntasi.2. Sistem informasi pemasaran3. Sistem informasi manajemen persediaan.4. Sistem informasi personalia.5. Sistem informasi distribusi6. Sistem informasi kekayaan7. Sistem informasi analisis kredit8. Sistem informasi Penelitian dan pengembanganItulah mengapa sistem informasi manajemen bergitu berperan bagi manajemen yang dalam kegiatannya meliputi :1. Perencanaan strategi2. Pengendalian manajemen3. Pengendalian operasi.6. Tinjauan umum pengembangan SistemPengembangan sistem berarti menyusun suatu sistem yang baru untuk menggantikan sistem yang lama secara keseluruhan atau memperbaiki sistem yang telah ada, yang disebabkan oleh hal-hal sbb ;1. Adanya permasalahan yang timbul dlm sistem lama seperti ketidakberesan dan pertumbuhan organisasi.2. Untuk meraih kesempatn-kesempatan dalam persaingan.3. Adanyainstruksi-instruksi dari pimpinan atau luar organisasi spt Pemda.Berbagai Indikator yang berarti ada permasalahan dan juga kesempatan adalah sbb:- pengembangan sistem keluhan langganan- pengiriman barang yang sering tertunda- Pembayaran gaji yang terlambat- Laporan yang tidak tepat waktunya- Isi laporan yang sering salah- Tangung jawab yang tidak jelas- Waktu kerja yang berlebihan- Ketidak beresan kas- Produktivitas tenaga kerja rendah- Banyaknya pekerja yang menganggur- Kegiatan yang tumpang tindih- Tanggapan yang lambat terhadap pelanggan- Kehilangan kesempatan kompetisi pasar- Kesalahan-kesalahan manual yang tinggi- Persediaan barang terlalu tingi- Biaya operasi tinggi- File-file yg kurang teratur- Keluhan suplier karena tertundanya pembayaran- Bertumpuknya back-order- Investasi yg tidak efisien- Peramalan penjualan dan produksi tidak tepat- Kapasitas produksi yang menganggur- Pekerjaan manajer yg terlalu teknis.Dengan dikembangkan sistem baru maka akan terjadi peningkatan di sistem baru atau PIECES (Performance, Information, Economy, Control, Efficiency, Services).Prinsip-prinsip pengembangan sistem :a. sistem yang dikembangkan adalah untuk manajemenb. sistem yang dikembangkan adalah investasi modal yang besarc. sistem yang dikembangkan memerlukan orang yang terdidikd. tahapan kerja dan tugas-tugas yang harus dilakukan dlm pengembangan sistem melalui tahapan tertentu.e. Proses pengembangan sistem tidak harus urutf. Jangan takut membatalkan proyekg. Dokumentasi harus ada untuk pedoman 7 Siklus hidup pengembangan sistem :Sisklus hidup sistem (System life Cycle) memiliki ide utama membagi tiap baianpengembangan sistem menjadi beberapa tahapan kerja. Tahapan utama system lifecycle adalah perencanaan sistem (systems planning), analisis sistem (systemsanalysis), desain sistem (systems design), seleksi alam (systems selection),implementasi sistem (system imlementations) dan perawatan sistem (systemsmaintenance).Siklus hidup pengembangan sistem dapat dilihat pada gambar di bawah ini :Kebijakan dan perencanaan sistemAnalisis sistemDesain (perancangan)sistem secara umumDesain (perancangan) sistem terinciSeleksisistemImplementasi (penerapan) sistemPerawatan sistemAwal proyeksistemManajemen sistemPengembangan sistemPERANCANGAN SISTEM INFORMASIPerancangan sistem informasi merupakan pengembangan sistem baru dari sistem lama yang ada, dimana masalah-masalah yang terjadi pada sistem lama diharapkan sudah teratasi pada sistem yang baru.Sekarang dibahas:- Siklus hidup- Analisis- Perancangan- SIKLUS HIDUP PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI (SYSTEM DEVELOPMENT LIFE CYCLES - SDLC)Secara konseptual siklus pengembangan sebuah sistem informasi adalah sbb:1. Analisis Sistem: menganalisis dan mendefinisikan masalah dan kemungkinan solusinya untuk sistem informasi dan proses organisasi.2. Perancangan Sistem: merancang output, input, struktur file, program, prosedur, perangkat keras dan perangkat lunak yang diperlukan untuk mendukung sistem informasi3. Pembangunan dan Testing Sistem: membangun perangkat lunak yang diperlukan untuk mendukung sistem dan melakukan testing secara akurat. Melakukan instalasi dan testing terhadap perangkat keras dan mengoperasikan perangkat lunak4. Implementasi Sistem: beralih dari sistem lama ke sistem baru, melakukan pelatihan dan panduan seperlunya.5. Operasi dan Perawatan: mendukung operasi sistem informasi dan melakukan perubahan atau tambahan fasilitas.6. Evaluasi Sistem: mengevaluasi sejauih mana sistem telah dibangun dan seberapa bagus sistem telah dioperasikan.Siklus tersebut berlangsung secara berulang-ulang. Siklus di atas merupakan model klasik dari pengembangan sistem informasi. Model-model baru, seperti prototyping, spiral, 4GT dan kombinasi dikembangkan dari model klasik di atas.ANALISIS SISTEMAlasan pentingnya mengawali analisis sistem:1. Problem-solving: sistem lama tidak berfungsi sesuai dengan kebutuhan. Untuk itu analisis diperlukan untuk memperbaiki sistem sehingga dapat berfungsi sesuai dengan kebutuhan.2. Kebutuhan baru: adanya kebutuhan baru dalam organisasi atau lingkungan sehingga diperlukan adanya modifikasi atau tambahan sistem informasi untuk mendukung organisasi.3. Mengimplementasikan ide atau teknologi baru.4. Meningkatkan performansi sistem secara keseluruhan.Batasan analisis sistem:Aktifitas yang dilakukan dalam analisis sistem harus dapat menjawab pertanyaan umum, sbb:1. Sistem baru apakah yang akan dibangun? atau2. Sistem apakah yang akan ditambahkan atau dimodifikasi pada sistem lama yang sudah ada?Untuk itu secara detail harus dijawab pertanyaan-pertanyaan:1. Informasi apakah yang dibutuhkan?2. Oleh siapa?3. Kapan?4. Dimana?5. Dalam bentuk apa?6. Bagaimana cara memperolehnya?7. Dari mana asalnya?8. Bagaimana cara mengumpulkannya?Proposal mengadakan analisis sistem:Berisi:1. Definisi yang jelas dan konsisten tentang alasan untuk analisis2. Definisi batasan analisis yang akan dilakukan3. Identifikasi fakta yang akan dikumpulkan dan dipelajari selama analisis4. Identifikasi sumber dimana fakta dapat diperoleh5. Uraian tujuan dan kendala yang mungkin dalam analisis6. Proyeksi kemungkinan masalah yang akan terjadi selama analisis7. Jadwal tentatif analisisSumber-sumber fakta yang dapat dipelajari untuk analisis sistem:1. Sistem yang ada2. Sumber internal lain: orang, dokumen, dan hubungan antara orang-organisasi atau fungsi ada3. Sumber External: interface dengan sistem lain, seminar, vendor, jurnal, textbook dan informasi atau ilmu lain yang berada diluar sistemKerangka Analisis:1. Analisis terhadap level pembuat keputusan (manajemen organisasi): menganalisa organisasi, fungsi dan informasi yang dibutuhkan beserta informasi yang dihasilkan.2. Analisis terhadap flow informasi: mengidentifikasi informasi apa yang diperlukan, siapa yang memerlukan, dari mana asalnya.3. Analisis terhadap input dan output.Dalam analisis ini digunakan teknik dan alat bantu, a.l: interview, questionaire, observation, sampling and document gathering, charting (organisasi, flow, dfd, ER, OO, dll), decision table and matricLaporan hasil analisis:Laporan hasil analisis harus berisi:1. Uraian alasan dan scope (batasan) analisis2. Deskripsi sistem yang ada dan operasinya.3. Uraian tujuan (objektif) dan kendala sistem4. Deskripsi tentang masalah-masalah yang belum teratasi dan potensi masalah5. Uraian tentang asumsi-asumsi yang diambil oleh analis sistem selama proses analisis6. Rekomendasi-rekomendasi sistem yang baru dan kebutuhannya untuk desain awal7. Proyeksi kebutuhan sumber daya dan biaya yang diharapkan termasuk dalam desain sistem baru atau memodifikasinya. Proyeksi ini termasuk kelayakan untuk proses selanjutnya.Yang terpenting adalah bagian 6 dan 7.Katagori aspek kelayakan:1. Kelayakan teknis: kelayakan perangkat keras dan perangkat lunak.2. Kelayakan ekonomi: apakah ada keuntungan atau kerugian, efisiensi biasa operasional organisasi.3. Kelayakan operasi: berhubungan dengan prosedur operasi dan orang yang menjalankan organisasi4. Kelayakan jadwal: dapat menggunakan model-model penjadwalan seperti PERT dan GANTT CHART. Apakah jadwal pengembangan layak atau tidak.Hasil akhir analisis sistem (keputusan):1. Hentikan pekerjaan, karena proposal tidak layak.2. Tunggu beberapa saat, karena masih ada pertimbangan lain.3. Modifikasi, manajemen memutuskan untuk memodifikasi prososal dengan subsistem lain.4. Proses dengan syarat, ada persyaratan kelayakan.5. Proses tanpa syarat, semua syarat terpenuhi. Proposal diterima dan proses dilanjutkan ke desain awal.PERANCANGAN SISTEMAnalisis sistem digunakan untuk menjawab pertanyaan what? Sedangkan desain digunakan untuk menjawab pertanyaan how? Desain berkonsentrasi pada bagaimana system dibangun untuk memenuhi kebutuhan pada fase analisis.Elemen-elemen pengetahuan yang berhubungan dengan proses desain:1. Sumber daya organisasi: bertumpu pada 5 unsur organisasi, yaitu: man, machines, material, money dan methods.2. Informasi kebutuhan dari pemakai: informasi yang diperoleh dari pemakai selama fase analisis sistem.3. Kebutuhan sistem: hasil dari analisis sistem.4. Metode pemrosesan data, apakah: manual, elektromechanical, puched card, atau computer base.5. Operasi data. Ada beberapa operasi dasar data, a.l: capture, classify, arrange, summarize, calculate, store, retrieve, reproduce dan disseminate.6. Alat bantu desain, seperti: dfd, dcd, dd, decision table dll.Langkah dasar dalam proses desain:1. Mendefinisikan tujuan sistem (defining system goal), tidak hanya berdasarkan informasi pemakai, akan tetapi juga berupa telaah dari abstraksi dan karakteristik keseluruhan kebutuhan informasi sistem.2. Membangun sebuah model konseptual (develop a conceptual model), berupa gambaran sistem secara keseluruhan yang menggambarkan satuan fungsional sebagai unit sistem.3. Menerapkan kendala2 organisasi (applying organizational contraints). Menerapkan kendala-kendala sistem untuk memperoleh sistem yang paling optimal. Elemen organisasi merupakan kendala, sedangkan fungsi-fungsi yang harus dioptimalkan adalah: performance, reliability, cost, instalation schedule, maintenability, flexibility, grouwth potensial, life expectancy. Model untuk sistem optimal dapat digambarkan sebagai sebuah model yang mengandung: kebutuhan sistem dan sumber daya organisasi sebagai input; faktor bobot terdiri atas fungsi-fungsi optimal di atas; dan total nilai yang harus dioptimalkan dari faktor bobot tersebut.4. Mendefinisikan aktifitas pemrosesan data (defining data processing activities).Pendefinisian ini dapat dilakukan dengan pendekatan input-proses-output. Untuk menentukan hal ini diperlukan proses iteratif sbb:a. Mengidentifikasn output terpenting untuk mendukung/mencapai tujuan sistem (system’s goal)b. Me-list field spesifik informasi yang diperlukan untuk menyediakan output tersebutc. Mengidentifikasi input data spesifikik yang diperlukan untuk membangun field informasi yang diperlukan.d. Mendeskripsikan operasi pemrosesan data yang diterapkan untuk mengolah input menjadi output yang diperlukan.e. Mengidentifikasi elemen input yang menjadi masukan dan bagian yang disimpan selama pemrosesan input menjadi output.f. Ulangi langkah a-e terus menerus samapi semua output yang dibutuhkan diperoleh.g. Bangun basis data yang akan mendukung efektifitas sistem untuk memenuhi kebutuhan sistem, cara pemrosesan data dan karakteristik data.h. Berdasarakan kendala-kendala pembangunan sistem, prioritas pendukung, estimasi cost pembangunan; kurangi input, output dan pemrosesan yang ekstrimi. Definisikan berbagai titik kontrol untuk mengatur aktifitas pemrosesan data yang menentukan kualitas umum pemrosesan data.j. Selesaikan format input dan output yang terbaik untuk desain sistem.5. Menyiapkan proposal sistem desain. Proposal ini diperlukan untuk manajemen apakah proses selanjutnya layak untuk dilanjutkan atau tidak. Hal-hal yang perlu disiapkan dalam penyusunan proposal ini adalah:a. Menyatakan ulang tentang alasan untuk mengawali kerja sistem termasuk tujuan/objektif khusus dan yang berhubungan dengan kebutuhan user dan desain sistem.b. Menyiapkan model yang sederhana akan tetapi menyeluruh sistem yang akan diajukan.c. Menampilkan semua sumber daya yang tersedia untuk mengimplementasikan dan merawat sistem.d. Mengidentifikasi asumsi kritis dan masalah yang belum teratasi yang mungkin berpengaruh terhadap desain sistem akhir.Sedangkan format dari proposal desain ini sangat berfariasi akan tetapi mengandung hal-hal di atas.Prinsip Dasar DesainAda 2 prinsip dasar desain, a.l:1. Desain sistem monolitik. Ditekankan pada integrasi sistem. Resource mana yang bisa diintegrasikan untuk memperoleh sistem yang efektif terutama dalam cost.2. Desain sistem modular. Ditekankan pada pemecahan fungsi-fungsi yang memiliki idependensi rendah menjadi modul-modul (subsistem fungsional) yang terpisah sehingga memudahkan kita untuk berkonsentrasi mendesain per modul. Sebuah sistem informasi dapat dipecah menjadi 7 subsistem fungsional, a.l: data collection, data processing, file update, data storage, data retrival, information report dan data processing controls.Petunjuk umum dalam desain subsistem fungsional sebuah sistem informasi:1. Sumber data sebaiknya hanya dikumpulkan sekali sebagai input ke sistem informasi.2. Akurasi sumber data sangat tergantung pada banyaknya langkah untuk me-record, collect dan prepare data untuk prosessing. Semakin sedikit langkah semakin akurat.3. Data yang dihasilkan dari sistem berbasis komputer sebaiknya tidak dimasukkan lagi ke sistem.4. Pewaktuan yang diperlukan untuk mengumpulkan data harus lebih kecil dari pewaktuan informasi tersebut diperlukan.5. Perlu pemilihan cara pengumpulan data yang paling optimal6. Pengumpulan data tidak harus on-line, melainkan tergantung dari kebutuhan informasi.7. Semua sumber data harus dapat di validasi dan diedit segera setelah di kumpulkan.8. Data yang sudah divalidasi, sebaiknya tidak divalidasi pada proses selanjutnya.9. Total kontrol harus segera di cek lagi sebelum dan sesudah sebuah aktifitas prosesing yang besar dilakukan.10. Data harus dapat disimpan hanya di 1 tempat dalam basis data kecuali ada kendala sistem.11. Semua field data sebaiknya memiliki prosedur entri dan maintenance.12. Semua data harus dapat dicetak dalam format yang berarti untuk keperluan audit.13. File transaksi harus di maintain paling tidak dalam 1 siklus update ke basis data.14. Prosedur backup dan security harus disediakan untuk semua field data.15. Setiap file non sequential perlu memiliki prosedur reorganisasi secara periodik.16. Semua field data harus memiliki tanggal update/akses penyimpanan terakhir.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3716509385440836716-6885245322706681188?l=k03ntari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://k03ntari.blogspot.com/feeds/6885245322706681188/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3716509385440836716&amp;postID=6885245322706681188' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3716509385440836716/posts/default/6885245322706681188'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3716509385440836716/posts/default/6885245322706681188'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://k03ntari.blogspot.com/2008/03/sim.html' title='SIM'/><author><name>Koko bk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03073814322424202624</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3716509385440836716.post-2532536794189785946</id><published>2008-03-04T15:05:00.000-08:00</published><updated>2008-03-04T15:08:17.582-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan'/><title type='text'>AMBIL LEMAHNYA, UNTUK BERHASIL DG DO'A</title><content type='html'>MARI kita renungkan bersama, bahWa kita makhluk yang unggul, baik dari akal, nalar maupun nurani. Malaikat, setan, jin iblis dan hewan jenis yang tidak memiliki sifat seperti kita, namun bila nur yang dihati telah hilang, kita melebihi dari makhluk Allah lainnya.Sebagai hamba Allah yang unggul, seharusnya patut besyukur setiap sa'at. Bukakah dengan banyak bersyukur kita akan ditambah rahmat &amp;amp; nikmat dari NYA ? Mengapa kita selalu berkhianat dengan isi hati kita ? Kapan kita dapat sadar dengan sepenuhnya?. Kenapa kita setiap ada masalah selalu belum bisa menerima apa adanya? Semoga kita mulai sadarkan diri. Sadar dengan sesungguh hati.Manusia memang merupakan suatu makhluk unik dan aneh. Kita cepat menerima suatu kepuasan atas kemenangan yang kita peroleh. Kita cenderung ingin dunia mengetahui tentang kemenangan kita. Memang wajar jika kita menginginkan orang lain melihat ke arah kita karena kemenangan kita, itu sangat manusiawi. Tetapi sebaliknya, manusia juga dengan cepat menyalahkan orang lain untuk setiap kemunduran, kesulitan dan berbagai “bentuk perlawanan” yang terjadi. Mungkin saja benar, bahwa di dalam dunia yang kompleks ini ada orang lain yang memang merugikan kita. Tetapi sangat benar juga bahwa kita lebih sering merugikan diri kita sendiri. Kita seringkali merugi karena “kekurangan pribadi” kita, mungkin beberapa kesalahan pribadi. Oleh karena itu, sekarang ini cobalah Anda bersikap obyektif! Ingatkanlah diri Anda sendiri, bahwa Anda ingin menjadi sosok manusia sesempurna mungkin secara manusiawi. Coba lihatlah, apakah Anda mempunyai kelemahan yang tidak pernah Anda lihat sebelumnya? Jika Anda terbukti mempunyai kelemahan itu, segeralah bertindak untuk mengoreksinya menjadi lebih baik. Pada umumnya, seringkali orang begitu terbiasa dengan dirinya sendiri, sehingga mereka sering lupa untuk melihat kekurangannya sendiri dan lupa bagaimana cara-cara untuk memperbaiki dirinya. Orang yang apatis paling berucap nasib-nasib kok begini terus. Dahulu saya juga punya pandangan keliru terhadap “nasib”. Lebih dari 15 tahun lalu, saya seringkali juga “menyalahkan nasib” jika saya gagal dalam memperoleh sesuatu keinginan dan sasaran saya. Sering saya berkata, “Saya tidak mengerti kenapa itu semua, mungkin itu memang sudah menjadi jalannya…”. “Memang sepertinya itu sudah nasib saya, suratan takdir saya begitu…”. “Sepertinya nasib saya lagi sial tahun ini…”. Tetapi itu adalah saya pada saat 15 tahun lalu, yang mungkin saja ada kesamaannya dengan Anda. Sekarang ini sudah jelas saya telah berubah dalam bersikap terhadap “nasib” ini. Daripada habis energi menyalahkan “nasib”, lebih baik kita “meneliti sebab-sebab kekalahan”, “kemunduran” atau “kerugian” yang menimpa kita, apapun bentuknya. Jika kita dalam posisi kalah, belajarlah dari kekalahan itu. Kebanyakan orang menjalani kehidupannya untuk menjelaskan keadaan mereka yang “biasa-biasa” saja dengan “nasib sial” atau “nasib buruk” yang mereka alami. Mereka ini sampai lupa menyadari, bahwa mereka “gagal melihat peluang” untuk bertumbuh lebih besar, lebih kuat, dan lebih percaya diri dalam mengarungi samudra kehidupan selanjutnya, karena selalu menyalahkan nasibnya. Berhentilah menyalahkan nasib. Menyalahkan “nasib” tidak akan pernah membawa kita ke tempat sasaran tujuan kehidupan yang kita idam-idamkan. Ketahuilah bahwa Allah menciptakan dunia ini dalam bentuk yang seimbang, ada hukum keseimbangan yang harus selalu kita ingat. Ada hukum sebab-akibat yang mutlak. “Nasib" baik atau buruk, semuanya merupakan suatu sebab dan akibat sebuah hukum universal sifatnya. Thomas Alva Edison sang Penemu bola lampu pijar, berapa kali Edison mencoba membuat agar bola lampu pijarnya bisa menyala? Konon pada percobaan yang ke 10.000 (sepuluh ribu) kali, Edison akhirnya berhasil membuat bola lampu pijarnya “benar-benar berpijar”…menyala terang. Kalau kita cermati kisah Thomas Alva Edison ini, ada hal yang bisa kita jadikan petik sebagai pelajaran kehidupan, yaitu “ketekunan”, fokus dan kuasai sistem kehidupan ini. Dalam percobaan-percobaannya atau eksperimen. Thomas Alva Edison benar-benar seorang yang memiliki ketekunan dalam bereksperimen bola lampu pijarnya. Dia selalu melihat sisi baik dalam setiap percobaannya yang gagal, dia juga menolak tegas rasa putus asa atau frustasi. Dia juga memiliki keberanian mengkritisi dirinya sendiri secara konstruktif, menyelidiki kesalahan dan kelemahannya untuk kemudian diperbaiki. Edison telah berhasil mempelajari suatu kemunduran untuk melicinkan jalan menuju suatu keberhasilan. Dia berhasil belajar dari kekalahan kemudian melanjutkan untuk menang pada kesempatan berikutnya. Di dalam Al-Qur’an, Surat Al-Muddatstsir, ayat 37 - 38 juga ada terjemahan sebagai berikut, “(yaitu) bagi siapa saja di antaramu yang berkehendak akan maju atau mundur. Tiap-tiap diri bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya”. Maju terus pantang untuk mundur. Itulah keputusan yang diambil oleh Thomas Alva Edison, yaitu dia mengambil keputusan tepat untuk maju terus di dalam setiap usahanya menciptakan bola lampu pijar. Apa pun yang yang dialaminya saat proses membuat bola lampu itu, dia tetap bersikukuh untuk melangkah maju terus pantang mundur. Kegagalan yang dialami oleh Edison tersebut, itu hanya bermakna kegagalan di mata orang lain, tapi di dalam pandangan Edison, kegagalan itu merupakan kemajuan yang harus diraihnya sampai bola lampu pijar tersebut akhirnya benar-benar tercipta. Edison telah sadar bahwa kegagalanya merupakan bagian keberhasilan yang tertunda. Dalam matematik seberapa besar instrumen pasti ada satu kemungkinan yang pasti berhasil? Kenapa kita tidak fokuskan diri pada cara untuk menuju keberhasilan. kita sering terbelenggu dengan hasil yang terimpi-impikan, tetapi tidak fokus pada cara untuk menuju keberhasilan.Artinya pikirkan cara untuk meraih keberhasilan daripada pikirikan hasil terlebih dahulu. Edison sangat meyakini bahwa semua tindakannya menciptakan bola lampu itu adalah tanggung jawab pribadinya dengan berbagai cara untuk berhasil menciptakan bola lampu yang kita nikmati sekarang ini, dan dia memutuskan untuk mengambil tanggung jawab tersebut. Sikap seperti inilah yang dimaksudkan oleh ayat suci Al-Qur’an di atas. Manusia bebas untuk berkehendak, mau maju atau mau mundur, itu terserah Anda, Allah tidak akan ikut “campur tangan” di awal Anda mengambil keputusan itu. Kisah Thomas Alva Edison di atas tersebut, yang bisa Anda gunakan sebagai acuan bagaimana sebaiknya bersikap terhadap nasib. Oleh karena perbedaan antara keberhasilan dan kegagalan, dapat ditemukan pada sikap dan respons orang terhadap suatu kemunduran, keputusasaan, kesengsaraan, kesulitan dan berbagai situasi lainnya yang jelas-jelas mengecewakan.Fokuslah pada cara untuk menuju keberhasilan, Insya Allah hasil akan signifikan dengah jerih payah yang kita lakukan.Kita bisa mengambil beberapa pedoman untuk Anda jadikan pegangan dalam membantu Anda MENGUBAH KEKALAHAN MENJADI KEMENANGAN,FOKUS TERHADAP CARA MENUJUU KEBERHASILAN SAMPINGKAN SEMENTARA HASIL YANG AKAN KITA DAPATKAN. yaitu: menggabungkan sifat ketekunan dengan eksperimen; memiliki keberanian mengkritisi diri sendiri secara konstruktif, dan mempelajari kemunduran untuk melicinkan jalan menuju keberhasilan, selalu melihat sisi baik dalam setiap situasi apapun dan berhenti menyalahkan nasib. Selalu ingatlah, bahwa nasib itu ada di tangan manusia itu sendiri, Tuhan tidak akan mengubah nasib Anda, sebelum Anda mau melakukan tindakan untuk mengubah nasib Anda lebih dulu. Nasib bukan suatu terminal akhir kehidupan manusia, tetapi suatu halte pemberhentian untuk sadar diri, refleksi diri, guna mengarahkan kompas kehidupan ini yang lebih terarah pada target kehidupan kelak nanti yang lebih hakiki.Kompas kehidupan tidak akan tepat sasaran bila tanpa ada unsur do'a untuk menyertainya. Kekuatan do'a akan lebih mengarahkan getaran dan fibrasi dari jarum kehidupan itu sendiri. Didalam Alqur'an telah di sebutkan bahwa :Berdoalah kepada-Ku,niscaya akan Ku-perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari dari menyembah-Ku akan masuk neraka jahannam dalamkeadaan hina dina."(QS,al-Mu`min:60)"Barangsiapa yang tidak berdoa kepada Allah maka Allah murka kepadanya."(HR.Tirmidzi)Doa sebagai ekspresi dzikrullah merupakan saripati ibadah yang dapat memberikan kesadaran diri (self awareness),senantiasa merasakan kehadiran Allah dan pengakuan kelemahan diri kita. Doa pada dasarnya bukan sekedar ritual melainkan sebuah oase di tengah gurun kegersangan ruhani dan di tengah rimba keresahan duniawi.Doa adalah ritual yang sakral setiap manusia, Karena dengan do'a hati lebih tenang akan target hidup ini. Doa yang benar akan membawa keteguhan dalam prinsip hidup. Dengan doa pula seseorang akan memiliki sikap optimis, karena doa pada hakekatnya merupakan rintihan,curahan hati ( Qolbu )dan harapan akan curahan pertolongan seorang hamba kepada Khaliqnya ( Allah SWT ). Karena doa merupakan dzikrullah,maka ia otomatis tidak dapat dipisahkan dari keimanan kepada Allah,Zat yang senantiasa ada untukdipuja dan dimohon dan telah memerintahkan hamba-Nya untuk tidak jemu memohon kepada-Nya.Allah SWT mencintai hamba-Nya yang rajin berdoa secara benar dan kontinyu. bukankah setiap sehabis sholat akan lebih tenang? Ritual sholat adalah rangkaian do'a, didahului dengan bersuci diisi denga do'a diakhiri dengan syukur dan permohonan. Alangkah indah dan penuh makna hidup ini bila ritual ini tanpa henti dan tepat diri untuk dijalani.Doa tidak sekedar takut yang melahirkan jiwa tabah,berani dan rasa harap yang melahirkan jiwa yang optimis dan menumbuhkan motivasi, tapi juga terdapat gelora cinta yang menghidupkan dan menerangi jiwa sehingga akan semakin mesra hubungan dengan Allah sang Maha Kekasih."Sesungguhnya orang-orang yang beriman adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetar hatinya dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka ,bertambah kuat imannya dan hanya kepada Rabb mereka bertawakal." (QS al-Anfal:2)Doa dalam ayat-ayat al-Qur`an Banyak dalam ayat-ayat al-Qur`an yang baik untuk dibaca dan dihafalkan dalam doa sehari-hari.Al-Baqarah:250,286, Ali`Imran:8,147,191-194Al-`Araf:23Al-Kahfi:10An-Naml:19Al-Furqon:74As-Syu`ara`:83-87Al-Ahqaf:15Al-Hasyr:10At-Tahrim:11Di dalam Alquran disebutkan bahwa Allah hanya mengiyakan persangkaan hambanya. Jika hamba-Nya berprasangka baik, maka baiklah yang akan terjadi. Sebaliknya, jika hamba-Nya berprasangka buruk, maka hal buruklah yang akan terjadi.Maka disa'at ucapkan dengan kalimat-kalimat yang baik, tanpa memohon yang bersifat mencelakai orang lain. Ingat bahwa do'a adalah dahsyat kekuatannya. Pada prinsipnya berdoa adalah ucapan dengan rasa yang intunatif,naik turun, panjang dan pendek diucapkan saat berdo'a. Do'a merambat pada media lain menembus udara, langit dan lapisanya. Bukankah dalam ilmu fisika, setiap berda bermolekul, setiap molekul beratom dan setiap atom memiliki inti, pada inti bila terbagi akan membagi jadi inti atom yang biasa disebut quantum.? Sehingga do'a bila diucapkan dengan tilus dan sepenuh hatiakan cepat bisa merambat media tadi.Semua benda pada hakikatnya adalah bagian dari quanta yang saling memancarkan getaran elektromagnetik. Bila benda berfibrasi seiring dengan lantunan do'a maka rambatanya akan sampai ke haribaanNYA (Allha SWT ).Hanya saja ada yang rapat dan ada yang renggang rambatanya tergantung dengan ketulusan dan kesungguhan saat berdo'a. Berdasarkan konsep kuantum, maka doa sangat memiliki kekuatan yang dahsyat jika kita mengetahui berdoa yang benar. Dalam berdoa kita harus membayangkan secara detil apa yang kita minta. Kemudian, kita harus merasakan jika Allah telah mengabulkan doa kita. Setelah itu, ucapkan syukur kepada Allah karena Dia sudah mengabulkan doa kita. Do'a adalah ucapan hati yang diteruskan oleh inderawi, Inderawi mngeluarkan getaran dan frekwensi yang intensitasnya terbagi-bagi. Dari intensitas getaran tervibrasi akibat alunan do'a yang larut dengan intunasi setiap do'a akan membelah alam ini. Saat doa yang paling baik adalah sebelum tidur, di saat alam sadar akan beralih ke alam bawah sadar. Sebenarnya kita berupaya mengkondisikan alam bawah sadar yang merupakan 88% dari pikiran kita. Alam sadar hanya mengambil porsi 12% dari pikiran kita.Saat tidur otak sadar kita beristirahat dan tingkat kesadaran kita berubah dari beta ke alfa dalam ilmu pemahaman quanta.Karena itu, sayang sekali jika tidak mengoptimalkan alam bawah sadar ini. Semoga tulisan ini memberikan pencerahan diri bagi kita semua,untuk lebih mendekatkan diripada Ilahi. Sering kali kita alami fluktuasi hidup ini, apalagi diera kali ini, penuh dengan cobaan bencana yang silih berganti, membuat kita jadi ngeri. Kapankah Negeri ini akan lebih jaya dan mandiri ?.. Jangan menyerah pada NASIB, lebihlah sadarkan diri akan salah dan dosa yang telah kita jalani. Bertobatlah segera dan Berdo'alah untuk mohon ampuanNYA&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3716509385440836716-2532536794189785946?l=k03ntari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://k03ntari.blogspot.com/feeds/2532536794189785946/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3716509385440836716&amp;postID=2532536794189785946' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3716509385440836716/posts/default/2532536794189785946'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3716509385440836716/posts/default/2532536794189785946'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://k03ntari.blogspot.com/2008/03/ambil-lemahnya-untuk-berhasil-dg-doa.html' title='AMBIL LEMAHNYA, UNTUK BERHASIL DG DO&apos;A'/><author><name>Koko bk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03073814322424202624</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3716509385440836716.post-991508141569644575</id><published>2008-03-04T15:03:00.000-08:00</published><updated>2008-03-04T15:04:45.504-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pembelajaran'/><title type='text'>TIPE BELAJAR</title><content type='html'>Pendidikan formal yang berlangsung di sekolah merupakan bagian dari pendidikan seumur hidup yang ditempuh seseorang. Sebagian besar sifat, sikap diri dan tingkah laku siswa terbentuk melalui belajar, baik secara formal atau informal. Sebab itu dikatakan bahwa belajar itu merupakan proses yang terus menerus sepanjang hayat seperti yang telah di sabdakan Nabi Muhammad SAW karena banyak ilmu pengetahuan yang dipelajari secara formal atu informal.Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan peserta didik dalam belajar ;a.Faktor endogen ; pengaruh yang datangnya dari dalam diri seseorang, seperti ;minat belajar, kesehatan, perhatian, ketenangan jiwa di waktu belajar, motivasi,kegairahan diri, cita-cita, kebugaran jasmani, kepekaan alat-alat indra dalambelajar.b.Faktor eksogen ; pengaruh yang datangnya dari luar atau lingkungan, seperti ;lingkungan belajar, cuaca, letak sekolah, interaksi sosial dengan teman sebangku,interaksi peserta didik dengan pendidiknya, alat belajar yang digunakan guru dalamproses belajar mengajar serta buku-buku yang dipakai.Tipe belajar peserta didik ;1.Visual ; peserta didik mengandalkan aktivitas belajarnya kepada materi yangdilihatnya. Pemilihan media pendidikan yang tepat akan sangat membantu pesertadidik dalam menyerap materi pendidikan yang disajikan.2.Auditif ; peserta didik mengandalkan kesuksesan belajarnya kepada alatpendengarannya yaitu telinga. Ucapan guru yang jelas dan terang dengan intonasiyang tepat akan segera diserap oleh peserta didik dan materi tersebut akan menjadihal yang mudah diresap.3.Taktil ; peserta didik mengandalkan penyerapan materi pelajaran melalui alatperaba yaitu tangan dan kulit atau bagian luar tubuh. Praktik lebih di utamakandalam penyampaian materi pelajaran.4.Olfaktoris ; peserta didik mudah mengikuti pelajaran dengan menggunakan alat indrapenciuman. Peserta didik akan sangat cepat menyesuaikan diri dengan suasana baulingkungan. Lebih tepat di gunakan dalam pembelajaran di laboratorium yangmenggunakan materi bau-bauan.5.Gustative ; peserta didik mengandalkan kecapan lidah, mereka akan lebih cepatmemahami apa yang dipelajari melalui indera kecapnya melalui berbagai rasa.6.Kombinatif ; peserta didik mengandalkan kefungsionalannya alat inderanya adalahyang terbanyak di dalam kelas, maksudnya seorang anak didik dapat dan mampumengikuti pelajaran dengan menggunakan lebih dari satu alat inderanya.Dari keenam tipe di atas adapula tipe peserta didik yang senang belajar mandiri Dan belajar berkelompok.Diagnosis Belajar dan PerbaikanDiagnosis berasal dari bahasa Yunani “Gignoskein” yang berarti mengetahui, dalam bidang kedokteran diagnosis berarti kajian mengenai gejala-gejala penyakit, penentuan jenis penyakit dengan meneliti gejala-gejalanya atau juga berarti proses pemeriksaan terhadap hal yang tidak beres. Kaitannya dengan dunia pendidikan, guru juga memeriksa dan meneliti keadaan peserta didiknya berdasarkan gejala yang ditampilkan oleh peserta didiknya melalui tingkah laku belajar. Dari hasil pemeriksaan guru akan ditemukan gejala belajar yang kurang baik dan memerlukan perbaikan, agar hasil belajarnya memberi makna bagi peserta didiknya yang bersangkutan.Perbaikan belajar merupakan upaya yang dilakukan guru terhadap peserta didik yang bersangkutan, agar belajar cara yang tidak baik itu dapat diperbaiki atau di usahakan untuk berubah menjadi belajar yang lebih baik.Peran diagnosis dan perbaikan belajar yang dilakukan guru ;1.Membantu peserta didik untuk dapat mengembangkan dirinya sesuai dengan kemampuannya, tujuannya memacu peserta didik yang lemah dalam cara belajarnyauntuk lebih giat.2.Guru lebih mengenal peserta didiknya lebih dekat dan menyadarkan guru akan tugasdan tanggungjawabnya sebagai pendidik sehingga dapat mengenal berbagai tipebelajar peserta didiknya.3.Timbulnya kepuasan batin terhadap hasil usaha bersama peserta didiknya, manakalahperbaikan belajar yang dilakukan memberikan hasil.Prinsip diagnosis dan perbaikan belajar ;1.Belajar adalah kegiatan yang kompleks, karena melibatkan berbagai faktor dalamdiri, maupun faktor diluar diri seperti motif, baik motif intrinsik maupunekstrinsik, suasana hati (mood), emosi dan sebagainya, yang memerlukan analisissehingga remedial atau perbaikan yang dilkukan tepat guna.2.Hasil belajar yang ditampilkan juga dipengaruhi oleh berbagai faktor sebagaimanahalnya dengan kegiatan belajar itu sendiri.3.Berbagai kesulitan belajar yang dihadapi peserta didik dapat tampil dalam berbagaibentuk,4.Dilakukan sesegera mungkin manakalah guru menemukan gejala ke arah tersebut.5.Kepercayaan dan keyakinan serta simpati guru merupakan titik tolak bagidilakukannya kegiatan diagnosis dan remedial belajar.6.Diagnosis yang dilakukan secara akurat dan tepat dapat menghasilkan perbaikanbelajar yang dilkukan guru.7.Perbaikan belajar yang dilakukan bersifat individual, karena tipe belajar danperbedaan individual yang berbeda baik secara psikologis, maupun sosiologis,kadangkala faktor religius ikut memegang peranan dalam perbaikan yang dilakukan.Gejala yang dapat di amati untuk melakukan kegiatan diagnosis ;1.Rendahnya kemampuan intelektual atau kecerdasan2.Lemahnya motif yang dimiliki dan tidak jelasnya cita-cita hidup yang hendak dicapai3.Adanya berbagai gangguan (interference) baik datang dari dalam diri maupun dariluar diri.4.Kematangan diri belum ada5.Faktor Usia berkaitan dengan hukum pertumbuhan dan perkembangan6.Latar belakang sosial kultural yang kurang mendukung7.Kebiasaan belajar yang buruk8.Daya ingatan kurang kuat dan pengamatan ketika belajar kurang memfungsionalkanberbagai alat indera yang dibutuhkan untuk mengikuti proses belajar yang dialami9.Kurang berfungsi alat indera, karena gangguan kesehatan10.Proses belajar mengajar yang diikuti tidak sesuai dengan citra mereka11.Lemahnya motivasi yang diperolehnya dari lingkungan baik dari guru, maupun keduaorang tua yang bersangkutan12.Faktor gizi yang rendahLangkah-langkah diagnosis ;1.Melakukan identifikasi adanya kesulitan belajar2.Menemukan peserta didik yang bermasalah3.Menelusuri faktor penyebab kesulitan belajar yang bersangkutan, baik secaralangsung maupun tidak langsung4.Menentukan metode perbaikan belajar dan tes diagnostik yang cocok untuk langsungmaupun tidak langsung.Metode Remedial yang dapat dilakukan seorang guru ;1.Memperbaiki metode mengajar2.Melakukan introspeksi terhadap kinerja yang telah dilakukan3.Menyusun program perbaikan belajar4.Melakukan konsultasi dengan rekan guru lainnya5.Menyediakan waktu yang memadai6.Melakukan dialog langsung dengan peserta didik yang bersangkutan7.Mungkin diperlukan jasa baik guru lainnya, guru agama atau dokter keluarga.MAKNA untuk tetap BELAJAR MENURUT PARA PEMERHATI DAN AHLI :ANDERAS HAREFA :Pengertian pendidikan, pengajaran dan pelatihan,menurut beliau meliputi :a. Nilai pragmatis, diperuntukan mempertahankan kehidupan sehari-harib. Nilai personal, untuk bertumbuh manjadi dewasa, berinisiatif, kreatif, bertanggungjawab, dan untuk mandiric. Nilai sosial emosional, untuk menjadi berdaya dan saling memerdekakan.d. Nilai moral-spiritual,untuk mengalami pertobatan dan pencerahan budi dan jiwaserta rohaniSIR WILLIAM HALAY :Pendidikan akan menjadi jauh lebih efektif jika tujuannya adalah memastikan bahwa saat mereka meninggalkan sekolah, anak-anak lelaki dan perempuan mengetahui betapa banyaknya yang belum mereka ketahui, dan dapat mempertahankan seluruh kehidupan berikutnya penuh gairah untuk mencari tahu hal-hal ituALLAN BLOOMPendidikan dewasa ini haruslah merupakan upaya untuk mencari tahu apa yang ada dalam diri murud-murid yang perlu aktualisasikan keluar, dan untuk mengaktualisasikan potensinya itu.PAUL E. GAYHasil pendidikan yang paling penting adalah menolong pelajar menjadi terbebaskan dari pendidikan formal.JOHN G. HIBBENPendidikan adalah kemampuan untuk menghadapi situasi kehidupan nyata.EDWARD EVERETTPendidikan adalah penjaga keselamatan yang lebih baik bagi kebebasan daripada sebuah angkatan bersenjataALEC BOURNEAdalah muingkin memasukan sejuta fakta kedalam otak, tetapi tetap menjadi tidak terdidik sama sekaliDUKE of WELLINGTON ARTHUR WELLESLEYDidiklah orang tanpa agama dan anda akan menjadikannya penjahat cerdasGEORGE ELLIOTMereka yang mempercayai kita, mendidik kitaRALP WALDO EMERSONRahasia dalam pendidikan terletak pada sikap menghargai murid.MARIA MONTESSORIPertanda terbesar dari keberhasilan seorang pengajar..... adalah untuk dapat berkata " Anak, anak sekarang belajar seperti ketika saya tidak pernah ada."ELBERT HUBBARDTujuan mengajar seorang anak adalah memampukan dia untuk melanjutkan kehidupannya tanpa seorang pengajar.GALILEOAnda tidak dapat mengajar apapun pada seorang; anda hanya dapat menolong orang lain mnemukan sesuatu di dalam dirinya masing-masing.LEE IACOCCADalam sebuah masyarakat yang rasional, orang-orang terbaik dari kita haruslah para pengajar dan sisanya mengerjakan hal-hal lain.CICERIOApakah pekerjaan yang lebih mulia, atau yang lebih bernilai bagi negara, daripada mereka yang mengajar generasi yang sedang bertumbuh.WILLIAM A.WARDPengajar biasa memberitahu.Pengajar yang baik menjelaskan.Pengajar yang lebih baik mendemonstrasikan.Pengajar terbaik memberikan inspirasiBOB TALBERTMengajar anak-anak berhitung itu baik, namun mengajar mereka memahami apa yang seharusnya diperhitungka adalah yang terbaik.WALLECE STEGNERSeorang pengajar memperluas sudut pandang dari apa yang menjadi subyek ( mata pelajaran ) yang mereka ajarkanCARL ROWANPerpustakaaan adalah kuil tempat belajar, dan belajar telah membebskan lebih banyak orang daripada semua peperangan dalam sejarah.JOHN W. GARDNERSalah satu alasan orang berhenti belajar adalah mereka menjadi makin tidak mau menghadapi resiko kegagalan.TED W ENGSTROMKita harus mengharapkan kegagalan .... tetapi gagal dalam sebuah proses belajar bukan untuk mengulangi kesalahan-kesalahan, melainkan untuk mengoptimalisasi manfaat dari apa yang dipelajari dalam proses tersebut.DORIS LESSINGInilah belajar itu : Anda tiba-tiba mengenti sesuatu yang telah anda ketahui sepanjang hidup anda tetapi dengan pemahaman yang berbeda.JAMES BALDWINHampir mustahil..... untuk menjadi orang terdidik di sebuah negara yang tidak mempercayai kemerdekaan berpikir.NICHOLAS NEGROPONTESekolah akan berubah menjadi museum, dan teman bermain anak berubah menjadi tempet bertukar gagasan dan sosialisasi anak-anak dari berbagai negara.Belajar artinya berubah, tinggal bagaimana sang pengajar ( inner &amp;amp; outner ) membidikan arah perubahan itu. Sikap, perilaku dan etika adalah produk belajar. Pengajar yang profesional harus menguasai kompetensi global yang manusiawi dan agamis,agar hasilnya menjadi generasi yang unggul akhkaq dan budi pekertinya.Semoga&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3716509385440836716-991508141569644575?l=k03ntari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://k03ntari.blogspot.com/feeds/991508141569644575/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3716509385440836716&amp;postID=991508141569644575' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3716509385440836716/posts/default/991508141569644575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3716509385440836716/posts/default/991508141569644575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://k03ntari.blogspot.com/2008/03/tipe-belajar.html' title='TIPE BELAJAR'/><author><name>Koko bk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03073814322424202624</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3716509385440836716.post-6465131505981203142</id><published>2008-03-04T14:58:00.000-08:00</published><updated>2008-03-04T15:00:11.704-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='diklat'/><title type='text'>CEFE</title><content type='html'>KERANGKA ACUANCREATION OF ENTERPRISES AND FORMATION OF ENTEREPRENEURS(CEFE)I. PENDAHULUANCEFE merupakan salah satu model pelatihan yang diperkenalkan oleh pemerintah Jerman Barat melalui Deutsche Gesselsche Gesselschaft Fuer Tecnische Zusammenarblit (GTZ) untuk peningkatan kemampuan pada sector usaha kecil dan membantu calon wirausahawan untuk segera memulai usahanya. CEFE pertama kali diperkenalkan di Nepal, ternyata hasilnya menggembirakan setelah satu tahun mengikuti pelatihan 60% dari pesertanya dapat memulai usaha, oleh karenanya CEFE dikembangkan ke berbagai Benua seperti Afrika, Amerika Latin, Eropa Timur dan Asia termasuk Indonesia.Dalam rangka menunjang program pemerintah, yakni penciptaan wirausaha baru, yang mampu mencetak lapangan usaha baru utamanya industri kecil dan menenagah dan dapat menciptakan lapangan kerja baru, maka salah satu program yang dapat mendukung program tersebut yaitu pelatihan Creation Of Enterptiss Formation Of Enterepreneurs (CEFE).Sebagai wirausaha harus mampu mengembangkan 10 kompetensi pribadinya diantaranya percaya diri, berani mengambil resiko, ulet, selalu mencari peluang, berorientasi pada kualitas dan efisiensi, kemampuan menentukan tujuan dan sebagainya. Adapun cara meningkatkan kompetensi dapat ditempuh melalui cara antara lain : Pelatihan, layanan penyuluhan, Infra Struktur, kebijaksanaan dan kebijaksanaan kredit.II. MAKSUD DAN TUJUANPelatihan Kewirausahawanan CEFE bertujuan :1. Mendorong tumbuhnya wirausaha baru maupun yang sudah ada, utamanya pada skala kecil dan menengah.2. Menambah pengetahuan dan keterampilan, terutama dalam mendalami kompetensi dirinya pada bidang kewirausahawan dan kemampuan menyusun rencana usaha. Untuk dapat memiliki kompetensi kewirausahawanan sangat ditentukan oleh tiga factor yaitu :a. Pandangan (Vision) terhadap dunia usaha sebagai pilihan untuk berkarir.b. Kualitas dalam arti fisik dan non fisik.c. Sumber daya, baik yang ada pada dirinya maupun lingkungannya, yang dapat dimanfaatkan.Setiap orang mempunyai tiga factor tersebut, dengan kadar yang berbeda.3. Menambah kepercayaan diri dalam menghadapi peluang maupun kendala dilingkungan keusahaan dan mampu memanfaatkan situasi untuk merebut peluang dengan mendaya gunakan sumber daya yang ada.III. METODE PELATIHANMetode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah metode pelatihan untuk orang dewasa, dan peserta aktif. Dan model pelatihan adalah pendekatan pemahaman materi dengan belajar dari pengalaman berstruktur (Structure Learning Experience –SLE).Tehnik Pelatihan adalah :· Permainan (game)· Simulasi peran bisnis· Kerja Kelompok· Diskusi· Ceramah di kelas· Energizer· Kunjungan Lapangan· Menyusun rancangan usaha· Penyajian dihadapan BankIV. KURIKULUM PELATIHANMateri yang akan diberikan dalam pelatihan ini meliputi materi yang berorientasi pada pembentukan sikap dan perilaku serta kemampuan wirausahaawan maupun calon wirausahawan yaitu :1. Konsep CEFE2. Kompetensi personal· Simulasi pasar· Simulasi manik-manik· Simulasi mengenal anda dan mengenal saya· Sumulasi neraca pribadi· Simulasi tanggap situasi3. Kompetensi situasional dan strategic, naturatik bisnis, curah pendapat, analisa SWOT.4. Kompetensi Bisnis.Aspek organisasi dan management, aspek pemasaran, aspek produksi, aspek keuangan, rencana usaha.V. FASILITAS, NARASUMBER DAN PEMBICARAUntuk penyampaian materi sesuai kurikulum akan dilakukan oleh fasilitator, narumber dan pembicara yang terdiri dari tenaga-tenaga yang mampu dan berpengalaman dibidangnya masing-masing.VI. PERALATAN PELATIHANPada pelaksanaan pelatihan ini dibutuhkan peralatan-peralatan yang membantu proses belajar berupa :a. Peralatan Instruktur :· Peralatan permainan &amp;amp; simulasi· Alat Bantu penyajian materi· Alat Bantu penunjangb. Peralatan peserta yaitu :· Writing bloc· Ball Point· Pensil· Penggaris· Karet penghapus· Kertas HVSVII. JADWAL PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN CEFEHariKePukul 08.00 – 10.15Pukul 10.30-12.00Pukul 13.00 – 17.001.1. Pendaftaran ulang2. Persiapan pembukaan1. Nama Game2.Tic Tac Toe/Zip Zap Zop3. Tingkat Penghargaan4. Tata Tertib1. Hati Berkeping2. Tugas Kelompok3. Tugas Rumah KPW4. Echar &amp;amp; Do’a Penutup.II1. Do’a Lap En2. Konsep Kewirausahaan3. Know Me – Know You I1. Know me-Know You II2. Jendela Johari1. Dart Game (+ KPW)2. Straegiring &amp;amp; Goal Setting/Visioning3. EvHar &amp;amp; Do’a PenutupIII1. Do’a Lap. En2. Matematika Bisnis (Exr)3. Kiat sukses wirausahaSimulasi manik-manik1. Energizer2. KPW &amp;amp; Kompeteisi Wr3. Neraca Pribadi (PR)4. EvHar &amp;amp; Do’a PenutupIV1. Do’a Lap, En2. Matematika Bisnis (open)3. Informasi Peluang Usaha1. Pengembangan berpikir kreatif.2. Pengembangan kreatifitas gagasan usaha3. Penyaringan makro1. Energizer2. Penyaringan Mikro3. Analisa SWOT (PR)4. EvHar &amp;amp; Do’a PenutupV1. Do’a Lap En2. Persiapan simulasi pasar3. Simulasi pasar 1.1. Simulasi pasar II2. Pengantar perencanaan pemasaran1. Energizer2. Pembahasan Format Aspek pemasaran.3. Lanjutan (PR Penulisan)4. EvHar &amp;amp; Do’aVI1. Do’a, Lap, En2. Analisa Nilai3. Penyelesaian penulisan Aspek pemasaranSimulasi Produksi &amp;amp; II1. Energizer2. Pengantar aspek produksi3. Format aspek produksi4. EvHar &amp;amp; Do’aVII1. Do’a, Lap, En2. Penyelesaian penulisan aspek produksiLanjutan penulisan aspek produksi1. Siml. Org &amp;amp; Manag2. Pengantar Aspek O &amp;amp; M3. Format aspek O &amp;amp; M4. EvHar &amp;amp; Do’aVIII1. Do’a, Lap, Enr2. Siml. Perencanaan Keuangan I3. Siml. Perencanaan Keuangan II1. Siml. Perencanaan Keu III &amp;amp; IV2. Pengantar Aspek Keuangan1. Energizer2. Perencanaan biaya proyek3. Arus Kas &amp;amp; Neraca Th. 04. EvHar &amp;amp; Do’aIX1. Do’a, Lap, Enr2. Proyeksi Keuangan Th. I3. Penyelesaian proyeksi keuangan Th. I1. Proyeksi Keuangan Th. II2. Penyelesaian proyeksi keuangan Th. II1. Energizer2. Proyeksi keuangan Th. III3. penyelesaian proyeksi keuangan Th. IIIX1. Do’a, Lap, Enr2. Penyelesaian proyeksi keuangan3. Analisa kelayakan1. Penyelesaian analisa kelayakan I2. Analisa kelayakan II1. Energizer2. Penyelesaian analisa kelayakan II.3. EvHar &amp;amp; Do’aXI1. Do’a, Lap, Enr.2. Penyelesaian penulisan aspek keuangan1. Penyelesaian penulisan.2. Penggunaan rancangan usaha1. Energizer2. Lanjutan pengadaan rancangan usaha3. Persiapan presentasi akhir4. Pembagian surat mesra5. EvHar &amp;amp; Do’aXIIPresentasi Akhir R.UPresentasi Akhir R.U1. Presentasi akhir R.U lanjutan2. Penutupan sementara.3. Orchestra4. Do’a &amp;amp; sayonaraVIII. RENCANA ANGGARANA BIAYA PELATIHANAnggaran biaya terbagi 3 katagori yaitu :a. Anggaran Persiapan pelaksanaanb. Anggaran saat pelaksanaanc. Anggaran sertivikasi dan pelaporana. Anggaran persiapan meliputi- Anggaran proposal- Anggaran ATK- Anggaran penggandaan materi- Anggaran perizinan &amp;amp; transportasib. Anggaran saat pelaksanaan :- Anggaran akomodasi- Anggaran konsumsi- Anggaran transport nara sumber &amp;amp; moderator- Anggran dokumentasi &amp;amp; presentasi-c. Anggaran sertivikasi &amp;amp; pelaporan- Anggaran sertivikasi- Anggaran validasi sertivikasi- Anggaran pelaporanAnggran- anggaran tersebut mempunyai prosentase yang berbeda-beda sesuai dengan bobot materi, nara sumber, dan jumlah peserta.XI. WAKTU , PESERTA, DAN TEMPATWaktu pelaksanaan dapat di laksanakan setiap saat selama berlangsungnya proses belajar mengajar berjalan deng penjadwalan yang mendukung kalender pendidikan. Biasanya penyelenggaraan tersebut lebih baik dilaksanakan pada awal tahun ajaran baru, saat sekolah dan guru-guru pengajar kewirausahaan dalam proses pembagian jam mengajar. Jadi dapat dilaksanakan awal bulan Mei s.d Agustus tahun pelajaran berlangsung.Peserta, peserta adalah guru-guru tenaga pengajar mata diklat Kewira usahaan dari kelompok teknologi dan manajemen SMK di DKI Jakarta. Rata-rata jumlah guru pengajar mata diklat Kewira usahaan dalam tiap SMK ada 3 ( tiga orang ). Sehingga apabila jumlah SMK di DIK Jakarta ada 585 SMK Negeri &amp;amp; Swasta ( data tahun pelajaran 1999 – 2000 ) maka jumlah peserta dapat dipastikan sejumlah 3 x 585 = 1755 peserta . Jika tiap angkatan ada 30 peserta dilaksanakan dalam 2 minggu efektif maka 1755 / 30 = 59 rombongan.. Ini artinya bila pelaksanaan berlangsung terus menerus maka akan berlangsung selama 2 tahun pelajaran untuk tiap angkatan. Untuk mempersingkat waktu , maka dibagi dalam 2 gelombang tiap angkatan atau di tambah jumlah pesertanya hingga 60 s.d 75 peserta tiap rombongan. Sehingga target ketercapainya kompetensi akan segera tercapai dan langsung di implementasikan di Sekolah masing-masing.Tempat penyelenggaraan diklat di BPKPT 1 Jl. Budi Utomo No 3, yang mempunyai fasilitas aula dengan daya tampung maksimum 600 orang. Selain itu BPKPT 1 terletak di pusat kota dengan akses kendaraan yang mudah di jangkau dari berbagai penjuru wilayah. Sehingga sangatlah strategis dalam penyelenggaraan pendidikan mupun pelatihan yang mendukung kompetensi seseorang.X. PENUTUPMelihat potensi dilapangan yang sangat terbuka dan menjanjikan , ABE berharap program diklat ini dapat dukungan dari institusi terkait, sehingga keberadaan ABE DKI Jakarta dapat di jadikan institusi pasangan dari Pemda DKI dan Diknas Dikmenti Prop DKI Jakarata dalam setiap penyelenggaraan diklat di wilayah DKI Jakarta .Dalam kesiapan kedalam ABE diharapkan mempersiapkan diri dalam kepengurusan dan peningkatan SDM pengurus dalam mengantisipasi program kerja dan program pelatihan yang segera di tawarkan ke instansi terkait&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3716509385440836716-6465131505981203142?l=k03ntari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://k03ntari.blogspot.com/feeds/6465131505981203142/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3716509385440836716&amp;postID=6465131505981203142' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3716509385440836716/posts/default/6465131505981203142'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3716509385440836716/posts/default/6465131505981203142'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://k03ntari.blogspot.com/2008/03/cefe.html' title='CEFE'/><author><name>Koko bk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03073814322424202624</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3716509385440836716.post-4158993602679515605</id><published>2008-03-04T14:52:00.000-08:00</published><updated>2008-03-04T14:57:18.277-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='renungan'/><title type='text'>TUJUAN HIDUP MANUSIA</title><content type='html'>SEMUA MANUSIA HARUS BERORIENTASI PADA TUJUAN HIDUP MANUSIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismillahirrahmanirahim !Assalamu’alaikum Wr, WbSungguh bahwa Allah SWT menempatkan Manusia keseluruhan sebagai Bani Adam dalam kedudukan yang mulia, "Walaqad karramna Bani Adam." (Q/17:70). Manusia diciptakan Allah SWT dengan identitas yang berbeda-beda agar mereka saling mengenal dan saling memberi manfaat yang satu dengan yang lainnya (Q/49:13). Tiap-tiap umat diberi aturan dan jalan (yang berbeda), padahal seandainya Tuhan mau, seluruh manusia bisa disatukan dalam kesatuan umat. Allah SWT menciptakan perbedaan itu untuk memberikan peluang berkompetisi secara sehat dalam menggapai kebajikan, "fastabiqul khairat."(Q/5:48). Oleh karena itu sebagaimana dikatakan oleh rasul SAW, agar seluruh manusia itu menjadi saudara antara satu dengan yang lainnya, "Wakunu 'ibadallahi ikhwana."(Hadist Bukhari).1.Apakah manusia memang memiliki kemampuan bernalar ?•Oleh sebab itu Allah SWT selalu menyatakan bahwa : “Manusia (anak-cucuAdam AS ) diciptakan dalam kesempurnaan-nya” . Dalam Injil dikatakan bahwa “Man was created upon the image of God).. Serta banyak kalimat pada Taurat (Perjanjian Lama) yang membedakan antara “anak manusia” dan “anak Allah” , “adanya manusia-manusia yang besar pada saat itu” , bagaimana takutnya anak-anak Adam yang keluar dari surga dengan adanya ancaman / gangguan diluarFondasi dalam Etika IslamDalam Al-Qur'an dijelaskan bahwa tujuan para Rasul Allah ialah mewujudkan masyarakat ber-Ketuhanan (rabbaniyun--Q. 3:79), yaitu masyarakat yang para anggotanya dijiwai oleh semangat mencapai rida Allah, melalui perbuatan baik bagi sesamanya dan kepada seluruh makhluk. Inilah dasar pandangan etis keagamaan. Dan seluruh pemikiran bidang-bidang etika (sosial, politik, antaragama, lingkungan, biomedis, bisnis, dan seterusnya) --dari sudut pandang keagamaan-- haruslah dibangun dari dasar ini. Makna rabbaniyah itu adalah sama dengan ''berkeimanan'' dan ''berketakwaan'' atau lebih sederhananya, ''beriman'' dan ''bertakwa'' --atau ''imtak'' akronim yang sekarang populer. Dari sudut pandang sistem paham keagamaan, iman dan takwa adalah fondasi (Arab: asas) yang benar bagi semua segi kehidupan manusia. ''Manakah yang terbaik? Mereka yang mendirikan bangunannya atas dasar takwa dan keridaan Allah, ataukah yang mendirikan bangunannya di atas tanah pasir di tepi jurang lalu runtuh bersamanya ke dalam api neraka?'' (Q. 9:109). Implikasi dan ramifikasi Ketuhanan Yang Maha Esa ini, jika kita mencoba mengidentifikasinya, kurang lebih akan mengahasilkan nilai-nilai berikut, yang bolehlah kita sebut fondasi untuk etika Islam--yang harus menjadi dasar normatif dari apapun yang akan kita bangun atas nama Islam, yaitu bahwa manusia tidak dibenarkan memutlakkan sesuatu apa pun selain Tuhan Yang Maha Esa itu sendiri. Mengakui Tuhan Yang Maha Esa sebagai yang mutlak berarti menyadari bahwa Tuhan tidak dapat dijangkau oleh akal manusia. Maka Tuhan tidak dapat diketahui, tetapi dapat diinsyafi sedalam-dalamnya keberadaannya. Dialah asal dan tujuan hidup manusia, dengan konsekuensinya bahwa manusia harus membaktikan seluruh hidupnya demi memperoleh perkenan atau rida-Nya.Di sini, tidak memutlakkan sesuatu apa pun selain Tuhan Yang Maha Esa berarti tidak menjadikan sesuatu selain dari Dia sebagai tujuan hidup. Dalam wujudnya yang minimal, contoh menjadikan sesuatu selain Tuhan sebagai tujuan hidup adalah sikap pamrih, tidak ikhlas.Pandangan hidup yang berorientasi ketuhanan ini terkait erat dengan pandangan bahwa manusia adalah puncak ciptaan Tuhan, yang diciptakan-Nya dalam sebaik-baik kejadian. Manusia berkedudukan lebih tinggi daripada ciptaan Tuhan manapun di seluruh alam, malah lebih tinggi daripada alam itu sendiri. Tuhan telah memuliakan manusia. Oleh karena itu, manusia harus menjaga harkat dan martabatnya itu, dengan tidak bersikap menempatkan alam atau gejala alam lebih tinggi daripada dirinya sendiri (lewat mitologi alam atau gejalanya), atau menempatkan seseorang, atau diri sendiri, lebih tinggi daripada orang lain (lewat tirani atau mitologi terhadap sesama manusia). Mengenai manusia: Pada hakikatnya, manusia diciptakan sebagai makhluk kebaikan (fithrah), oleh karena itu masing-masing pribadi manusia harus berpandangan baik kepada sesamanya dan berbuat baik untuk sesamanya. Sebaliknya, sebagai ciptaan yang lebih rendah daripada manusia, alam ini disediakan oleh Tuhan bagi kepentingan manusia untuk kesejahteraan hidupnya, baik yang bersifat spiritual maupun yang bersifat material. Alam diciptakan Tuhan sebagai wujud yang baik dan nyata (tidak semu), dan dengan hukum-hukumnya yang tetap, baik yang berlaku dalam kesejahteraannya yang utuh maupun yang berlaku dalam bagiannya secara spesifik. Oleh karena itu, manusia harus mengamati alam raya ini dengan penuh apresiasi, baik dalam kaitannya dengan keseluruhannya yang utuh maupun dalam kaitannya dengan bagiannya yang tertentu, semuanya sebagai ''manifestasi'' Tuhan (perkataan Arab ''`alam'' memang bermakna asal ''manifestasi''), guna menghayati keagungan Tuhan Yang Maha Esa, sebagai dasar kesejahteraan spiritual.Dengan memperhatikan alam itu, terutama gejala spesifiknya, manusia dapat menemukan patokan dalam usaha memanfaatkannya (sebagai dasar kesejahteraan material, melalui ilmu pengetahuan dan teknologi). Dengan prinsip ini, manusia dapat mengemban tugas membangun dunia ini dan memeliharanya sesuai dengan hukum-hukumnya yang berlaku dalam keseluruhannya secara utuh (tidak hanya dalam bagiannya secara parsial semata), demi usaha mencapai kualitas hidup yang lebih tinggi. Di sinilah letak relevansi keimanan untuk wawasan lingkungan, atau environmentalism.Di atas segala-galanya, manusia juga harus senantiasa berusaha menjaga konsistensi dan keutuhan orientasi hidupnya yang luhur (menuju perkenan Tuhan Yang Maha Esa), dengan senantiasa memelihara hubungan dengan Tuhan, dan dengan perbuatan baik kepada sesama manusia. Perbuatan baik kepada sesama manusia yang dilakukan dengan konsisten, tujuan luhurnya adalah menuju rida-Nya, bukan semata-semata dengan mengikuti dan menjalankan segi-segi formal lahiriah ajaran agama, seperti ritus keagamaan. Simbolisme tanpa substansi adalah muspra, jika bukan kesesatan itu sendiri.Oleh karena itu, manusia harus bekerja sebaik-baiknya, sesuai bidang masing- masing, menggunakan setiap waktu lowong secara produktif dan senantiasa berusaha menanamkam kesadaran Ketuhanan dalam dirinya. Manusia dalam pandangan Tuhan tidak memperoleh apa-apa kecuali yang ia usahakan sendiri, tanpa menanggung kesalahan orang lain. Ini berarti manusia harus manyadari bahwa semua perbuatannya, baik dan buruk, besar dan kecil, akan dipertanggungjawabkan dalam Pengadilan Ilahi di Hari Kemudian, dan manusia akan menghadapi Hakim Maha Agung, mutlak sebagai pribadi-pribadi, sebagaimana ia juga adalah seorang pribadi ketika Tuhan menciptakannya pertama kali. Karena iman, manusia menjadi bebas dan memiliki dirinya sendiri secara utuh (tidak mengalami fragmentasi), sebab ia tidak tunduk kepada apapun selain kepada Sang Kebenaran (al-Haqq, yaitu Allah, Tuhan Yang Maha Esa). Ini dinyatakan dalam kegiatan ibadah yang hanya ditujukan kepada Tuhan semata, tidak sedikitpun kepada yang lain, karena sadar akan Ke-Maha-Agung-an Tuhan. Namun, dengan iman ini manusia juga hidup penuh tanggung jawab, karena sadar akan adanya Pengadilan Ilahi itu kelak. Ini secara amaliah dinyatakan dalam sikap memelihara hubungan yang sebaik-baiknya dengan sesama manusia berwujud persaudaraan, saling menghargai, tenggang-menenggang dan saling membantu, karena sadar akan makna penting usaha menyebarkan perdamaian (salam) antara sesamanya.Perbedaan antara sesama manusia harus didasari sebagai ketentuan Tuhan, karena Dia tidak menghendaki terjadinya susunan masyarakat yang monolitik. Pluralitas yang sehat justru diperlukan sebagai kerangka adanya kompetisi ke arah berbagai kebaikan, sehingga perbedaan yang sehat merupakan rahmat bagi manusia.Dan melandasi semua itu ialah keyakinan dan kesadaran bahwa Tuhan adalah Maha Hadir, menyertai dan bersama setiap individu di manapun ia berada, dan Maha Tahu akan segala perbuatan individu itu, serta tidak akan lengah sedikitpun untuk memperhitungkan amal-perbuatannya, biar sekecil apapun. Akhirnya, memang selalu ada kesenjangan antara yang normatif dan historis dalam sejarah perwujudan nilai-nilai Islam seperti di atas. Tetapi, inilah kurang lebih identifikasi sendi-sendi pokok pandangan hidup berdasarkan iman itu. Kesemua nilai tersebut berdasarkan Kitab Suci dan Sunnah Nabi, dan harus menjadi bagian dari sumber etis seorang Muslim dalam semua kegiatan. Yang normatif melandasi yang historis, yang historis akan memperlihatkan apakah yang normatif itu telah berjalan dalam masyarakat.Begitulah kenyataan ummat ini; mungkin banyak orang saleh diantara mereka, tapi semuanya seperti daun-daun yang berhamburan, tidak terhimpun dalam sebuah wadah yang bernama jama'ah. Mungkin banyak orang hebat diantara mereka, tapi kehebatan mereka hilang diterpa angin zaman. Mungkin banyak potensi yang tersimpan pada individu- individu diantara mereka, tapi semuanya berserakan di sana sini, tak terhimpun. Maka jama'ah adalah alat yang diberikan Islam bagi umatnya untuk menghimpun daun-daun yang berhamburan itu; supaya kekuatan setiap satu orang saleh, atau orang hebat, atau satu potensi, bertemu padu dengan kekuatan saudaranya yang lain, yang sama salehnya, yang sama hebatnya, yang sama potensialnya. Jama'ah juga merupakan cara yang paling tepat untuk menyederhanakan perbedaan-perbedaan pada individu. Di dalam satu jama'ah, individu- individu yang memiliki kemiripan disatukan dalam sebuah simpul. Maka meskipun ada banyak jama'ah, itu tetap jauh lebih baik daripada tidak ada sama sekali. Sebab jauh lebih mudah memetakan orang banyak melalui pengelompokan atau simpul-simpulnya, ketimbang harus memetakan mereka sebagai individu. Jalan panjang menuju kebangkitan kembali ummat ini, harus dimulai dari menghimpun daun-daun yang berhamburan itu, merajut kembali jalinan cinta diantara mereka, menyatukan potensi dan kekuatan mereka, kemudian `meledakkannya' pada momentum sejarahnya, menjadi pohon peradaban yang teduh, yang menaungi kemanusiaan. Tapi itulah masalahnya. Ternyata itu bukan pekerjaan yang mudah. Ternyata cinta tidak mudah ditumbuhkan diantara mereka. Ternyata orang saleh tidak mudah disatukan. Ternyata orang hebat tidak selalu bersedia menyatu dengan orang hebat yang lain. Mungkin itu sebabnya, ada ungkapan di kalangan gangster mafia; seorang prajurit yang bodoh, kadang-kadang lebih berguna dari pada dua orang jenderal yang hebat. Tapi tidak ada jalan lain; nabi umat ini tidak akan pernah memaafkan setiap orang diantara kita untuk meninggalkan jama'ah semata-mata karena ia tidak menemukan kecocokan bersama orang lain dalam jama'ahnya. Sebab, kekeruhan jama'ah, kata Imam Ali Bin Abi Thalib Ra, jauh lebih baik daripada kejernihan individu. Dari Individu ke Jama'ah Orang-orang saleh diantara kita harus menyadari, bahwa tidak banyak yang dapat ia berikan atau sumbangkan untuk Islam kecuali kalau ia bekerja di dalam dan melalui jama'ah. Mereka tidak dapat menolak fakta bahwa tidak ada orang yang dapat mempertahankan hidupnya tanpa bantuan orang lain, bahwa tidak pernah ada orang yang dapat melakukan segalanya atau menjadi segalanya, bahwa kecerdasan individual tidak pernah dapat mengalahkan kecerdasan kolektif. Bekerja di dalam dan melalui jama'ah tidak hanya terkait dengan fitrah sosial kita, tapi terutama terkait dengan kebutuhan kita untuk menjadi lebih efisien, efektif dan produktif. Ada juga alasan lain. Kita hidup dalam sebuah zaman yang oleh ahli- ahlinya dicirikan sebagai masyarakat jaringan, masyarakat organisasi. Semua aktivitas manusia dilakukan di dalam dan melalui organisasi; pemerintahan, politik, militer, bisnis, kegiatan sosial kemanusiaan, rumah tangga, hiburan dan lainnya. Itu merupakan kata kunci yang menjelaskan, mengapa masyarakat moderen menjadi sangat efektif dan efisien serta produktif. Masyarakat modern bekerja dengan kesadaran bahwa keterbatasan- keterbatasan yang ada pada setiap individu sesungguhnya dapat dihilangkan dengan mengisi keterbatasan mereka itu dengan kekuatan- kekuatan yang ada pada individu-individu yang lain. Jadi kebutuhan setiap individu Muslim untuk bekerja, atau beramal Islami di dalam dan melalui jama'ah, bukan saja lahir dari kebutuhan untuk meningkatkan efektivitas, efesiensi dan produktivitasnya, tapi juga lahir dari kebutuhan untuk bekerja dan beramal Islami pada level yang setara dengan tantangan zaman kita. Musuh-musuh kita mengelola dan mengorganisasi pekerjaan-pekerjaan mereka dengan rapi, sementara kita bekerja sendiri-sendiri, tanpa organisasi, dan kalau ada, biasanya tanpa manajemen. Pilihan untuk bekerja dan beramal Islami di dalam dan melalui jama'ah hanya lahir dari kesadaran mendalam seperti ini. Tapi kesadaran ini saja tidak cukup. Ada persyaratan psikologis lain yang harus kita miliki untuk dapat bekerja lebih efektif, efisien dan produktif dalam kehidupan berjama'ah. Pertama, kesadaran bahwa kita hanyalah bagian dari fungsi pencapaian tujuan. Jama'ah didirikan untuk mencapai tujuan-tujuan besar. Untuk jama'ah bekerja dengan sebuah perencanaan dan strategi yang komprehensif dan integral. Di dalam strategi besar itu, individu harus ditempatkan sebagai bagian dari keseluruhan elemen yang diperlukan untuk mencapainya. Jadi sehebat apa pun seorang individu, bahkan sebesar apa pun kontribusinya, dia tidak boleh merasa lebih besar daripada strategi dimana ia merupakan salah satu bagiannya. Begitu ada individu yang merasa lebih besar dari strategi jama'ah, maka strategi itu akan berantakan. Untuk itu setiap indvidu harus memiliki kerendahan hati yang tulus. Kedua, semangat memberi yang mengalahkan semangat menerima. Dalam kehidupan berjama'ah terjadi proses memberi dan menerima. Tapi jika pada sebagian besar proses kita selalu berada pada posisi menerima, maka secara perlahan kita `mengkonsumsi' kebaikan-kebaikan orang lain hingga habis. Itu tidak akan pernah mampu melanggengkan hubungan individu dalam sebuah jama'ah. Betapa bijak nasihat KH Ahmad Dahlan kepada warga Muhammadiyah; "Hidup-hidupkanlah Muhammadiyah, dan jangan mencari hidup dalam Muhammadiyah". Ketiga, kesiapan untuk menjadi tentara yang kreatif. Pusat stabilitas dalam jama'ah adalah kepemimpinan yang kuat. Tapi seorang pemimpin hanya akan menjadi efektif apabila ia memiliki prajurit-prajurit yang taat dan setia. Ketaatan dan kesetiaan adalah inti keprajuritan. Begitu kita bergabung dalam sebuah jama'ah, kita harus bersiap untuk menjadi taat dan setia. Tapi ruang lingkup amal Islami yang sangat luas membutuhkan manusia-manusia kreatif. Dan kreativitas tidak bertentangan dengan ketaatan dan kesetiaan. Jadi kita harus menggabungkan antara ketaatan dan kreativitas; ketaatan lahir dari kedisiplinan dan komitmen, sementara kreativitas lahir dari kecerdasan dan kelincahan. Dan itu merupakan perpaduan yang indah. Keempat, berorientasi pada karya, bukan pada posisi. Jebakan terbesar yang dapat menjerumuskan kita dalam kehidupan berjama'ah adalah posisi struktural. Jama'ah hanyalah wadah bagi kita untuk beramal. Maka kita harus selalu berorientasi pada amal dan karya yang menjadi tujuan utama kita berjama'ah, dan memandang posisi structural sebagai perkara sampingan saja. Dengan begitu kita akan selalu bekerja dan berkarya ada atau tanpa posisi struktural. Kelima, bekerjasama walaupun berbeda. Perbedaan adalah tabiat kehidupan yang tidak dapat dimatikan oleh jama'ah. Maka adalah salah jika berharap untuk hidup dalam sebuah jama'ah yang bebas dari perbedaan. Yang harus kita tumbuhkan adalah kemampuan jiwa dan kelapangan dada untuk tetap bekerjasama di tengah berbagai perbedaan. Perbedaan tidaklah sama dengan perpecahan, dan karena itu kita tetap dapat bersatu walaupun kita berbeda. Jama'ah yang Efektif Mungkin jauh lebih realistis untuk mencari jama'ah yang efektif ketimbang mencari jama'ah yang ideal. Kita adalah ummat yang sakit. Setiap kita mewarisi kadar tertentu dari penyakit tersebut. Jika orang-orang sakit itu saling bertemu dalam sebuah jama'ah, pada dasarnya jama'ah itu juga merupakan jama'ah yang sakit. Itulah faktanya. Tapi tugas kita menyalakan lilin, bukan mencela kegelapan. Jama'ah yang efektif adalah jama'ah yang dapat mengeksekusi atau merealisasikan rencana-rencananya. Kemampuan eksekusi itu lahir dari integrasi antara berbagai elemen; ada sasaran dan target yang jelas, strategi yang tepat, sarana pendukung yang memadai, pelaku yang bekerja dengan penuh semangat, lingkungan strategi yang kondusif. Jama'ah yang didirikan untuk kepentingan menegakkan syariat Allah Swt di muka bumi, akan menjadi efektif apabila ia memiliki syarat-syarat berikut ini; Pertama, ikatannya aqidah, bukan kepentingan. Orang-orang yang bergabung dalam jama'ah itu disatukan oleh ikatan aqidah, dipersaudarakan oleh iman, dan bekerja untuk kepentingan Islam. Mereka tidak disatukan oleh kepentingan duniawi yang biasanya lahir dari dua kekuatan syahwat; keserakahan (hubbud dunya) dan ketakutan (karahiatul maut). Kedua, jama'ah itu sarana, bukan tujuan. Jama'ah itu tetap diposisikan sebagai sarana, bukan tujuan. Sehingga tidak ada alasan untuk memupuk dan memelihara fanatisme sekadar untuk menunjukkan kesetiaan pada grup. Hilangnya fanatisme juga memungkinkan jama'ah- jama'ah itu saling bekerja sama diantara mereka, membangun jaringan yang kuat, dan tidak terjebak dalam pertarungan yang saling mematikan. Ketiga, sistem, bukan tokoh. Jama'ah itu akan menjadi efektif jika orang-orang yang ada di dalamnya bekerja dengan sebuah sistem yang jelas, bukan bekerja dengan seseorang yang berfungsi sebagai sistem. Pemimpin dan prajurit hanyalah bagian dari strategi, sistem adalah sesuatu yang terpisah. Dengan cara ini kita mencegah munculnya diktatorisme dimana selera sang Pemimpin menjelma menjadi sistem. Keempat, penumbuhan, bukan pemanfaatan. Sebuah jama'ah akan menjadi efektif jika ia memandang dan menempatkan orang-orang yang bergabung ke dalamnya sebagai pelaku-pelaku, yang karenanya perlu ditumbuh- kembangkan secara terus menerus, untuk fungsi pencapaian tujuan jama'ah itu. Jama'ah itu akan menempatkan dirinya sebagai fasilitator bagi perkembangan kreativitas individunya, dan tidak memandang mereka sebagai pembantu-pembantu yang harus dipaksa bekerja keras, atau sapi- sapi yang dungu yang harus diperah setiap saat. Kelima, mengelola perbedaan, bukan mematikannya. Jama'ah yang efektif selalu mampu mengubah keragaman menjadi sumber kreativitas kolektifnya. Dan itu dilakukan melalui mekanisme syuro yang dapat memfasilitasi setiap perbedaan untuk diubah menjadi konsensusK02 PEP Ang XI( dikutip dari berbabagai Sumber yang relevan )UKUWAH yang Islamiah dan AMANAHDalam bahasa arab, ada kalimat "ukhuwah."(Persaudaraan), ada alimat "ikhwah"(saudara seketurunan) dan "ikhwan" (saudara bukan seketurunan). Dalam Al- quran kata "akhu"(saudara) digunakan untuk menyebut saudara kandung atau seketurunan(Q/4:23), saudara sebangsa (Q/7:65) saudara semasyarakat walau berselisih faham(Q/38:23) dan saudara seiman(Q49:10). Quran bukan hanya menyebut persaudaraan kemanusiaan (ukhuwah insaniyyah) tetapi bahkan menyebut binatang dan burung sebagai umat seperti manusia (Q/6:38). sebagai saudara semakhluk (ukhuwah makhluqiyah) Istilah "ukhuwah islamiyah." bukan bermakna persaudaraan antara orang-orang Islam, tetapi persaudaraan yang didasarkan pada ajaran Islam atau persaudaraan yang bersifat islami. Oleh karena itu cakupannya "ukhuwah Islamiyyah"bukan hanya menyangkut sesama orang Islam namun juga menyangkut dengan non Muslim bahkan makhluk yang lainnya. Misalnya, seorang pemiliki kuda, tidak boleh membebani kudanya dengan beban yang melampaui batas kewajaran. Ajaran ini termasuk ajaran ukhuwwah Islamiyyah. bagaimana seorang muslim bergaul dengan kuda miliknya. Dari ayat-ayat tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa Quran dan Hadist sekurang-kurangnya memperkenalkan empat macam ukhuwah yaitu: 1.Khuwah'ubudiyyah:Persaudaraan karena sesama makhluk yang tunduk kepada Allah SWT. 2.Ukhuwah Insaniyyah atau basyariyyah: Persaudaraan karena sama-sama manusia secara keseluruhan. 3.Ukhuwah wathaniyyah wa an nasab: Persaudaraan karena keterikatan keturuanan dan kebangsaan. 4.Ukhuwah diniyyah, persaudaraan karena seagama. Bagaimana ukhuwah berlangsaung, tak lepas dari faktor penunjang. Faktor penunjang signifikan membentuk persaudaraan adalah persamaan. Semakin banyak persamaan, baik persamaan rasa maupun persamaan cita-cita maka semakin kokoh ukhuwahnya. Ukhuwa biasanya melahirkan aksi solidaritas. Contohnya diantara kelompok masyarakat yang sedang berselisih, segera terjalin persaudaraan ketika semuanya menjadi korban banjir, karena banjir menyatukan perasaan, yakni sama- sama merasa menderita. Kesamaan perasaan itu kemudian memunculkan kesadaran untuk saling membantu. Petunjuk Al-Quran Tentang Ukhuwah : 1. Tetaplah berkompetisi secara sehat dalam melakukan kebajikan, meski merekaberbeda agama, ideologi, status: "fastaqul khairat."(Q/5:48). Jangan berfikirmenjadi manusia dalam kesaragaman, memaksa orang lain untuk berpendirian sepertikita. Misalnya, Allah SWT menciptakan kita perbedaan sebagai rahmat, untuk menguji mereka siapa diantara mereka yang memberikan kontribusi terbesar dalam kebajikan 2. Memelihara amanah (tanggung jawab)sebagai khalifah Allah dimuka bumi, dimana manusia dibebani keharusan menegakkan kebenaran dan keadilan (Q/38:26). Sertamemelihara keseimbangan lingkungan alam (Q/112:4). 3. Kuat pendirian tetapi menghargai pendirian orang lain "lakum dinukum wliyadin." (Q/112:4). Tidak perlu bertengkar dengan asumsi bahwa kebenaran akan terbuka nanti dihadapan Allah SWT(Q/42:15). 4. Meski berbeda ideologi dan pandangan tetapi harus berusaha mencari titik temu, "kalimatin sawa" tidak bermusuhan seraya mengakui eksistensi masing-masingQ/3:64). 5. Tidak mengapa bekerjasama dengan pihak yang berbeda pendirian dalam halkemaslahatan umum, atas dasar saling menghargai eksistensi, berkeadilan, dantidak saling menimbulkan kerugian.(Q/60:8) Dalam hal kebutuhan pokok (mengatasi kelaparana, bencana alam, wabah penyakit). Solidaritas sosial dilaksanakan tanpamemandang agama, etnis dan identitas lainnya (Q/2:272). 6. Tidak memandang rendah kelompok lain, tidak pula meledek atau membenci mereka (Q/49:11) 7. Jika ada perselisihan diantara kaum beriman, maka islahnya haruslah merujuk kepada petunjuk al-Quran dan Sunah Nabi SAW. (Q/4:59) Al-Quran menyebut bahwa pada hakekatnya seorang mukin itu bersaudara seperti saudara sekandung, "innamal mu'minuna ikhwah." (Q/49/10). Hadist nabi bahwa memisalkan hubungan antara mukmin itu bagaikan hubungan anggota badan dalam satu tubuh dimana jika satu anggota tubuh sakit, maka seluruh anggota tubuhnya yang lain juga merasa sakit. Nabi juga mengingatkan bahwa hendaknya diantara sesama manusia tidak mengembangkan fikiran negatif (buruk sangka), tidak mencari-cari kesalahan orang lain, tidak saling mendengki, tidak saling membenci, tidak saling membelakangi tetapi kembangkanlah persaudaraan (HR Abu Hurairah). Meskipun demikian persaudaraan dan solidaritasnya harus berpijak pada kebenaran, bukan mentang-mentang saudara lalu buta terhadap masalah. al-Quran mengingatkan kepada orang mukmin agar tidak tergoda untuk melakukan perbuatan melampaui batas ketika orang lain melakukan hal yang sama kepada mereka. Sesama mukmin diperintahkan bekerjasama dalam hal kebajikan dan taqwa serta dilarang bekerjasama dalam membela perbuatan dosa dan permusuhan. "Ta'awanu 'alal birri wat taqwa wala ta'awanu 'alal istmi wal 'udwan." (Q5:2) Setiap orang itu -walaupun tidak disadarinya- pada hakikatnya adalah pemimpin, terlepas dari besar kecilnya jumlah orang dalam kelompok yang dipimpinnya. Meskipun hanya satu orang saja jumlah pengikutnya, dia sudah dapat dikatakan sebagai seorang pemimpin. Bahkan manusia seorang diri pun harus memimpin dirinya sendiri untuk mengarahkan hidupnya. Ketidak menyadari akan hal inilah yang merupakan salah satu sebab mengapa sebagian orang tidak peduli untuk mengembangkan ilmu kepemimpinannya, atau menjadikan dirinya enggan untuk menggali lebih dalam lagi potensi kepemimpinan yang ada pada dirinya. Padahal semua orang adalah pemimipin semua orang sama dimata Allah SWT. Allah SWT berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 30 : 'Dan tatkala Tuhanmu berfirman kepada para malaikat : 'Aku hendak jadikan khalifah di muka bumi...' . Sisi lain yang erat kaitannya dengan kepemimpinan ini -namun banyak diabaikan sebagian orang- adalah 'pengaruh'. Ketika orang lain memberikan sebuah nasihat atau sebuah cerita, kita akan mengingatnya, dan itu sesungguhnya adalah yang disebut sebagai pengaruh. Begitu juga sebaliknya, anda pun memberi pengaruh kepada orang lain, melalui perkataan atau perbuatan atau bahkan juga tindakan. Sesuatu yang sekalipun itu merupakan hal kecil yang remeh dan sepele, jika mempengaruhi anda, baik dalam sikap atau gaya hidup atau cara pandang atau bahkan sampai mengubah jalan hidup anda, maka itulah yang disebut sebagai pengaruh. Terlepas apakah diri anda mempunyai kedudukan resmi sebagai seorang pemimpin formal atau tidak, perlu disadari bahwa setiap kata yang terucap, setiap langkah dan sikap yang dibuat, akan menimbulkan pengaruh kepada orang lain yang berada disekitar anda. Sekiranya anda menyadari tentang semua hal tersebut diatas, maka segala perkataan atau perbuatan yang anda buat itu akan menggerakkan segala potensi yang ada pada diri anda, dan itu tanpa anda sadari akan menempatkan diri anda menjadi seorang 'pemimpin' bagi lingkungan anda. Namun bisa juga terjadi hal yang sebaliknya, justru lingkungan disekitar diri anda yang akan membuat anda menjadi seorang 'pengikut'. Disadari ataupun tak disadari, orang yang tidak memiliki 'prinsip' akan sangat mudah sekali terpengaruh, selanjutnya hampir dapat dipastikan akan menjadi orang itu sebagai seorang 'pengikut' di lingkungannya. Anda akan terus menjadi pengikut, tidak peduli apakah prinsip yang mempengaruhi diri anda itu adalah prinsip yang benar atau yang salah.Setiap hari disepanjang kehidupan anda, tak dapat dihindari, anda terus berjalan ditengah padang rumput yang dipenuhi oleh ranjau-ranjau yang berbahaya, yaitu ranjau-ranjau 'pengaruh' yang akan mempengaruhi pikiran atau cara pandang atau bahkan jalan hidup anda. Tidak peduli pengaruh itu berdasarkan suatu prinsip yang benar atau prinsip yang salah -terlepas dari seberapun jumlah orang yang berhasil dipengaruhi oleh tebaran ranjau-ranjau pengaruh itu- tetap saja seiring dengan berjalannya waktu, pengaruh itu akan mampu menghimpun sejumlah pengikut. Stalin atau Lenin atau Mao misalnya, terbukti berhasil menghimpun ratusan juta pengikut. Prinsip yang benar menurut kebenaran Allah SWT sajalah yang akan menyelamatkan diri anda dari kenistaan dan kehancuran. Dan dengan 'prinsip yang benar' itulah yang akan menjadikan diri anda sebagaiseorang pemimpin yang 'sejati'. Nabi Muhammad SAW bersabda : 'Hendaklah kamu berpegang kepada kebenaran, karena sesungguhnya kebenaran itu memimpin kepada kebaktian, dan kebaktian itu, membawa ke surga (kebahagiaan); hendaklah tetap seseorang itu bersifat benar dan memilih kebenaran hingga dia tertulis di sisi Allah sebagai orang yang sangat benar; hendaklah kamu jauhi kedustaan, karena sesungguhnya kedustaan itu memimpin pada kedurhakaan, dan kedurhakaan membawa ke neraka (kehancuran); janganlah seseorang tetap berdusta dan memilih kedustaan hingga tertulis di sisi Allah sebagai pendusta'. Disekitar kita, banyak sekali contoh-contoh tipe pemimpin dengan tipikal dan gaya serta prinsipnya masing-masing, yang berbeda satu dengan yang lainnya. Ada pemimpin yang sangat menonjol prestasi kerja dan integritasnya, namun karena kaku dan kurang ramah maka ia sangat tidak dicintai oleh lingkungannya. Sebaliknya ada juga pemimpin yang sesungguhnya kurang menonjol prestasi kerja dan integritasnya, namun karena pandai bergaul dan ramah tamah maka ia sangat dicintai oleh lingkungannya. Terkadang suatu pengaruh yang berasal dari rangkaian kata-kata yang indah dan mempesona, semangat, kebesaran, kultus individu, bisa membius kemudian akan membutakan hati nurani dan mata hati dari kebenaran. Dan manusia lainnya yang terpengaruh oleh prinsip yang terlihat indah namun sesungguhnya salah itu pun dapat ikut pula terseret ke jurang kehancuran. Jika pengaruh itu telah melekat kuat mempengaruhinya sehingga menciptakan suatu dogma keyakinan, maka bisajadi sampai ajal menjemput tak akan pernah disadarinya bahwa prinsipnya yang terlihat indah dan terasa benar itu sesungguhnya adalah suatu prinsip yang salah menurut kebenaran Allah SWT. Allah SWT berfirman pada surat Al-Ahzab ayat 21 : 'Sungguh, pada diri Rasulullah, kamu dapatkan suri tauladan yang indah bagi orang yang mengharapkan (rahmat Allah) dan (keselamatan) hariterakhir, serta banyak mengingat Allah'. Keberhasilan seorang pemimpin kadangkala hanya dilihat sebatas dari seberapa besar jumlah pengikut yang berhasil dihimpunnya dan seberapa jauh tingkat pengaruhnya pada pengikutnya itu. Namun sebagian orang melupakan faktor yang sesungguhnya 'sangat penting' untuk menilai tingkat keberhasilan seorang pemimpin, yaitu seberapa lama 'rentang waktu' pengaruhnya dan seberapa kuat 'tingkat pengaruhnya' dalam jangka rentang waktu yang lama itu. Terlalu banyak untuk disebutkan satu-persatu para pemimpin yang dianggap populer dan berhasil serta dianggap sebagai pemimpin besar bahkan dianggap lingkup pengaruhnya itu telah mendunia. Namun sesungguh-sungguhnya, pengaruh kepemimpinannya itu sesungguhnya hanyalah terhitung dalam rentang waktu yang relatif pendek saja. Setelah rentang waktunya itu hanyalah tinggal sebagai sebuah kenangan dalam catatan yang ditulis dalam buku sejarah saja dan boleh dikatakan pengaruhnya telah hampir hilang tak berbekas. Siapakah pemimpin yang sesungguhnya adalah pemimpin sejati dan yang besar dan yang abadi itu ?. Para pemimpin yang benar-benar pemimpin sejati dan yang merupakan pemimpin besar dan yang pemimpin abadi itu hanyalah mereka yang diturunkan dan ditugaskan oleh Tuhan sebagai pemimpin umat manusia.Mereka itu adalah Nabi Muhammad SAW, Ibrahim as,Isa as, Musa as, Daud as. Mereka itulah para pemimpin besar yang sejati dan abadi. Sekalipun beliau-beliau itu sudah tiada di dunia yang fana ini, namun pengaruhnya sampai detik ini masih begitu kuat bahkan akan semakin menguat, tak akan lekang oleh zaman sampai kiamat datang menjelang.Allah SWT berfirman dalam surat Al-An'aam ayat 132 : 'Dan masing-masing orang beroleh derajat, sesuai dengan apa yang dikerjakannya. Dan Tuhanmu tiada lalai akan apa yang mereka lakukan'. Tak dapat disangkal, pemimpin sejati yang paling terbesar diantara semua yang terbesar itu adalah Nabi Muhammad SAW. Seorang penulis barat, Michael Hart, penulis buku 'Seratus Tokoh Paling Berpengaruh dalam Sejarah' menilai bahwa Nabi Muhammad SAW bukanlah semata hanya pemimpin agama saja tetapi juga pemimpin duniawi, pengaruh kepemimpinan politiknya selalu berada dalam posisi terdepan sepanjang waktu, suatu kombinasi yang tak terbandingkan antara segi agama dan segi dunia melekat pada pengaruh diri Nabi Muhammad SAW, dialah manusia yang paling berpengaruh dalam sejarah manusia.Anda bisa mencintai orang lain tanpa memimpin mereka, tetapi anda tidak bisa memimpin orang lain tanpa mencintai mereka. Seorang pemimpin tidak bisa hanya menunjukkan prestasi kerjanya saja, namun juga harus mampu berhubungan secara baik dengan orang lain, dan itu tak dapat dilakukannya dengan baik jika hanya menerapkan cara dan teknik yang sekarang ini banyak diajarkan. Al An’aam - Ayat 66:6. Apakah mereka tidak memperhatikan berapa banyak generasi yang telah Kami binasakan sebelum mereka, padahal (generasiitu) telah Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi, yaitu keteguhan yang belum pernah Kami berikan kepadamu , dan Kami curahkan hujan yang lebat atas mereka dan Kami jadikan sungai-sungai mengalir di bawah mereka , kemudian . Kami binasakan mereka karena dosa mereka sendiri, dan Kami ciptakan sesudah mereka generasi yang lain.Al Jin - Ayat 672:6. Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-lakidi antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan. Banyak lagi ayat-ayat yang menekankan dengan berulang kali , bahwa bumi telah dihidupkan kembali (berulang-kali) dari matinya . Dimana matinya itu di sebabkan karena tidak di berikannya air / hujan kepada para pendahulu generasi manusia anak-cucu Adam AS , yang baru berumur 7000 tahun.Apapun yang dikatakan dalam kitab-kitab suci , ilmu pengetahuan ataupun teknologi dapat membuktikan bahwa ada sisa-sisa “manusia” yang telah berumur jutaan tahun . Bahkan teori Darwin-pun mengalami kesulitan dalam menghubungkan manusia purba dengan manusia masa kini (The missing-linktheorema).KESIMPULAN• Jelaslah disini bahwa Adam AS bukanlah merupakan hasil evolusi ataupun “keturunanmonyet” , seperti dikatakan Darwin • Tidak ada yang bertentangan antara ilmu pengetahuan dan concept ke-agama-an . Dan apa yang ditulis dalam kitab suci adalah sebenar-benarnya kenyataan dalam angka-angka yang akurat dan pasti. • Pada saat manusia akan diciptakan Allah SWT untuk menjadi kalifah dibumi,bagaimana para Malaikat mungkin mengetahui bahwa manusia hanya akan membuat kerusakan diatas bumi . Sedangkan Malaikat hanya mengetahui apa-apa yangdiberitahukan Allah SWT kepada mereka . Tentunya karena memang mereka pernah mengetahui adanya “manusia” dibumi sebelum Adam AS diciptakan .• Oleh sebab itu Allah SWT selalu menyatakan bahwa : “Manusia (anak-cucuAdam AS ) diciptakan dalam kesempurnaan-nya” . Dalam Injil dikatakan bahwa “Man was created upon the image of God).. Serta banyak kalimat pada Taurat (Perjanjian Lama) yang membedakan antara “anak manusia” dan “anak Allah” , “adanya manusia-manusia yang besar pada saat itu” , bagaimana takutnya anak-anak Adam yang keluar dari surga dengan adanya ancaman / gangguan diluar.Semoga tulisan yang kami ambil dari berbagai sumber ini dapat penjadikan pencerahan kita semua, terutama bagi mereka yang masih meragukan Islam. sertapimpinan negeri tercinta ini, semoga Allah dapat segera membebaskan negei kita tercnta ini dari bencana yang silih berganti. Bercerminlah pada hati nurani anda masing-maing, asahlah dengan kepekaan batinagar hati kita ini semakin tajam menangkap setiap isyarat yang diberikan AllahSWT. Semoga, dan semoga kita secepatnya bertaobat, sebelum nafas kita hinggap dialam yang lebih kekal dan abadi.Sudah amanahkah kita setiap melakukan suatu pekerjaan ?. Keberanian adalah kuncikeberhasilan untuk meraih tujuan. Dalam meraih tujuan dahulukan caranya untukmeraih, tetapi jangan terpikir akan hasilnya.Karena hasil akan paralel dengan caradan usaha kita untuk meraihnya.Wassalam, wr wbKoko alumni PPS UHAMKA angkatan XI&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3716509385440836716-4158993602679515605?l=k03ntari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://k03ntari.blogspot.com/feeds/4158993602679515605/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3716509385440836716&amp;postID=4158993602679515605' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3716509385440836716/posts/default/4158993602679515605'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3716509385440836716/posts/default/4158993602679515605'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://k03ntari.blogspot.com/2008/03/tujuan-hidp-manusia.html' title='TUJUAN HIDUP MANUSIA'/><author><name>Koko bk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03073814322424202624</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3716509385440836716.post-5813857955050187259</id><published>2008-03-04T14:49:00.000-08:00</published><updated>2008-03-04T14:52:24.558-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='diklat'/><title type='text'>ABE DKI</title><content type='html'>PROGRAM SERTIVIKASI DAN PELATIHAN KOMPETENSI KEAHLIAN TENAGA TEKNIK ( TEKNISI ) ELEKTROTEKNIKA DAN MEKATRONIKA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I. PENDAHULUAN.&lt;br /&gt;Bidang usaha elektroteknika, adalah salah satu bidang teknologi yang utama menjadi subyek persaingan global – dan banyak negara maju memposisikan industri dan teknologi elektroteknika sebagai salah satu sektor kunci bagi perkembangan perekonomiannya. Bagi Indonesia, tantangan terhadap persaingan global di bidang industri dan teknologi elektroteknika, akan terasa menjadi berat terutama dengan akan dilaksanakannya globalisasi ( skema AFTA ) pada tahun 2003 yang akan datang . Tantangan yang akan terjadi, antara lain berupa masuknya produk-produk teknologi elektroteknika maupun tenaga-tenaga trampil dibidang elektroteknika kenegara kita, yang tidak dapat dibendung lagi baik untuk bidang produksi maupun dalam bidang perdagangan dan pelayanan purna jual.Menghadapi tantangan ini, Asosiasi Barang dan Jasa Elektronika ( ABE ) turut mengambil posisi dengan beberapa langkah antara lain :a. Partisipasi pada program sertifikasi perusahaan pemasok barang dan jasa instansi Pemerintah 9 per Kepres 18/2000), terutama untuk memberikan kemampuan teknis bagi asosiasi untuk menghadapi persaingan global dengan pengembangan praktik-praktik bisnis yang sehat.b. Melaksanakan sertifikasi kompetensi tenaga ahli teknik elektroteknika dan mekatronika serta kegiatan-kegiatan pelatihan yang mendukung. Kompetensi tersebut mengacu pada kebijakan Direktorat Dikmenjur serta kompetensi dasar keahlian pada dunia Industri dan Usaha. Sehingga sertivikat yang dihasilkan mampu di pergunakan sebagai surat berharga pada jenjang tertentu pada dunia Industri dan Usaha. Program ini terutama bertujuan untk dapat membangun sumber daya manusia bidang elektroteknika ( baik untuk pemasok dalam negri maupun untuk mempersiapkan tenaga-tenaga siap bersaing di luar negeri ).Asosiasi Barang dan Jasa Elektronika ( ABE ) memberikan perhatian yang sungguh-sungguh pada pengembangan sumber daya manusia di bidang elektroteknika, dan untuk ini berupaya mengembangkan jalur pendidikan dan pelatihan yang mengarah pada kompetensi dengan mengutamakan kemampuannya dalam penguasaan aplikasi-aplikasi sitem elektroteknika di dunia Industri dan Usaha.Dengan berkembangnnya sumber daya elektroteknika ( dari alpis teknologi perbaikan/ perawatan sampai ke teknologi perancangan dan aplikasi), diharapkan akan segera dimiliki basis kekuatan nasional untuk dapat kreatif dan produktif dalam bidang ini.II. ORGANISASI DAN SISTEM MUTU.Kegiatan Sertifikasi Kompetensi Tenaga Teknik elektroteknika dan mekatronika pada Asosiasi Barang dan Jasa Elektronika ( ABE ) dilaksanakan oleh Badan Sertifikasi Kompetensi Tenaga Ahli Teknik Elektroteknika dan Mekatronika ( BASTEM ). Badan ini dibentuk ABE yang mandiri dan bekerjasama secara professional dengan mengacu pada system mutu berdasarkan Pedoman Badan Standarisasi Nasional No 14 – 1994 tentang Kriteria Mutu Lembaga Sertifikasi yang melakukan sertifikasi personil ( adopsi dari EN 45015, 1989 ). Sedangkan anggotanya adalah para praktisi dan teknisi yang di dukung oleh beberapa Perusahaan nasional yang bergerak di bidang Elektroteknika seperi Nasional Gobel, Philips, Sanken dan industri jasa lainya yang berkompeten di bidangnya. III. JENIS DAN MUTUKompetensi keahlian tenaga ahli teknik elektronika dan mekatronika disusun berdasarkan :a. Tingkat dan jenis penguasaan teknologi di bidang elektronika dan mekatronika;b. Kesesuaian terhadap jenis keahlian yang dapat dipergunakan untuk dapat bekerja secara mandiri.Berdasarkan tingkat penguasaan teknologi dan kesesuian untuk dapat bekerja secara mandiri, maka jenis-jenis kompetensi disusun secara berjenjang dan terdiri dari :A. Kompetensi Keahlian Tingkat I :Yaitu kompetensi keahlian tenaga ahli teknik dasar yang bersifat umum, dimana tenaga teknik yang dimaksud mengusai dasar-dasar teknik listrik dan elektronika secara baik dan menguasai bidang-bidang aplikasi secara matang yang dapat dipertanggung jawabkan kemampuannnya dilapangan kerja.B. Kompetensi Keahlian Tingkat II :Adalah pengembangan keahlian tenaga ahli teknik yang telah memenuhi kompetensi pada keahlian umum, dengan bidang-bidang spesialisasi tertentu.C. Kompetensi Keahlian Tingkat III :Kompetensi keahlian Tingkat III adalah pengembangan keahlian dari tingkat I dan II dengan penguasaan teori dan perancangan aplikasi system elektronika. Kompetensi keahlian ini berorientasi pada pengembangan spesialisasi di bidang aplikasi-aplikasi tertentu. (Kompetensi ini sebagaian besar di adopsi dan dikembangkan dari adanya kerjasama dengan Pusat Antar Universitas Mikroelektronika/PAU ITB).IV KELAS/GOLONGAN KOMPETENSIUntuk setiap tingkatan keahlian tersebut di atas masih dibagi menjadi beberapa golongan (kelas) kompetensi keahlian, masing-masing adalah :a. Teknisi Elektronika/mekatronika Tingkat Juniorb. Teknis Elektronika/mekatronika Tingkat Madyac. Teknis Elektronika/mekatronika Tingkat Seniord. Teknis Elektronika/mekatronika Tingkat Supervisor.Pembagian kelas/golongan ini ditentukan berdasr pengalaman kerja.Bagan Tingkat KompetensiNo Tingkat KompetensiKeahlian Kelas Kompetensi1 Kompetensi Keahlian Tingkat I(Umum) 1. Teknisi Junior2. Teknisi Madya3. Teknisi Senior4. Teknisi Supervisor2 Kompetensi Keahlian Tingkat II(Spesialis) 1. Teknisi Junior2. Teknisi Madya3. Teknisi Senior4. Teknisi Supervisor3 Kompetensi Keahlian Tingkat III (Perancang Sistem) 1. Teknisi Junior2. Teknisi Madya3. Teknisi Senior4. Teknisi SupervisorV PERSYARATAN KOMPETENSI1) Persyaratan UmumTenaga ahli teknik (teknis) elektronika dan mekatronika, untuk dapat memperoleh Sertifikat dan kompetensi dan untuk tetap mempunyai hak mempergunakannya, wajib memenuhi persyaratan dan kewajiban, antara lain :a. Telah memenuhi persyaratan keahlian sesuai dengan tingkatannya dan dinyatakan lulus dalan uji kompetensi yang dilaksanakan oleh Badan Sertifikasi Keahlian Tenaga Ahli Teknik Elektronika dan Mekatronika ABE.b. Melaksanakan pekerjaan yang berkaitan dengan bidang sertifikasi secara terus menerus, dan apabila selama 3 (tiga) tahun berturut-turut tidak bekerja dibdangnya, maka Sertifikasi Kompetensi yang diberikan dianggap gugur dengan sendirinya. Denan demikian pemegang sertifikat juga diwajibkan untuk melapor perkembangan penguasaan teknologi yang dicapainya, dan selanjutnya memperoleh pengakuan kenaikan tingkat keahlian sesuai dengan pengalaman yang telah dicapai.c. Wajib mematuhi standar-standar prosedur kerja keteknikan dan mematuhi Kode Etik Teknisi yang ditetapkan oleh Asosiasi Perusahaan Jasa dan Barang Teknik Elektronika (ABE), dan pelanggaran terhadapnya dapat mengakibatkan dikenakan sanksi.d. Wajib mengikuti program-program penyegaran teknologi – khususnya program-program yang beertujuan untuk dapat menjaga agar tidak tertinggal dalam perkembangan teknologi, baik dalam bentuk jumlah/ bulletin teeknologi maupun program-program atau program pengenalan teknologi baru atau teknologi yang sepatunya masih harus dikuasai sesuai dengan tingkatnya.Sebagai tenaga teknik (teknisi) yang mempunyai kualifikasi professional dan terikat dengan ikatan kode etik yang mengatur standar kerjanya, tenaga teknik yang telah diakuinya kompetensinya oleh Badan Sertifikasi Kompetensi Tenaga Ahli Teknik Elektronika dan Mekatronika ABE, mempunyai hak-hak antara lain :a. Asosiasi Perusahaan Jasa dan Barang Teknik Elektronika (ABE) memperjuangkan harkat dan martabat serta perlindungan bagi profesi teknisi elektronika dan mekatronika. Untuk ini maka ABE memberikan sebutan (gelaran) Teknisi Elektronika elektronika dan mekatronika kepada pemegang sertifikat kompetennsi.b. Memperoleh bantuan/dukungan dari Asosiasi perusahaan Jasa dan Barang Teknik Elektronika (ABE) dalam hal menghadapi keslitan-kesulitan dalam pelaksanaan tugas profesinya serta dalam mengembangkan kemampuan profesinya.2) Persyaratan Keahlian dan Panduan TeknikBadan Sertifikasi Kompetensi Keahlian Tenaga Ahli Teknik Elektronika dan Mekatronika (BSKTEM) menetapkan persyaratan-persyaratan kehalian bagi setiap tingkatan kompetensi keahlian. Untuk memberikan standar baku terhadap pemenuh persyaratan keahlian yang dimaksud BSKTEM menerbitkan suatu Buku Panduan Teknik akan disempurnakan dari waktu ke waktu terutama untuk tujuan penyesuaian dengan perkembangan teknologi maupun untuk penyempurnaan model dan penyajian.BSKTEM dalam menyusun pedoman teknik beerasumsi bahwa ilmu dan teknologi akan dapat lebih mudah diserap apabila diuraikan dengan penyajian yang mudah (sederhana) dengan bahasa yang baik dan memberikan ilustrasi pada aplikasi yang nyata.VI PROGRAM PELATIHANBadan Sertifikasi Keahlian Tenaga Ahli Teknik Elektronika dan Mekatronika (BSKTEM) memberikan pembinaan dan pengawasan kepada Pusat pelatihan Elektronika dan Mekatronika ABE di propinsi-propinsi agar dapat melaksanakan program pelatihan yang sesuai dengan tujuan sertifikasi kompetensi kehalian teknisi maupun untuk tujuan penyegaran pengetahuan teknologi dalam rangka penyeseuaian dengan perkembangan teknologi.Pada tahap pertama, Pusat pelatihan Elektronika dan Mekatronika ABE DKI Jakarta merupakan pilot proyek pertama yang ditangani perkembangannya. Pusat Pelatihan Eleketronika dan Mekatronika ABE DKI Jakarta dilaksanakan bekerjasama dengan Bengel Pendidikan Kejuruan pendidikan Teknik (BPKPT1) dan kerjasama ini disahkan oleh Kepala bidang Pendidikan Kejuruan Kanwil Depdikbud DKI Jakarta. Dengan demikian pelaksanaan program pelatihan ini juga sekaligus disiapkan untuk memenuhi kebutuhan pengembangan kompetensi keahlian secara khusus bagi SMK Jurusan Teknologi dan Industri di DKI Jakarta.Program pelatihan pada Pusat pelatihan Elektronika dan Mekatronika ABE disusun dengan modul-modul yang disesuaikan dengan berbagai latar belakang peserta (baik yang telah atau belum memiliki latar belakang pengetahuan elektronika/mekatronika, maupun bagi yang sudah atau belum berpengalaman).Program pelatihan kompetensi keahlian teknik elektronika dan mekatronika ini menuntut kesungguhan dan disiplin serta kemampuan abstraksi dari peserta. Tetapi program ini terbuka bagi semua latar belakang pendidikan dan jurusan. Terutama karena aplikasi bidang elektronika dan mekatronika pada akhirnya memang menuntut adanya pepaduan antar berbagai latar belakang keahlian/pengetahuan.VII LAIN-LAINSebagai catatan, pada saat ini program pelatihan pada Pusat pelatihan elektronika dan mekatronika ABE masih lebih memusatkan pada program untuk kompetensi keahlian tingkat I dan II. Sedangkan untuk Kompetensi Kehalian Tingkat III ( Perencanaan Sistem) akan ditangani secara khusus bekerjasama dengan PAU-ITB.Untuk infrmasi tentang program pelatihan ini, hubungi :Drs. Koko Budy Kuncoro(Pjs. Pimpinan Pelaksana)Pusat Pelatihan Elektronika dan Mekatronika ABE DKI JakartaJln. Budi Utomo No. 3 Jakarta Telp. 021.3523124,3842362Email : k02b03d1@yahoo.co.id, Kokobk@plasa.comHP : 081318979259&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3716509385440836716-5813857955050187259?l=k03ntari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://k03ntari.blogspot.com/feeds/5813857955050187259/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3716509385440836716&amp;postID=5813857955050187259' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3716509385440836716/posts/default/5813857955050187259'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3716509385440836716/posts/default/5813857955050187259'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://k03ntari.blogspot.com/2008/03/abe-dki.html' title='ABE DKI'/><author><name>Koko bk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03073814322424202624</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3716509385440836716.post-1638378364936141590</id><published>2008-03-04T13:55:00.000-08:00</published><updated>2008-03-04T14:06:15.765-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='yayasan'/><title type='text'>Tumbuh kembang</title><content type='html'>YAYASAN TUMBUH KEMBANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PROFIL LEMBAGA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; LATAR BELAKANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memasuki awal abat ke 21 berbagai krisis melanda Indonesia. Walau upaya untuk mengatasi krisis tersebut telah dikembangkan  berbagai program pembangunan dengan dukungan berbagai potensi kekuatan kinerja yang handal namun, sampai saat ini krisis yang diawali dengan krisis moneter  telah berkembang  menjadi krisis multi dimensi dan belum dapat diatasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dampak dari krisis itu adalah keterpurukan ekonomi nasional Indonesia diambang  kebangkrutan dan sebagian besar rakyat Indonesia mengalami kemiskinan absolut.  Kemiskinan ekonomi menyebabkan kemampuan daya beli masyarakat menjadi terbatas, terjadi stagnasi/ kemacetan kreatifitas masyarakat dan kualitas sumber daya manusia menjadi lemah. Tentu saja keadaan ini berakibat pada ketidaksiapan sumber daya menusia Indonesia untuk ikut berkompetisi di era globalisasi dan persaingan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain  hal tersebut, fakta aktual saat ini menunjukkan kecenderungan terus bertambahnya angka keluarga Pra sejahtra dan Sejahtra I ( Pra KS/KS I), pengangguran, kematian ibu dan anak,anak putus sekolah dan anak yang tidak dapat masuk sekolah, anak penyandang sosial, lemahnya penegakan hukum dan lain sebagainya.  Kondisi tersebut menyebabkan munculnya berbagai prilaku destruktif – negatif yang menjurus pada budaya baru dimana masyarakat dan pemerintah bersikap pasif.  Bila kondisi ini dibiarkan terus menerus berkembang akan berakibat makin menguatnya ketidakperdulian dan kepatuhan masyarakat Indonesia terhadap hukum positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta – fakta aktual tersebut telah menjadi keprihatinan nasional. Semua komponen bangsa yang memiliki kepedulian terhadap keberlangsungan hidup Negara Kesatuan Republik Indonesia  yang damai, aman dan sejahtera merasakan hal yang sama, bahwa kondisi  tersebut harus merupakan masalah bersama dan harus diatasi secara bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, pada sisi lain terjadi perkembangan yang positif khususnya terhadap munculnya kesadaran untuk meningkatkan kemampuan profesional di kalangan  pekerja profesional baik yang di pemerintahan maupun swasta.  Kesadaran  terhadap pentingnya upaya  kemampuan profesional sebagai bagian untuk menghadapi era globalisasi dan persaingan pasar bebas merupakan fenomena yang makin mengental.  Apalagi bila dihubungkan dengan kebutuhan untuk merealisasikan tuntutan reformasi dan otonomi daerah .  Ototnomi Daerah memberi kesempatan yang luas pada daerah untuk meningkatkan kemandirian dan kinerja daerah melalui  serangkaian program pembangunan daerah sebagai bagian integral pembangunan nasional dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.  Untuk mewujutkan kesempatan tersebut perlu didukung oleh adanya peran yang proposional kepada masyarakat untuk aktif berpartisipasi aktif dalam program pembangunan.  Peran dan fungsi kelompok-kelompok masyarakat yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) perlu diberdayakan dalam seluruh tahap pembangunan, perencanaan, proses evaluasi kinerja program pembangunan.  Dengan demikian diharapkan terjadi interaksi positif antara pemerintah&lt;br /&gt;Daerah dengan masyarakat .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NAMA DAN KEDUDUKAN&lt;br /&gt;Yayasan Tumbuh Kembang merupakan organisasi non permerintah, nirlaba dan berkedudukan di Jakarta serta dapat membuka cabang di seluruh Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan&lt;br /&gt; Meningkatkan taraf pendidikan  dan sosial kemasyarakatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BIDANG GARAP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yayasan Tumbuh Kembang  bergerak dalam bidang pembinaan sumber daya manusia, kesehatan dan pengembangan masyarakat (Incame Generity).  Sesuai dengan hal tersebut Yayasan Tumbuh Kembang menangani bidang garap pada hal- hal berikut di bawah ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.    Pendidikan&lt;br /&gt;2.    Sosial kemasyarakatan&lt;br /&gt;3.    Panti Asuhan dan Rumah singgah&lt;br /&gt;4.    Kesehatan dan Psikilogi&lt;br /&gt;5.    Ekonomi&lt;br /&gt;6.    Santunan&lt;br /&gt;7.    Usaha lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGURUS&lt;br /&gt;Sebagai pengurus  adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembina                 :  DR.  Syarifudin MPd&lt;br /&gt;                             :  Drs.  Abbas Thaha, BEE, MBA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Staff ahli                 :  dr. Aritha Herawati&lt;br /&gt;                                DR. Mu’man Nuryana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua                     :  Basnursyah,  Psi&lt;br /&gt;Wakil Ketua            :  Drs. Enggar Suwargadi&lt;br /&gt;Sekretaris               :  Mohammad Noor BA&lt;br /&gt;Wakil Sekretaris      :  Drs.  Gilang Iskandar, MM&lt;br /&gt;Bendahara              :  Hendri aris, SE&lt;br /&gt;Wakil                     :  Dra. Delva Hanim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Divisi - divisi&lt;br /&gt;Divisi Humas                              :  Drs. Wahyu&lt;br /&gt;Divisi Hubungan antar lembaga    :  Jhoni Surya Abubakar BA&lt;br /&gt;                                                :  Tisna&lt;br /&gt;Divisi  Diklat                              :  Koko Budi Kuncoro&lt;br /&gt;                                                :  Drs.  Mustafa Kemal&lt;br /&gt;                                                :  Drs. Sumiarto&lt;br /&gt;Divisi Kesehatan                         :  dr. Iwan Y Sobirin, MPh&lt;br /&gt;Divisi Psikologi                           :  Vera yanti , S. Psi&lt;br /&gt;                                                   Rini, S. Psi&lt;br /&gt;                                                   M. Sani, S. Psi&lt;br /&gt;                                                   Rangga, Psi&lt;br /&gt;                                                   Basnursyah, Psi.&lt;br /&gt;Divisi Lingkungan Hidup              : Ir. Alex&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3716509385440836716-1638378364936141590?l=k03ntari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://k03ntari.blogspot.com/feeds/1638378364936141590/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3716509385440836716&amp;postID=1638378364936141590' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3716509385440836716/posts/default/1638378364936141590'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3716509385440836716/posts/default/1638378364936141590'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://k03ntari.blogspot.com/2008/03/tumbuh-kembang.html' title='Tumbuh kembang'/><author><name>Koko bk</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03073814322424202624</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
