Merancang Sendiri Bioskop Pribadi di Rumah
Bayangkan nikmatnya memiliki bioskop pribadi di rumah sendiri, bisa menonton film atau menikmati konser musik sepuasnya, kapan saja. Ternyata, impian memiliki ruang home theater bisa diwujudkan dengan cukup mudah. Yang penting Anda punya ruangan yang bisa dipermak jadi bioskop pribadi.
Repotnya, jika Anda tinggal di komplek perumahan atau daerah yang rumahnya berdekatan dengan tetangga, pasti akan menuai protes bila memainkan musik atau film favorit dengan keras. Maka langkah antisipasi perlu dilakukan: ruang home theater Anda harus kedap suara!
Tak hanya berguna untuk menghilangkan keluhan tetangga, ruang home theater kedap suara yang baik juga akan membuat Anda bisa lebih puas menikmati tayangan film atau musik dan sekaligus perangkat audio video Anda terdengar lebih meyakinkan dan berkualitas.
Pemasangan sistem kedap suara pada sebuah ruangan harus memenuhi dua tujuan:
- Menjaga suara agar tetap berada di dalam home theater
- Mencegah suara dari luar home theater terdengar dari dalam
Sebelum mulai, ada baiknya Anda memahami dulu beberapa prinsip dasar akustik dan penyerapan suara. Pertama, Anda harus mengetahui rating Sound Transmission Class (STC) pada perangkat home theater untuk menentukan teknik dan bahan apa yang cocok untuk rumah Anda. Secara singkat, STC adalah nilai rata-rata desibel (dB) yang hilang ketika melalui hambatan/media, pada rentang frekuensi 125 Hz hingga 4000 Hz.
Contoh perkiraan secara sederhana, misalnya saja perangkat home theater Anda bisa memproduksi suara hingga 100 - 110 dB. Maka jika sebuah ruangan yang akan dijadikan ruang home theater memiliki STC sekitar 40 dB, untuk mendapatkan keseimbangan yang ideal antara ruang tersebut dengan ruangan lain di sebelahnya, dinding yang memisahkan di antaranya harus memiliki rating STC sekitar 60.
Umumnya, dinding ruang interior yang tersusun dari konstruksi bata dengan lapisan semen halus setebal 1/2 inci di kedua sisinya, memiliki rating STC antara 30 hingga 34. Jika dinding pemisah ini tidak dibuat kedap suara, tingkat dB di sebelah ruang home theater akan meningkat hingga sekitar 70 dB (100 - 30 = 70). Di dalam ruang home theater dengan tingkat volume 100 dB, terlalu bising untuk bisa bercakap-cakap. Demikian juga di ruang sebelahnya, pada 70 dB, kebisingannya membuat susah untuk bercakap-cakap. Pembahasan lebih mendalam tentang STC bisa Anda baca di Wikipedia .
Standar bangunan apartemen, duplex atau kondominium yang baru, saat ini diharuskan memiliki setidaknya rating STC 50 di antara bangunannya. Cukup efektif untuk memblok suara percakapan normal, tapi tak cukup memadai untuk meredam suara home theater atau perangkat stereo yang terkadang bisa mencapai 110 dB atau lebih. Maka disarankan untuk menambah bahan peredam suara hingga setidaknya mencapai rating STC 70.
Pilih Bahan yang Telah Teruji!
Salah satu kesalahpahaman yang sering ditemui pada saat membuat ruangan kedap suara adalah memasang kertas karton tempat menaruh telur di dinding sebagai bahan peredam suara. Padahal hasil pengujian menunjukkan hal ini tidak berpengaruh banyak terhadap peredaman suara.
Untuk mendapatkan hasil yang terbaik, sebaiknya menggunakan bahan-bahan yang memang sesuai, seperti foam akustik dengan permukaan rata atau studio foam dan peredam akustik berbahan vinyl. Meskipun Anda sebaiknya tidak mengganti bahan-bahan tersebut dengan bahan lain yang belum teruji keefektifannya, ada beberapa kombinasi yang bisa membantu Anda mengurangi "kebocoran" suara.
- Menambah satu lapisan plaster semen setebal 1/2 inci akan mengurangi rembesan suara sekitar 2 dB
- Menaruh lapisan insulasi di dinding akan mengurangi rembesan suara 3 - 4 dB
- Menambah satu lapisan foam barrier akan mengurangi rembesan suara kurang dari 3 dB
Dari sisi ekonomi, studio foam adalah bahan paling murah untuk membuat ruangan Anda kedap suara. Namun bila Anda ingin hasil yang lebih baik, bisa menggunakan peredam akustik berbahan vinyl yang dikombinasikan dengan studio foam, atau foam akustik rata yang tersedia dalam warna hitam, putih atau gading, sehingga terlihat lebih estetis.
Perangkat Home Theater Pilihan 2008
Untuk melengkapi bioskop rumahan Anda, Samsung memiliki berbagai rangkaian produk home theater baru di tahun 2008 ini, di antaranya adalah model speaker compact; X715 dan XA100, serta model speaker tinggi; HT-BD2, HT-TZ215, dan HT-TX500.
Mengenal Berbagai Jenis Teknologi Tata Suara
Bayangkan apabila Anda nonton film-film action seperti Die Hard 4, Bourne Ultimatum atau film-film thriller seperti The Excorcism dengan kualitas suara yang sember atau mendem bak kaset yang sudah usang. Dijamin mood akan langsung hilang!
Kualitas tayangan memang menjadi faktor utama yang membuat kita betah nonton berjam-jam lamanya. Namun tata suara yang berkualitas akan membuat kita lebih nyaman menikmati berbagai tontonan, baik itu film, video klip atau sinetron sekalipun. Salah satu cara untuk mendapatkan tata suara yang tak asal nyaring adalah dengan menggunakan Home Theater.
Kualitas Tata Suara Home Theater
Home Theater mampu menghadirkan teknologi tata suara dalam beberapa format yang ada pada saat ini. Sebut saja Dolby Digital yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1992 bersamaan dengan dirilisnya film Batman Return. Pada awalnya Dolby Digital merupakan pengembangan dari Dolby AC3, kemudian berubah menjadi Dolby Digital 5.1. Dinamakan demikian karena pada sistem ini terdapat 5 kanal utama (right, center, letf, right surround, left surround) dan satu kanal dengan notasi 0.1 yaitu kanal effect yang disebut LFE (Low Frequency Effect).
Selain Dolby Digital ada pula format DTS yang pertama kali diperkenalkan dalam film Jurrasic Park karya Steven Speilberg tepat pada tahun 1992. Pada dasarnya DTS dan Dolby Digital memiliki persamaan, yaitu sama-sama mempunyai 5 kanal suara dan 1 LFE akan tetapi DTS mempunyai kekurangan, yaitu ukuran data yang lebih besar.
SDDS adalah format yang dikembangkan oleh Sony. Kelebihan SDDS adalah memiliki kanal suara yang lebih banyak, antara 6 hingga 8 kanal. Film-flm yang menggunakan format ini rata-rata adalah film produksi Sony, namun sayang sekali format ini belum bisa diadopsi oleh konsumen rumahan.
Mulai dikembangkan pada tahun 1980an, THX yang digagas oleh Lucas Films merupakan salah satu standar format audio yang banyak digunakan saat ini. Ada dua jenis sertifikasi, yang pertama dinamakan THX Ultra untuk ruangan sekelas cineplex atau theater dan ada juga THX Select yang diperuntukkan untuk ruangan kecil seperti home theater.
Memaksimalkan Kualitas Suara Home Theatre Anda
Pertama-tama pelajari menu setup speaker. Setiap penerima 5.1/6.1 A/V memiliki menu setup namun jika Anda tidak pernah mempelajari pilihan dalam setup ini suara speaker Home Theater Anda mungkin tidak terdengar maksimal. Cobalah cari sound level meter yang dapat membantu Anda mengepas besarnya suara antar speaker. Pastikan setiap speaker dan kabel penghubung berada pada posisi yang benar. Jangan biarkan kabel penghubung berserakan sehingga mudah bercampur satu sama lain. Pada saat Anda masuk pada level adjustment, pastikan nada yang dites keluar dari speaker yang benar.
Setelah Anda selesai mencoba suara dan mengukurnya, masuk ke tahap subwoofer. Jika bass subwoofer terdengar tebal dan keras, coba turunkan level volumenya, pindahkan subwoofer dari pojok, dan tempatkan lebih dekat ke salah satu speaker depan untuk mendapatkan suara bass yang lebih halus dan flat.
Pilih Produk yang Berkualitas
Dalam memilih produk Home Theater, selain merek dan budget, kualitas produk juga harus Anda pertimbangkan.
Anda bisa mencoba Samsung HT-Q9 dengan fitur Progressive Scan yang mampu memaksimalkan gambar dan Media-Supporting Format yang mampu membaca berbagai media seperti CD-R/RW/VCD/SVCD/DVD±R/±RW/MP3/JPEG-Viewer/DVD-Audio/WMA/WMV/DIVX-XVID serta sudah mengadopsi format DTS dan Dolby Digital serta Dolby Pro Logic II.
Kemudian tentukan jenis televisi yang Anda inginkan. Jika pilihan Anda jatuh pada TV LCD, Samsung LA52M81B merupakan pilihan yang pas. Tetapi jika Anda memilih TV Plasma, cobalah si Stylish Cinema Samsung TV PS-42Q91H yang memiliki fitur Ultra Filter Bright dan Natural tru Color.
Akan tetapi apabila budget tidak mencukupi, Anda sebaiknya memilih TV CRT, diantaranya Samsung SlimFit CS-21Z40MN. Televisi ini memiliki kualitas gambar yang tajam dan suara yang baik karena mengadopsi teknologi Samsung Sound Effect Turbo Plus. Nah selamat menikmati tontonan berkualitas di rumah Anda sendiri.
Rabu, 21 November 2012
LCD
Padahal dengan semakin majunya teknologi LCD, kini monitor LCD bisa dikatakan setara bahkan mulai mengungguli kemampuan monitor CRT. Berikut adalah beberapa aspek yang bisa menerangkan keunggulan teknologi LCD.
Ukuran Fisik
Salah satu keunggulan terbesar monitor LCD adalah ukurannya yang kompak dan ringan. Monitor LCD didasarkan pada layar yang sangat tipis bila dibandingkan dengan teknologi tabung monitor CRT. Ukuran yang lebih kecil berarti juga hemat tempat. Selain itu monitor LCD juga memiliki desain yang lebih menawan bila dibandingkan dengan CRT.
Ukuran Tampilan
Dengan semakin majunya teknologi LCD, kini ukuran tampilan layar LCD bisa dibandingkan dengan layar CRT tradisional. Ukuran umum layar LCD saat ini adalah 15 atau 17 inci, namun dengan semakin turunnya harga teknologi ini, monitor ukuran besar antara 19 - 32 inci akan segera menjadi pemandangan yang umum. Keuntungannya adalah monitor LCD memiliki ukuran diagonal yang sebenarnya bila dibandingkan dengan CRT. Misalnya area pandang (viewable area) pada monitor LCD 17 inci secara diagonal adalah 17 inci, sementara pada monitor CRT, area pandangnya hanya sekitar 16 inci. Area pandang yang lebih lebar berarti bidang kerja yang lebih luas.
Warna
Saat ini teknologi warna untuk LCD dan CRT sudah setara. Monitor LCD sudah mampu menampilkan warna-warna tak terhingga, seperti kebanyakan monitor CRT. Bahkan sejalan dengan perkembangan teknologi, monitor LCD sudah dapat memberikan teknologi warna lebih baik dari CRT.
Resolusi
Monitor CRT mampu menampilkan berbagai moda resolusi video, masing-masing dengan kualitas yang sama baiknya. Monitor LCD memiliki resolusi native, atau resolusi terbaik yang mampu ditampilkan. Resolusi native adalah resolusi tertinggi yang mampu ditampilkan oleh sebuah monitor LCD dan resolusi inilah yang akan tampil paling jernih/tajam.
Brightness
Nilai brightness tak jadi masalah di CRT. Sementara monitor LCD memiliki tingkat brightness yang berbeda. Tingkat brightness ini umumnya dinyatakan dalam satuan nits atau candela per meter persegi (cd/m2). Monitor LCD standar memiliki tingkat brightness mulai dari 70 - 250 nits, namun monitor dengan teknologi baru memiliki brightness hingga 300 nits. Makin tinggi nits-nya, maka makin terang tampilannya.
Viewing Angle
Monitor CRT bisa dipandang dari sudut pandangan yang lebih lebar, bahkan hingga dari bagian sisinya, sementara LCD model lama memiliki sudut bidang pandang yang lebih kecil, sehingga harus dilihat dari arah depan saja. Dari samping, gambar pada monitor LCD kelihatan seperti hilang atau menampilkan warna yang terbalik. Namun hal ini kini sudah tak menjadi masalah. LCD baru memiliki sudut pandangan yang lebih lebar, sehingga kualitas gambar tetap baik walaupun dilihat dari depan atau dari samping.
Konsumsi Daya dan Radiasi
Monitor LCD membutuhkan konsumsi daya yang jauh lebih sedikit dari monitor CRT, lagipula LCD tidak memancarkan radiasi sinar yang berbahaya seperti monitor CRT.
Pilihan Monitor LCD Profesional
Salah satu monitor yang sesuai untuk para profesional adalah Samsung SyncMaster T260. Dengan ukuran layar 25,5 inci dan mampu menampilkan resolusi native hingga 1920 x 1200 piksel (16:10), T260 memiliki ukuran layar yang cukup luas untuk mendukung para profesional di bidang editing video atau desain.
Beragam teknologi baru melengkapi keunggulan fitur SyncMaster T260. MagicBright3 berfungsi untuk mengoptimalkan brightness hingga 300 cd/m2. SyncMaster T260 memiliki rasio kontras tinggi yang dinamis, mencapai 20000:1 untuk menghasilkan kualitas gambar yang terang dan tajam.
MagicTune membantu mengatur performa display monitor yang terbaik dengan mempergunakan mouse untuk mengatur On Screen Display (OSD). Resolusi monitor, warna gambar dan jenis font pada layar, semua dapat diatur secara otomatis. Inilah yang membuat mata terasa jadi lebih nyaman dan tidak cepat lelah meski bekerja dalam waktu lama di depan layar monitor ini.
Meskipun memiliki fitur mutakhir, monitor T series dari SAMSUNG tetap hemat energi, dengan hanya menggunakan daya 70 - 65W saat dioperasikan. Fitur DPMS (Digital Power Management System) dan Mechanical Power off Switch digunakan untuk menghemat konsumsi daya pada SyncMaster T260. Dengan DPMS, monitor hanya membutuhkan daya sebesar 0,3W ketika dalam moda stand-by.
Soal daya tahan, monitor LCD T260 terbebas dari masalah burn in (efek gambar yang `tercetak` di layar, timbul akibat menampilkan gambar yang sama untuk waktu lama), yang sering menghinggapi layar plasma atau CRT.
Jadi tak perlu ragu lagi memilih monitor LCD untuk mendukung produktifitas Anda, karena dalam beberapa aspek, monitor LCD bahkan memiliki keunggulan dibanding monitor CRT
agi banyak orang, perangkat komputer termasuk monitor ini merupakan perlengkapan kerja yang diharapkan dapat bekerja optimal dalam waktu lama. Selain faktor spesifikasi produk, faktor perawatan dan cara pemakaian juga berperan penting dalam memperpanjang usia-pakai sebuah monitor LCD. Apalagi sebagian besar bahan dasar LCD terdiri dari kaca sehingga memerlukan perawatan lebih ekstra.
Berikut beberapa tips yang bisa dipraktikkan dalam menggunakan dan merawat monitor LCD:
Perhatikan suhu dan kelembaban udara. Idealnya, suhu ruangan berada di kisaran 68-77 derajat. Menggunakan penyejuk udara merupakan solusi, tapi ingat, penggunaan sebuah produk elektronik secara berlebihan (non-stop) tetap akan meningkatkan suhu udara. Apalagi bila di dalam satu ruangan terdapat banyak produk yang semuanya bekerja tanpa henti.
Kebersihan ruangan tentu yang utama. Apalagi layar LCD sangat rentan terhadap debu dan cairan. Debu bisa menyebabkan perubahan pada warna. Lakukan perawatan serius terhadap produk ini, karena kesalahan kecil bisa menyebabkan tidak hanya penurunan kualitas warna tapi juga karatan, kegagalan pemakaian ataupun kerusakan elektrik. Anda bisa menggunakan screen protector untuk perlindungan ekstra.
Saat membersihkan layar monitor, gunakan kain lembut dan cairan khusus pembersih monitor. Matikan semua kontak listrik dan pastikan untuk tidak menyemprotkan cairan secara langsung ke monitor.
Hati-hati saat ingin memindahkan LCD ke tempat lain. Ingat, LCD terbuat dari kaca. Kelalaian seperti guncangan atau guratan kecil tidak hanya akan mengurangi kualitas gambar tapi bisa menyebabkan kerusakan menyeluruh.
Jangan membongkar LCD untuk alasan apapun, kecuali menyerahkannya kepada ahlinya. Anda juga harus menset monitor sesuai dengan petunjuk pemakaian dan jangan menyalakan monitor secara non-stop.
Jauhkan monitor dari benda-benda elektronik untuk menghindarkan gangguan maknetik yang bisa merusak tampilan layar. Sinar matahari langsung juga bisa mempersingkat usia monitor.
Desain Indah
Sebelum semua tips pemakaian dan perawatan tadi Anda lakukan, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah bagaimana memilih sebuah monitor LCD yang memberikan kepuasan paling optimal. Dua hal penting yang menjadi pertimbangan utama adalah teknologi gambar dan desain eksterior.
Contoh monitor terkini yang layak menghiasi ruang kerja adalah Samsung LCD T190 yang tampil penuh pesona. Monitor terbaru dari Samsung ini memiliki pesona eksterior yang memikat, mulai dari sudut-sudut yang lembut, layar bebas tombol hingga material frame kristal dalam tiga pilihan warna berbeda, yaitu Rose Black (Red), Emerald Black (Green) dan Sapphire Black (Blue).
Di balik keindahan LCD T190, monitor ini mampu memancarkan warna-warna tajam dan realistis berkat kontras rasio yang tinggi. Kontras rasio Samsung LCD T190 tergolong tinggi, yaitu 20.000:1. Selain itu, keluarga monitor serit T ini juga memiliki daya konsumsi listrik rendah. Ini tentu sangat cocok dengan konsep hemat energi yang diterapkan di banyak industri dan rumah tangga.
ditulis dr berbagai sumber
Ukuran Fisik
Salah satu keunggulan terbesar monitor LCD adalah ukurannya yang kompak dan ringan. Monitor LCD didasarkan pada layar yang sangat tipis bila dibandingkan dengan teknologi tabung monitor CRT. Ukuran yang lebih kecil berarti juga hemat tempat. Selain itu monitor LCD juga memiliki desain yang lebih menawan bila dibandingkan dengan CRT.
Ukuran Tampilan
Dengan semakin majunya teknologi LCD, kini ukuran tampilan layar LCD bisa dibandingkan dengan layar CRT tradisional. Ukuran umum layar LCD saat ini adalah 15 atau 17 inci, namun dengan semakin turunnya harga teknologi ini, monitor ukuran besar antara 19 - 32 inci akan segera menjadi pemandangan yang umum. Keuntungannya adalah monitor LCD memiliki ukuran diagonal yang sebenarnya bila dibandingkan dengan CRT. Misalnya area pandang (viewable area) pada monitor LCD 17 inci secara diagonal adalah 17 inci, sementara pada monitor CRT, area pandangnya hanya sekitar 16 inci. Area pandang yang lebih lebar berarti bidang kerja yang lebih luas.
Warna
Saat ini teknologi warna untuk LCD dan CRT sudah setara. Monitor LCD sudah mampu menampilkan warna-warna tak terhingga, seperti kebanyakan monitor CRT. Bahkan sejalan dengan perkembangan teknologi, monitor LCD sudah dapat memberikan teknologi warna lebih baik dari CRT.
Resolusi
Monitor CRT mampu menampilkan berbagai moda resolusi video, masing-masing dengan kualitas yang sama baiknya. Monitor LCD memiliki resolusi native, atau resolusi terbaik yang mampu ditampilkan. Resolusi native adalah resolusi tertinggi yang mampu ditampilkan oleh sebuah monitor LCD dan resolusi inilah yang akan tampil paling jernih/tajam.
Brightness
Nilai brightness tak jadi masalah di CRT. Sementara monitor LCD memiliki tingkat brightness yang berbeda. Tingkat brightness ini umumnya dinyatakan dalam satuan nits atau candela per meter persegi (cd/m2). Monitor LCD standar memiliki tingkat brightness mulai dari 70 - 250 nits, namun monitor dengan teknologi baru memiliki brightness hingga 300 nits. Makin tinggi nits-nya, maka makin terang tampilannya.
Viewing Angle
Monitor CRT bisa dipandang dari sudut pandangan yang lebih lebar, bahkan hingga dari bagian sisinya, sementara LCD model lama memiliki sudut bidang pandang yang lebih kecil, sehingga harus dilihat dari arah depan saja. Dari samping, gambar pada monitor LCD kelihatan seperti hilang atau menampilkan warna yang terbalik. Namun hal ini kini sudah tak menjadi masalah. LCD baru memiliki sudut pandangan yang lebih lebar, sehingga kualitas gambar tetap baik walaupun dilihat dari depan atau dari samping.
Konsumsi Daya dan Radiasi
Monitor LCD membutuhkan konsumsi daya yang jauh lebih sedikit dari monitor CRT, lagipula LCD tidak memancarkan radiasi sinar yang berbahaya seperti monitor CRT.
Pilihan Monitor LCD Profesional
Salah satu monitor yang sesuai untuk para profesional adalah Samsung SyncMaster T260. Dengan ukuran layar 25,5 inci dan mampu menampilkan resolusi native hingga 1920 x 1200 piksel (16:10), T260 memiliki ukuran layar yang cukup luas untuk mendukung para profesional di bidang editing video atau desain.
Beragam teknologi baru melengkapi keunggulan fitur SyncMaster T260. MagicBright3 berfungsi untuk mengoptimalkan brightness hingga 300 cd/m2. SyncMaster T260 memiliki rasio kontras tinggi yang dinamis, mencapai 20000:1 untuk menghasilkan kualitas gambar yang terang dan tajam.
MagicTune membantu mengatur performa display monitor yang terbaik dengan mempergunakan mouse untuk mengatur On Screen Display (OSD). Resolusi monitor, warna gambar dan jenis font pada layar, semua dapat diatur secara otomatis. Inilah yang membuat mata terasa jadi lebih nyaman dan tidak cepat lelah meski bekerja dalam waktu lama di depan layar monitor ini.
Meskipun memiliki fitur mutakhir, monitor T series dari SAMSUNG tetap hemat energi, dengan hanya menggunakan daya 70 - 65W saat dioperasikan. Fitur DPMS (Digital Power Management System) dan Mechanical Power off Switch digunakan untuk menghemat konsumsi daya pada SyncMaster T260. Dengan DPMS, monitor hanya membutuhkan daya sebesar 0,3W ketika dalam moda stand-by.
Soal daya tahan, monitor LCD T260 terbebas dari masalah burn in (efek gambar yang `tercetak` di layar, timbul akibat menampilkan gambar yang sama untuk waktu lama), yang sering menghinggapi layar plasma atau CRT.
Jadi tak perlu ragu lagi memilih monitor LCD untuk mendukung produktifitas Anda, karena dalam beberapa aspek, monitor LCD bahkan memiliki keunggulan dibanding monitor CRT
agi banyak orang, perangkat komputer termasuk monitor ini merupakan perlengkapan kerja yang diharapkan dapat bekerja optimal dalam waktu lama. Selain faktor spesifikasi produk, faktor perawatan dan cara pemakaian juga berperan penting dalam memperpanjang usia-pakai sebuah monitor LCD. Apalagi sebagian besar bahan dasar LCD terdiri dari kaca sehingga memerlukan perawatan lebih ekstra.
Berikut beberapa tips yang bisa dipraktikkan dalam menggunakan dan merawat monitor LCD:
Perhatikan suhu dan kelembaban udara. Idealnya, suhu ruangan berada di kisaran 68-77 derajat. Menggunakan penyejuk udara merupakan solusi, tapi ingat, penggunaan sebuah produk elektronik secara berlebihan (non-stop) tetap akan meningkatkan suhu udara. Apalagi bila di dalam satu ruangan terdapat banyak produk yang semuanya bekerja tanpa henti.
Kebersihan ruangan tentu yang utama. Apalagi layar LCD sangat rentan terhadap debu dan cairan. Debu bisa menyebabkan perubahan pada warna. Lakukan perawatan serius terhadap produk ini, karena kesalahan kecil bisa menyebabkan tidak hanya penurunan kualitas warna tapi juga karatan, kegagalan pemakaian ataupun kerusakan elektrik. Anda bisa menggunakan screen protector untuk perlindungan ekstra.
Saat membersihkan layar monitor, gunakan kain lembut dan cairan khusus pembersih monitor. Matikan semua kontak listrik dan pastikan untuk tidak menyemprotkan cairan secara langsung ke monitor.
Hati-hati saat ingin memindahkan LCD ke tempat lain. Ingat, LCD terbuat dari kaca. Kelalaian seperti guncangan atau guratan kecil tidak hanya akan mengurangi kualitas gambar tapi bisa menyebabkan kerusakan menyeluruh.
Jangan membongkar LCD untuk alasan apapun, kecuali menyerahkannya kepada ahlinya. Anda juga harus menset monitor sesuai dengan petunjuk pemakaian dan jangan menyalakan monitor secara non-stop.
Jauhkan monitor dari benda-benda elektronik untuk menghindarkan gangguan maknetik yang bisa merusak tampilan layar. Sinar matahari langsung juga bisa mempersingkat usia monitor.
Desain Indah
Sebelum semua tips pemakaian dan perawatan tadi Anda lakukan, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah bagaimana memilih sebuah monitor LCD yang memberikan kepuasan paling optimal. Dua hal penting yang menjadi pertimbangan utama adalah teknologi gambar dan desain eksterior.
Contoh monitor terkini yang layak menghiasi ruang kerja adalah Samsung LCD T190 yang tampil penuh pesona. Monitor terbaru dari Samsung ini memiliki pesona eksterior yang memikat, mulai dari sudut-sudut yang lembut, layar bebas tombol hingga material frame kristal dalam tiga pilihan warna berbeda, yaitu Rose Black (Red), Emerald Black (Green) dan Sapphire Black (Blue).
Di balik keindahan LCD T190, monitor ini mampu memancarkan warna-warna tajam dan realistis berkat kontras rasio yang tinggi. Kontras rasio Samsung LCD T190 tergolong tinggi, yaitu 20.000:1. Selain itu, keluarga monitor serit T ini juga memiliki daya konsumsi listrik rendah. Ini tentu sangat cocok dengan konsep hemat energi yang diterapkan di banyak industri dan rumah tangga.
ditulis dr berbagai sumber
Kamis, 12 Juni 2008
LCD
Padahal dengan semakin majunya teknologi LCD, kini monitor LCD bisa dikatakan setara bahkan mulai mengungguli kemampuan monitor CRT. Berikut adalah beberapa aspek yang bisa menerangkan keunggulan teknologi LCD.
Ukuran Fisik
Salah satu keunggulan terbesar monitor LCD adalah ukurannya yang kompak dan ringan. Monitor LCD didasarkan pada layar yang sangat tipis bila dibandingkan dengan teknologi tabung monitor CRT. Ukuran yang lebih kecil berarti juga hemat tempat. Selain itu monitor LCD juga memiliki desain yang lebih menawan bila dibandingkan dengan CRT.
Ukuran Tampilan
Dengan semakin majunya teknologi LCD, kini ukuran tampilan layar LCD bisa dibandingkan dengan layar CRT tradisional. Ukuran umum layar LCD saat ini adalah 15 atau 17 inci, namun dengan semakin turunnya harga teknologi ini, monitor ukuran besar antara 19 - 32 inci akan segera menjadi pemandangan yang umum. Keuntungannya adalah monitor LCD memiliki ukuran diagonal yang sebenarnya bila dibandingkan dengan CRT. Misalnya area pandang (viewable area) pada monitor LCD 17 inci secara diagonal adalah 17 inci, sementara pada monitor CRT, area pandangnya hanya sekitar 16 inci. Area pandang yang lebih lebar berarti bidang kerja yang lebih luas.
Warna
Saat ini teknologi warna untuk LCD dan CRT sudah setara. Monitor LCD sudah mampu menampilkan warna-warna tak terhingga, seperti kebanyakan monitor CRT. Bahkan sejalan dengan perkembangan teknologi, monitor LCD sudah dapat memberikan teknologi warna lebih baik dari CRT.
Resolusi
Monitor CRT mampu menampilkan berbagai moda resolusi video, masing-masing dengan kualitas yang sama baiknya. Monitor LCD memiliki resolusi native, atau resolusi terbaik yang mampu ditampilkan. Resolusi native adalah resolusi tertinggi yang mampu ditampilkan oleh sebuah monitor LCD dan resolusi inilah yang akan tampil paling jernih/tajam.
Brightness
Nilai brightness tak jadi masalah di CRT. Sementara monitor LCD memiliki tingkat brightness yang berbeda. Tingkat brightness ini umumnya dinyatakan dalam satuan nits atau candela per meter persegi (cd/m2). Monitor LCD standar memiliki tingkat brightness mulai dari 70 - 250 nits, namun monitor dengan teknologi baru memiliki brightness hingga 300 nits. Makin tinggi nits-nya, maka makin terang tampilannya.
Viewing Angle
Monitor CRT bisa dipandang dari sudut pandangan yang lebih lebar, bahkan hingga dari bagian sisinya, sementara LCD model lama memiliki sudut bidang pandang yang lebih kecil, sehingga harus dilihat dari arah depan saja. Dari samping, gambar pada monitor LCD kelihatan seperti hilang atau menampilkan warna yang terbalik. Namun hal ini kini sudah tak menjadi masalah. LCD baru memiliki sudut pandangan yang lebih lebar, sehingga kualitas gambar tetap baik walaupun dilihat dari depan atau dari samping.
Konsumsi Daya dan Radiasi
Monitor LCD membutuhkan konsumsi daya yang jauh lebih sedikit dari monitor CRT, lagipula LCD tidak memancarkan radiasi sinar yang berbahaya seperti monitor CRT.
Pilihan Monitor LCD Profesional
Salah satu monitor yang sesuai untuk para profesional adalah Samsung SyncMaster T260. Dengan ukuran layar 25,5 inci dan mampu menampilkan resolusi native hingga 1920 x 1200 piksel (16:10), T260 memiliki ukuran layar yang cukup luas untuk mendukung para profesional di bidang editing video atau desain.
Beragam teknologi baru melengkapi keunggulan fitur SyncMaster T260. MagicBright3 berfungsi untuk mengoptimalkan brightness hingga 300 cd/m2. SyncMaster T260 memiliki rasio kontras tinggi yang dinamis, mencapai 20000:1 untuk menghasilkan kualitas gambar yang terang dan tajam.
MagicTune membantu mengatur performa display monitor yang terbaik dengan mempergunakan mouse untuk mengatur On Screen Display (OSD). Resolusi monitor, warna gambar dan jenis font pada layar, semua dapat diatur secara otomatis. Inilah yang membuat mata terasa jadi lebih nyaman dan tidak cepat lelah meski bekerja dalam waktu lama di depan layar monitor ini.
Meskipun memiliki fitur mutakhir, monitor T series dari SAMSUNG tetap hemat energi, dengan hanya menggunakan daya 70 - 65W saat dioperasikan. Fitur DPMS (Digital Power Management System) dan Mechanical Power off Switch digunakan untuk menghemat konsumsi daya pada SyncMaster T260. Dengan DPMS, monitor hanya membutuhkan daya sebesar 0,3W ketika dalam moda stand-by.
Soal daya tahan, monitor LCD T260 terbebas dari masalah burn in (efek gambar yang `tercetak` di layar, timbul akibat menampilkan gambar yang sama untuk waktu lama), yang sering menghinggapi layar plasma atau CRT.
Jadi tak perlu ragu lagi memilih monitor LCD untuk mendukung produktifitas Anda, karena dalam beberapa aspek, monitor LCD bahkan memiliki keunggulan dibanding monitor CRT
agi banyak orang, perangkat komputer termasuk monitor ini merupakan perlengkapan kerja yang diharapkan dapat bekerja optimal dalam waktu lama. Selain faktor spesifikasi produk, faktor perawatan dan cara pemakaian juga berperan penting dalam memperpanjang usia-pakai sebuah monitor LCD. Apalagi sebagian besar bahan dasar LCD terdiri dari kaca sehingga memerlukan perawatan lebih ekstra.
Berikut beberapa tips yang bisa dipraktikkan dalam menggunakan dan merawat monitor LCD:
Perhatikan suhu dan kelembaban udara. Idealnya, suhu ruangan berada di kisaran 68-77 derajat. Menggunakan penyejuk udara merupakan solusi, tapi ingat, penggunaan sebuah produk elektronik secara berlebihan (non-stop) tetap akan meningkatkan suhu udara. Apalagi bila di dalam satu ruangan terdapat banyak produk yang semuanya bekerja tanpa henti.
Kebersihan ruangan tentu yang utama. Apalagi layar LCD sangat rentan terhadap debu dan cairan. Debu bisa menyebabkan perubahan pada warna. Lakukan perawatan serius terhadap produk ini, karena kesalahan kecil bisa menyebabkan tidak hanya penurunan kualitas warna tapi juga karatan, kegagalan pemakaian ataupun kerusakan elektrik. Anda bisa menggunakan screen protector untuk perlindungan ekstra.
Saat membersihkan layar monitor, gunakan kain lembut dan cairan khusus pembersih monitor. Matikan semua kontak listrik dan pastikan untuk tidak menyemprotkan cairan secara langsung ke monitor.
Hati-hati saat ingin memindahkan LCD ke tempat lain. Ingat, LCD terbuat dari kaca. Kelalaian seperti guncangan atau guratan kecil tidak hanya akan mengurangi kualitas gambar tapi bisa menyebabkan kerusakan menyeluruh.
Jangan membongkar LCD untuk alasan apapun, kecuali menyerahkannya kepada ahlinya. Anda juga harus menset monitor sesuai dengan petunjuk pemakaian dan jangan menyalakan monitor secara non-stop.
Jauhkan monitor dari benda-benda elektronik untuk menghindarkan gangguan maknetik yang bisa merusak tampilan layar. Sinar matahari langsung juga bisa mempersingkat usia monitor.
Desain Indah
Sebelum semua tips pemakaian dan perawatan tadi Anda lakukan, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah bagaimana memilih sebuah monitor LCD yang memberikan kepuasan paling optimal. Dua hal penting yang menjadi pertimbangan utama adalah teknologi gambar dan desain eksterior.
Contoh monitor terkini yang layak menghiasi ruang kerja adalah Samsung LCD T190 yang tampil penuh pesona. Monitor terbaru dari Samsung ini memiliki pesona eksterior yang memikat, mulai dari sudut-sudut yang lembut, layar bebas tombol hingga material frame kristal dalam tiga pilihan warna berbeda, yaitu Rose Black (Red), Emerald Black (Green) dan Sapphire Black (Blue).
Di balik keindahan LCD T190, monitor ini mampu memancarkan warna-warna tajam dan realistis berkat kontras rasio yang tinggi. Kontras rasio Samsung LCD T190 tergolong tinggi, yaitu 20.000:1. Selain itu, keluarga monitor serit T ini juga memiliki daya konsumsi listrik rendah. Ini tentu sangat cocok dengan konsep hemat energi yang diterapkan di banyak industri dan rumah tangga.
di sadur dr berbagai sumber
Koko Bk
Ukuran Fisik
Salah satu keunggulan terbesar monitor LCD adalah ukurannya yang kompak dan ringan. Monitor LCD didasarkan pada layar yang sangat tipis bila dibandingkan dengan teknologi tabung monitor CRT. Ukuran yang lebih kecil berarti juga hemat tempat. Selain itu monitor LCD juga memiliki desain yang lebih menawan bila dibandingkan dengan CRT.
Ukuran Tampilan
Dengan semakin majunya teknologi LCD, kini ukuran tampilan layar LCD bisa dibandingkan dengan layar CRT tradisional. Ukuran umum layar LCD saat ini adalah 15 atau 17 inci, namun dengan semakin turunnya harga teknologi ini, monitor ukuran besar antara 19 - 32 inci akan segera menjadi pemandangan yang umum. Keuntungannya adalah monitor LCD memiliki ukuran diagonal yang sebenarnya bila dibandingkan dengan CRT. Misalnya area pandang (viewable area) pada monitor LCD 17 inci secara diagonal adalah 17 inci, sementara pada monitor CRT, area pandangnya hanya sekitar 16 inci. Area pandang yang lebih lebar berarti bidang kerja yang lebih luas.
Warna
Saat ini teknologi warna untuk LCD dan CRT sudah setara. Monitor LCD sudah mampu menampilkan warna-warna tak terhingga, seperti kebanyakan monitor CRT. Bahkan sejalan dengan perkembangan teknologi, monitor LCD sudah dapat memberikan teknologi warna lebih baik dari CRT.
Resolusi
Monitor CRT mampu menampilkan berbagai moda resolusi video, masing-masing dengan kualitas yang sama baiknya. Monitor LCD memiliki resolusi native, atau resolusi terbaik yang mampu ditampilkan. Resolusi native adalah resolusi tertinggi yang mampu ditampilkan oleh sebuah monitor LCD dan resolusi inilah yang akan tampil paling jernih/tajam.
Brightness
Nilai brightness tak jadi masalah di CRT. Sementara monitor LCD memiliki tingkat brightness yang berbeda. Tingkat brightness ini umumnya dinyatakan dalam satuan nits atau candela per meter persegi (cd/m2). Monitor LCD standar memiliki tingkat brightness mulai dari 70 - 250 nits, namun monitor dengan teknologi baru memiliki brightness hingga 300 nits. Makin tinggi nits-nya, maka makin terang tampilannya.
Viewing Angle
Monitor CRT bisa dipandang dari sudut pandangan yang lebih lebar, bahkan hingga dari bagian sisinya, sementara LCD model lama memiliki sudut bidang pandang yang lebih kecil, sehingga harus dilihat dari arah depan saja. Dari samping, gambar pada monitor LCD kelihatan seperti hilang atau menampilkan warna yang terbalik. Namun hal ini kini sudah tak menjadi masalah. LCD baru memiliki sudut pandangan yang lebih lebar, sehingga kualitas gambar tetap baik walaupun dilihat dari depan atau dari samping.
Konsumsi Daya dan Radiasi
Monitor LCD membutuhkan konsumsi daya yang jauh lebih sedikit dari monitor CRT, lagipula LCD tidak memancarkan radiasi sinar yang berbahaya seperti monitor CRT.
Pilihan Monitor LCD Profesional
Salah satu monitor yang sesuai untuk para profesional adalah Samsung SyncMaster T260. Dengan ukuran layar 25,5 inci dan mampu menampilkan resolusi native hingga 1920 x 1200 piksel (16:10), T260 memiliki ukuran layar yang cukup luas untuk mendukung para profesional di bidang editing video atau desain.
Beragam teknologi baru melengkapi keunggulan fitur SyncMaster T260. MagicBright3 berfungsi untuk mengoptimalkan brightness hingga 300 cd/m2. SyncMaster T260 memiliki rasio kontras tinggi yang dinamis, mencapai 20000:1 untuk menghasilkan kualitas gambar yang terang dan tajam.
MagicTune membantu mengatur performa display monitor yang terbaik dengan mempergunakan mouse untuk mengatur On Screen Display (OSD). Resolusi monitor, warna gambar dan jenis font pada layar, semua dapat diatur secara otomatis. Inilah yang membuat mata terasa jadi lebih nyaman dan tidak cepat lelah meski bekerja dalam waktu lama di depan layar monitor ini.
Meskipun memiliki fitur mutakhir, monitor T series dari SAMSUNG tetap hemat energi, dengan hanya menggunakan daya 70 - 65W saat dioperasikan. Fitur DPMS (Digital Power Management System) dan Mechanical Power off Switch digunakan untuk menghemat konsumsi daya pada SyncMaster T260. Dengan DPMS, monitor hanya membutuhkan daya sebesar 0,3W ketika dalam moda stand-by.
Soal daya tahan, monitor LCD T260 terbebas dari masalah burn in (efek gambar yang `tercetak` di layar, timbul akibat menampilkan gambar yang sama untuk waktu lama), yang sering menghinggapi layar plasma atau CRT.
Jadi tak perlu ragu lagi memilih monitor LCD untuk mendukung produktifitas Anda, karena dalam beberapa aspek, monitor LCD bahkan memiliki keunggulan dibanding monitor CRT
agi banyak orang, perangkat komputer termasuk monitor ini merupakan perlengkapan kerja yang diharapkan dapat bekerja optimal dalam waktu lama. Selain faktor spesifikasi produk, faktor perawatan dan cara pemakaian juga berperan penting dalam memperpanjang usia-pakai sebuah monitor LCD. Apalagi sebagian besar bahan dasar LCD terdiri dari kaca sehingga memerlukan perawatan lebih ekstra.
Berikut beberapa tips yang bisa dipraktikkan dalam menggunakan dan merawat monitor LCD:
Perhatikan suhu dan kelembaban udara. Idealnya, suhu ruangan berada di kisaran 68-77 derajat. Menggunakan penyejuk udara merupakan solusi, tapi ingat, penggunaan sebuah produk elektronik secara berlebihan (non-stop) tetap akan meningkatkan suhu udara. Apalagi bila di dalam satu ruangan terdapat banyak produk yang semuanya bekerja tanpa henti.
Kebersihan ruangan tentu yang utama. Apalagi layar LCD sangat rentan terhadap debu dan cairan. Debu bisa menyebabkan perubahan pada warna. Lakukan perawatan serius terhadap produk ini, karena kesalahan kecil bisa menyebabkan tidak hanya penurunan kualitas warna tapi juga karatan, kegagalan pemakaian ataupun kerusakan elektrik. Anda bisa menggunakan screen protector untuk perlindungan ekstra.
Saat membersihkan layar monitor, gunakan kain lembut dan cairan khusus pembersih monitor. Matikan semua kontak listrik dan pastikan untuk tidak menyemprotkan cairan secara langsung ke monitor.
Hati-hati saat ingin memindahkan LCD ke tempat lain. Ingat, LCD terbuat dari kaca. Kelalaian seperti guncangan atau guratan kecil tidak hanya akan mengurangi kualitas gambar tapi bisa menyebabkan kerusakan menyeluruh.
Jangan membongkar LCD untuk alasan apapun, kecuali menyerahkannya kepada ahlinya. Anda juga harus menset monitor sesuai dengan petunjuk pemakaian dan jangan menyalakan monitor secara non-stop.
Jauhkan monitor dari benda-benda elektronik untuk menghindarkan gangguan maknetik yang bisa merusak tampilan layar. Sinar matahari langsung juga bisa mempersingkat usia monitor.
Desain Indah
Sebelum semua tips pemakaian dan perawatan tadi Anda lakukan, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah bagaimana memilih sebuah monitor LCD yang memberikan kepuasan paling optimal. Dua hal penting yang menjadi pertimbangan utama adalah teknologi gambar dan desain eksterior.
Contoh monitor terkini yang layak menghiasi ruang kerja adalah Samsung LCD T190 yang tampil penuh pesona. Monitor terbaru dari Samsung ini memiliki pesona eksterior yang memikat, mulai dari sudut-sudut yang lembut, layar bebas tombol hingga material frame kristal dalam tiga pilihan warna berbeda, yaitu Rose Black (Red), Emerald Black (Green) dan Sapphire Black (Blue).
Di balik keindahan LCD T190, monitor ini mampu memancarkan warna-warna tajam dan realistis berkat kontras rasio yang tinggi. Kontras rasio Samsung LCD T190 tergolong tinggi, yaitu 20.000:1. Selain itu, keluarga monitor serit T ini juga memiliki daya konsumsi listrik rendah. Ini tentu sangat cocok dengan konsep hemat energi yang diterapkan di banyak industri dan rumah tangga.
di sadur dr berbagai sumber
Koko Bk
Senin, 28 April 2008
renungan
Bangsa yang Sabar ataukah Lembek?
Jum'at, 11/04/2008, kompas
POLITIK tidak saja sebuah pertarungan untuk meraih kekuasaan,melainkan juga penantian yang menuntut kesabaran.Pemerintahan demi pemerintahan silih berganti,dan rakyat yang menjadi penyangga kekuasaan tak pernah berhenti berharap agar kehidupan akan berubah dan membaik.
Kalaupun perubahan itu tidak bisa disulap atau terjadi dalam waktu singkat, rakyat masih bisa bersabar, asalkan diberi harapan yang cukup rasional. Politik penuh dengan janji, meski janji politik tidak pernah memberi kepastian. Bahkan para pemimpin yang begitu pandai dan bersemangat meyakinkan massa diajangkampanye bahwa mereka bisa mengubah dunia, ketika telah menduduki kursi kekuasaan baru menyadari bahwa peta politik sangat berbeda dengan medan dan teritorial politik.Sebagian masyarakat bisa dirayu dengan peta yang indah, namun ketika kenyataan lapangan menyajikan fakta yang berbeda,rakyat harus kecewa dan bersabar.
Para pemimpin baru menyadari bahwa masalah riil yang dihadapi ternyata lebih berat daripada yang bisa diucapkan di mimbar ketika menggalang dukungan. Ujungujungnya, semua pemimpin menyeru rakyatnya bersabar, menunggu keadaan menjadi lebih baik. Tetapi kita juga tidak tahu—termasuk para pemimpin sendiri—kapan keadaan yang lebih baik itu akan tiba?
Meski perbuatan menunggu itu sangat membosankan dan melelahkan, namun masyarakat kita sejak dulu sudah terbiasa menunggu.Mereka menunggu datangnya masa di mana sandang, pangan, dan papan mudah didapat; mereka menunggu hidup yang lebih bermakna daripada sekadar menanggung beban dan kesulitan; mereka juga menunggu lahirnya para pemimpin yang tahu isi hati mereka. Tapi, kapan pemimpin seperti itu akan datang? Pendeknya, dari dulu kita sudah dikondisikan untuk menunggu datangnya ratu adil guna meringankan beban derita yang ada.
Lagi-lagi, ketika bayangbayang surgawi belum juga muncul, kita diseru untuk bersabar. Orang sabar itu dicintai Tuhan,katanya. Bayangkan, kita pernah bersabar dijajah bangsa lain selama tiga setengah abad. Pernah bersabar dikekang penguasa bangsa sendiri selama lebih setengah abad.Kesabaran masyarakat kita tampaknya memang sudah teruji.
Sekian banyak terjadi kecelakaan laut, darat, udara, sampai semburan lumpur Sidoarjo dan megakorupsi,rakyat kita masih tetap bisa berkompromi dengan penderitaan. Memang ada yang mulai gampang naik pitam dengan membakar kantor bupati atau merusak kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) karena kecewa atau tidak puas dengan hasil pemilu.
Namun secara umum masyarakat kita tetaplah golongan orangorang yang sabar dan hidup dengan harapan serta doa, meski sering dibohongi para politikus. Sejauh ini,politik tampaknya masih menjadi komoditas dan sumber pencaharian bagi kalangan elite, dan mereka juga enggan berbagi dengan masyarakat. Masyarakat hanya menjadi pemberi stempel. Rumusan klasik bahwa politik adalah soal ”siapa mendapatkan apa,kapan, dan bagaimana” tampaknya sedang dipraktikkan di negeri ini.
Rumusan itu lebih banyak berbicara tentang aktor politik,sementara konstituen politiknya sendiri diabaikan.Tidak mengherankan kalau dunia politik dipenuhi transaksi jual beli suara, dukungan, atau kandidat, layaknya pasar lelang. Mestinya politik itu untuk menyejahterakan rakyat, bukannya rakyat dieksploitasi untuk menyejahterakan politisi. Jangan-jangan agenda pemekaran wilayah besarbesaran hanya untuk melayani pejabatnya akibat kalah bersaing, bukannya untuk memakmurkan rakyat.
Jadi, seharusnya rumusan itu ditambah: Siapa mendapatkan apa, kapan, bagaimana, untuk apa dan siapa? Yang terakhir ini penting sebagai alat kontrol.Sebab, tanpa mengetahui akan diapakan sebuah mandat kekuasaan oleh penguasa, kita seperti orang yang berjalan tanpa arah yang jelas. Masyarakat tak ubahnya gerombolan domba yang dungu. Sungguh sangat berbahaya bagi masa depan bangsa jika kepentingan banyak orang hanya dipegang dan dipercayakan kepada segelintir elite penguasa yang hanya berpikir untuk dirinya, keluarganya,dan partainya.
Dari rumusan ”siapa mendapatkan apa, kapan, bagaimana, untuk apa dan siapa” diharapkan tumbuh kesadaran tentang nilai,tentang mimpi sebuah bangsa, tidak semata berebut kekuasaan secara telanjang tanpa etika dan tanpa harga diri. Setelah lama kekuasaan berjalan tanpa panduan nilai luhur dan berakhir dengan tragedi, inilah saatnya untuk mengusung kembali nilai-nilai luhur dan mulia dalam perpolitikan kita. Bukankah kekuasaan itu pada awalnya mulia, dan harus terus dimuliakan jika kita tidak ingin dihinakan dan menjadi budak kekuasaan?
Tuhan sendiri menyifati dirinya sebagai penguasa (al-malik). Namun, kekuasaan Tuhan selalu dikaitkan dengan sifat rahimnya sehingga selalu memberi rahmat dan perlindungan kepada makhluknya. Dan manusia diberi kekuasaan oleh Tuhan sebagai khalifah di muka bumi, menunjukkan bahwa kekuasaan itu mulia adanya.
Karena itu,pertanyaan ”untuk apa dan siapa”kekuasaan digunakan, menjadi penting karena para pemilik kuasa (penguasa) cenderung sewenangwenang dengan kekuasaan di tangannya,sebagaimana pernah diingatkan oleh Lord Acton,” power tends to corrupt....” Mempertanyakan arah kekuasaan bukanlah monopoli kaum moralis.Demokrasi dalam dirinya mengandung keniscayaan untuk saling mengontrol atau mengawasi. Ini pun tugas politik, bukan semata-mata tugas para pengkhotbah agama.
Politik tanpa kontrol dan etika akan menyebabkan terjerembap pada akumulasi kekuasaan yang berbahaya yang—dalam pengalaman bangsa kita— berujung pada malapetaka dan merugikan semua orang. Kontrol atau pengawasan diperlukan agar kekuasaan berjalan pada rel yang benar. Menurut agama,pengawasan tidak hanya dikaitkan dengan kebenaran (tawashaw bil haq), tapi juga dengan kesabaran (tawashau bi shabr).
Artinya, kontrol atau pengawasan terhadap kekuasaan bukan saja harus dilakukan untuk tegaknya kebenaran dan dengan cara yang benar (yaitu sesuai mekanisme demokrasi yang berlaku), namun juga tidak boleh dipaksakan karena ada proses yang membutuhkan waktu. Prinsip demokrasi mengajarkan kesabaran menunggu waktu lima tahunan untuk mengganti para pemimpin dan wakil rakyat yang tidak kredibel.
Penantian lima tahun memang bukan waktu yang sebentar.Namun,itulah dalil yang harus dijaga agar tidak mencederai dan menghancurkan demokrasi yang akhirnya menimbulkan preseden buruk bagi demokrasi di masa depan. Pemilu merupakan buah kesabaran karena semua orang dituntut menunggu dengan tertib, tidak boleh menyalip dan menelikung di tikungan. Kesabaran berarti orang harus siap kalah dalam kompetisi.
Kesabaran juga berarti kebesaran hati untuk memberi kesempatan kepada yang lain. Ibarat pepohonan, daun-daun tua meranggas, daun-daun muda tumbuh bersemi. Begitulah dunia politik. Ada masanya orang berjaya, ada masanya harus surut. Hanya orangorang yang sabar yang bisa menerima semua kenyataan itu dengan lapang dada. Namun perlu dicatat, kita mesti membedakan antara sikap sabar dan jiwa yang lembek.
Kesabaran akan tumbuh jika seseorang memiliki visi dan cita-cita yang jelas, keyakinan yang teguh,dan tahu bagaimana mencapainya. Kalau itu semua tidak ada, maka seseorang atau bangsa bukannya sabar, melainkan lembek, tidak punya harga diri dan cita-cita besar.(*)
disadur dari harian kompas, oleh koko
Jum'at, 11/04/2008, kompas
POLITIK tidak saja sebuah pertarungan untuk meraih kekuasaan,melainkan juga penantian yang menuntut kesabaran.Pemerintahan demi pemerintahan silih berganti,dan rakyat yang menjadi penyangga kekuasaan tak pernah berhenti berharap agar kehidupan akan berubah dan membaik.
Kalaupun perubahan itu tidak bisa disulap atau terjadi dalam waktu singkat, rakyat masih bisa bersabar, asalkan diberi harapan yang cukup rasional. Politik penuh dengan janji, meski janji politik tidak pernah memberi kepastian. Bahkan para pemimpin yang begitu pandai dan bersemangat meyakinkan massa diajangkampanye bahwa mereka bisa mengubah dunia, ketika telah menduduki kursi kekuasaan baru menyadari bahwa peta politik sangat berbeda dengan medan dan teritorial politik.Sebagian masyarakat bisa dirayu dengan peta yang indah, namun ketika kenyataan lapangan menyajikan fakta yang berbeda,rakyat harus kecewa dan bersabar.
Para pemimpin baru menyadari bahwa masalah riil yang dihadapi ternyata lebih berat daripada yang bisa diucapkan di mimbar ketika menggalang dukungan. Ujungujungnya, semua pemimpin menyeru rakyatnya bersabar, menunggu keadaan menjadi lebih baik. Tetapi kita juga tidak tahu—termasuk para pemimpin sendiri—kapan keadaan yang lebih baik itu akan tiba?
Meski perbuatan menunggu itu sangat membosankan dan melelahkan, namun masyarakat kita sejak dulu sudah terbiasa menunggu.Mereka menunggu datangnya masa di mana sandang, pangan, dan papan mudah didapat; mereka menunggu hidup yang lebih bermakna daripada sekadar menanggung beban dan kesulitan; mereka juga menunggu lahirnya para pemimpin yang tahu isi hati mereka. Tapi, kapan pemimpin seperti itu akan datang? Pendeknya, dari dulu kita sudah dikondisikan untuk menunggu datangnya ratu adil guna meringankan beban derita yang ada.
Lagi-lagi, ketika bayangbayang surgawi belum juga muncul, kita diseru untuk bersabar. Orang sabar itu dicintai Tuhan,katanya. Bayangkan, kita pernah bersabar dijajah bangsa lain selama tiga setengah abad. Pernah bersabar dikekang penguasa bangsa sendiri selama lebih setengah abad.Kesabaran masyarakat kita tampaknya memang sudah teruji.
Sekian banyak terjadi kecelakaan laut, darat, udara, sampai semburan lumpur Sidoarjo dan megakorupsi,rakyat kita masih tetap bisa berkompromi dengan penderitaan. Memang ada yang mulai gampang naik pitam dengan membakar kantor bupati atau merusak kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) karena kecewa atau tidak puas dengan hasil pemilu.
Namun secara umum masyarakat kita tetaplah golongan orangorang yang sabar dan hidup dengan harapan serta doa, meski sering dibohongi para politikus. Sejauh ini,politik tampaknya masih menjadi komoditas dan sumber pencaharian bagi kalangan elite, dan mereka juga enggan berbagi dengan masyarakat. Masyarakat hanya menjadi pemberi stempel. Rumusan klasik bahwa politik adalah soal ”siapa mendapatkan apa,kapan, dan bagaimana” tampaknya sedang dipraktikkan di negeri ini.
Rumusan itu lebih banyak berbicara tentang aktor politik,sementara konstituen politiknya sendiri diabaikan.Tidak mengherankan kalau dunia politik dipenuhi transaksi jual beli suara, dukungan, atau kandidat, layaknya pasar lelang. Mestinya politik itu untuk menyejahterakan rakyat, bukannya rakyat dieksploitasi untuk menyejahterakan politisi. Jangan-jangan agenda pemekaran wilayah besarbesaran hanya untuk melayani pejabatnya akibat kalah bersaing, bukannya untuk memakmurkan rakyat.
Jadi, seharusnya rumusan itu ditambah: Siapa mendapatkan apa, kapan, bagaimana, untuk apa dan siapa? Yang terakhir ini penting sebagai alat kontrol.Sebab, tanpa mengetahui akan diapakan sebuah mandat kekuasaan oleh penguasa, kita seperti orang yang berjalan tanpa arah yang jelas. Masyarakat tak ubahnya gerombolan domba yang dungu. Sungguh sangat berbahaya bagi masa depan bangsa jika kepentingan banyak orang hanya dipegang dan dipercayakan kepada segelintir elite penguasa yang hanya berpikir untuk dirinya, keluarganya,dan partainya.
Dari rumusan ”siapa mendapatkan apa, kapan, bagaimana, untuk apa dan siapa” diharapkan tumbuh kesadaran tentang nilai,tentang mimpi sebuah bangsa, tidak semata berebut kekuasaan secara telanjang tanpa etika dan tanpa harga diri. Setelah lama kekuasaan berjalan tanpa panduan nilai luhur dan berakhir dengan tragedi, inilah saatnya untuk mengusung kembali nilai-nilai luhur dan mulia dalam perpolitikan kita. Bukankah kekuasaan itu pada awalnya mulia, dan harus terus dimuliakan jika kita tidak ingin dihinakan dan menjadi budak kekuasaan?
Tuhan sendiri menyifati dirinya sebagai penguasa (al-malik). Namun, kekuasaan Tuhan selalu dikaitkan dengan sifat rahimnya sehingga selalu memberi rahmat dan perlindungan kepada makhluknya. Dan manusia diberi kekuasaan oleh Tuhan sebagai khalifah di muka bumi, menunjukkan bahwa kekuasaan itu mulia adanya.
Karena itu,pertanyaan ”untuk apa dan siapa”kekuasaan digunakan, menjadi penting karena para pemilik kuasa (penguasa) cenderung sewenangwenang dengan kekuasaan di tangannya,sebagaimana pernah diingatkan oleh Lord Acton,” power tends to corrupt....” Mempertanyakan arah kekuasaan bukanlah monopoli kaum moralis.Demokrasi dalam dirinya mengandung keniscayaan untuk saling mengontrol atau mengawasi. Ini pun tugas politik, bukan semata-mata tugas para pengkhotbah agama.
Politik tanpa kontrol dan etika akan menyebabkan terjerembap pada akumulasi kekuasaan yang berbahaya yang—dalam pengalaman bangsa kita— berujung pada malapetaka dan merugikan semua orang. Kontrol atau pengawasan diperlukan agar kekuasaan berjalan pada rel yang benar. Menurut agama,pengawasan tidak hanya dikaitkan dengan kebenaran (tawashaw bil haq), tapi juga dengan kesabaran (tawashau bi shabr).
Artinya, kontrol atau pengawasan terhadap kekuasaan bukan saja harus dilakukan untuk tegaknya kebenaran dan dengan cara yang benar (yaitu sesuai mekanisme demokrasi yang berlaku), namun juga tidak boleh dipaksakan karena ada proses yang membutuhkan waktu. Prinsip demokrasi mengajarkan kesabaran menunggu waktu lima tahunan untuk mengganti para pemimpin dan wakil rakyat yang tidak kredibel.
Penantian lima tahun memang bukan waktu yang sebentar.Namun,itulah dalil yang harus dijaga agar tidak mencederai dan menghancurkan demokrasi yang akhirnya menimbulkan preseden buruk bagi demokrasi di masa depan. Pemilu merupakan buah kesabaran karena semua orang dituntut menunggu dengan tertib, tidak boleh menyalip dan menelikung di tikungan. Kesabaran berarti orang harus siap kalah dalam kompetisi.
Kesabaran juga berarti kebesaran hati untuk memberi kesempatan kepada yang lain. Ibarat pepohonan, daun-daun tua meranggas, daun-daun muda tumbuh bersemi. Begitulah dunia politik. Ada masanya orang berjaya, ada masanya harus surut. Hanya orangorang yang sabar yang bisa menerima semua kenyataan itu dengan lapang dada. Namun perlu dicatat, kita mesti membedakan antara sikap sabar dan jiwa yang lembek.
Kesabaran akan tumbuh jika seseorang memiliki visi dan cita-cita yang jelas, keyakinan yang teguh,dan tahu bagaimana mencapainya. Kalau itu semua tidak ada, maka seseorang atau bangsa bukannya sabar, melainkan lembek, tidak punya harga diri dan cita-cita besar.(*)
disadur dari harian kompas, oleh koko
Jumat, 14 Maret 2008
Plasma Display Panel
3.1.3. Plasma Display Panel (PDP)
3.1.3.1. Product Knowledge PDP
Plasma dikenal merujuk pada cairan yang digunakan untuk menutupi bagian tubuh akibat luka atau terbakar. Belum ada penjelasan yang paling tepat, mengapa istilah “plasma” digunakan untuk sebuah panel layar yang berbasis pada kerja gas (biasanya campuran unsur neon dan xenon), sehingga ukuran panel layar cukup tipis (ketebalannya sekitar 7 – 16 cm).
Panel layar plasma menggunakan kombinasi ribuan atau jutaan pixel untuk membentuk gambar. Sebagai contoh, sebuah plasma mempunyai resolusi 1024 x 768. Artinya, plasma tersebut mempunyai 768.432 pixel (1024 dikalikan 768). Setiap pixel membuat tiga sub pixel terpisah, masing-masing menghasilkan warna merah, hijau dan biru. Sub pixel disebut juga “Cell” yang berupa kantung kecil berisi gas plasma. Tiap “cell“ dilapisi fosfor berwarna merah, hijau dan biru. Penggunaan fosfor beresiko dengan proses pembakaran dilayar (noise burn-in) . Contoh, pada pojok kanan/kiri atas layar terdapat logo sebuah stasiun TV. Logo ini lama tak bergerak, jika berganti adegan tanpa logo akan terlihat bekas logo tersebut pada posisi yang sama. Setiap cell memiliki sepasang elektroda yang saling bekerja sama. Satu di atas yang lainnya di bawah. Masing-masing ditempatkan dalam dua lapisan kaca. Lapisan elektroda atas bersipat transparan.
Ketika arus listrik melewati lapisan-lapisan elektroda, maka gas di dalam tiap cell terstimulasi dan melepaskan unsur photon ultraviolet. Photon-photon tersebut bereaksi dengan fosfor, menghasilkan warna-warni merah, hijau dan biru dengan intensitas bermacam-macam. Kombinasi warna di tiap pixel mampu memproduksi jutaan warna alami, dari hitam hingga putih serta warna lainnya.
Berikut ini adalah feature-feature Plasma Display Panel (PDP) sebagai berikut :
1. ON Screen Display (OSD)
Menu untuk setting gambar display dan kualitas suara adalah ;
Brightness
Contras
Channel
Picture
Sound
PIP/ DW
Screen
Timer
Special Function
2.Resolusition
Resolution adalah ratio pixel-pixel horizontal (X) dan vetikal (Y) yang dapat menghasilkan
screen. Resolution gambar lebih besar akan menghasilkan kualitas gambar lebih baik pada
screen.
Common Resolution 640 x 480
VGA standard setting for CPT (Cathode Picture Tube) 800 x 600
SVGA standard setting for CRT (Cathode Ray Tube) 1024 x 768
XGA standard setting for LCD (Liquid Crystal Display) 1920x1080
HD1080 WXGA standard setting for wide screen LCD
3.Response Time (ms)
Response Time adalah sistem timer untuk pixel-pixel dapat berubah menjadi warna R-G-B lain. Response rate lebih cepat, kualitas gambar lebih bagus karena dapat mengurangi gambar tidak jelas jika terjadi pergerakan gambar.
3.Luminance/Brightness
Luminance digunakan di dalam industri video untuk karakter brigthness pada display. Pada industri satu candela per square meter adalah
Brightness untuk :
- LCD : 300 ~ 1200 cd/m2
- PDP : 1000 ~ 2000 cd/m2
4. Contrast Ratio
Contrast Ratio adalah ukuran yang dipakai untuk jangkaun antara gambar paling terang dan tergelap yang dapat ditampilkan pada display.
5. Aspek Ratio
Aspek Ratio digunakan sebagai gambaran bentuk layar yang disesuaikan dengan besar layar TV . Hitungannya adalah perbandingan lebar dan tinggi. ( 4 : 3 dan 16 : 9 )
6.HDMI (High Definition Mulitimedia Interface)
HDMI adalah jenis konektivitas yang memungkinkan tidak adanya pengubahan data digital gambar(visual) maupun suara (audio) menjadi analog, sebelum masuk ke TV dari peranti sumber seperti DVD player, HDTV tuner, atau reciever satelit.
7. HD ready
HD ready adalah label dari EICTA
EICTA memperkenalkan label sebagai tanda kualitas untuk membedakan perlengkapan display, kemampuan proses dan penampilan sinyal high-definition
Untuk dapat menggunakan lebel “HD ready” harus mengikuti persyaratan:
1. Display Engine.
Resolusi minimum display (LCD, PDP) atau display engine (DLP) adalah 720 garis secara fisik dalam wide aspect ratio
2. Video Interface
Peralatan display menerima input HD melalui:
§ Analog YPbPr. display “HD ready” mendukung analog YPbPr sebagai sebuah input HD.
format to allow full compatibility with today's HD video sources in the market. Support of the
YPbPr signal should be through common industry standard connectors directly on the HD
ready display or through an adaptor easily accessible to the consumer; and:
Ø DVI or HDMI HD capable inputs accept the following HD video formats:
ü 1280x720 @ 50 and 60Hz progressive scan (“720p”)
ü 1920x1080 @ 50 and 60Hz interlaced (“1080i”)
Ø The DVI or HDMI input supports copy protection (HDCP)
SRS
Untuk menghasilkan Surround yang optimum dari hasil reposisi speaker yang letaknya kurang stategis seperti pada big screen TV and automobile.
Teknologi pengolahan sinyal untuk menperkuat suara bass. Tanpa Tru Bass low frequencies akan terdenger kecil untuk menhindari kerusakan pada speaker kecil dan terjadinya distorsi.
Meningkatkan performa dynamic audio yang sudah dikompres, menghasilkan suara base 3D yang lebih mantap. Seperti yang diilustrasikan pada gambar 3.2b.
Gambar 3.2 Ilustrasi suara base yang baik dan yang kurang baik
TruSurround XT keluaran terbaru dari TruSurround Technologies yang dapat menghasilkan saura Surround 5.1 multi-channel melalui 2 speaker atau headphone. TruSurround XT adalah kombinasi dari Surround Focus, TruBass dan Wow.
DCDi (Directional Correlation De-interlacing)
DCDi adalah sirkuit pengolahan high-quality yang dapat menghasilkan kualitas gambar terbaik untuk berbagai format gambar seperti DVD, HD Broadcasting dan yang lainya. Gambar akan terlihat lebih jelas dan bersih sekalipun untuk program yang menampilkan gambar bergerak seperti acara sport.
HDCP (High Bandwidth Digital Protection)
HDCP adalah sistem pengamanan yang dikembangkan oleh Intel Corporation to memproteksi isi dari digital entertainment yang berasal dari interface DVI/HDMI. HDCP Spesifikasi menyediakan suatu metoda sempurna, transparan dan hemat biaya untuk memancarkan dan menerima isi pertunjukan digital yang berisi DVI/HDMI-COMPLIANT display digital
DVI (Digital Visual Interface)
Interface yang digunakan untuk gambar digital tanpa ada konversi, gambar akan kebih jelas dan tanpa ada degradasi. Produk yang sudah menggunakan DVI ditandai dengan logo .
BBE (Base Booster Effect)
Mengkoreksi distorsi & signal delay phase sebelum masuk ke speaker, sehingga kualitas suara bass yang dihasilkan lebih kuat terutama saat menonton film atau musik.
3.1.3.1. Product Knowledge PDP
Plasma dikenal merujuk pada cairan yang digunakan untuk menutupi bagian tubuh akibat luka atau terbakar. Belum ada penjelasan yang paling tepat, mengapa istilah “plasma” digunakan untuk sebuah panel layar yang berbasis pada kerja gas (biasanya campuran unsur neon dan xenon), sehingga ukuran panel layar cukup tipis (ketebalannya sekitar 7 – 16 cm).
Panel layar plasma menggunakan kombinasi ribuan atau jutaan pixel untuk membentuk gambar. Sebagai contoh, sebuah plasma mempunyai resolusi 1024 x 768. Artinya, plasma tersebut mempunyai 768.432 pixel (1024 dikalikan 768). Setiap pixel membuat tiga sub pixel terpisah, masing-masing menghasilkan warna merah, hijau dan biru. Sub pixel disebut juga “Cell” yang berupa kantung kecil berisi gas plasma. Tiap “cell“ dilapisi fosfor berwarna merah, hijau dan biru. Penggunaan fosfor beresiko dengan proses pembakaran dilayar (noise burn-in) . Contoh, pada pojok kanan/kiri atas layar terdapat logo sebuah stasiun TV. Logo ini lama tak bergerak, jika berganti adegan tanpa logo akan terlihat bekas logo tersebut pada posisi yang sama. Setiap cell memiliki sepasang elektroda yang saling bekerja sama. Satu di atas yang lainnya di bawah. Masing-masing ditempatkan dalam dua lapisan kaca. Lapisan elektroda atas bersipat transparan.
Ketika arus listrik melewati lapisan-lapisan elektroda, maka gas di dalam tiap cell terstimulasi dan melepaskan unsur photon ultraviolet. Photon-photon tersebut bereaksi dengan fosfor, menghasilkan warna-warni merah, hijau dan biru dengan intensitas bermacam-macam. Kombinasi warna di tiap pixel mampu memproduksi jutaan warna alami, dari hitam hingga putih serta warna lainnya.
Berikut ini adalah feature-feature Plasma Display Panel (PDP) sebagai berikut :
1. ON Screen Display (OSD)
Menu untuk setting gambar display dan kualitas suara adalah ;
Brightness
Contras
Channel
Picture
Sound
PIP/ DW
Screen
Timer
Special Function
2.Resolusition
Resolution adalah ratio pixel-pixel horizontal (X) dan vetikal (Y) yang dapat menghasilkan
screen. Resolution gambar lebih besar akan menghasilkan kualitas gambar lebih baik pada
screen.
Common Resolution 640 x 480
VGA standard setting for CPT (Cathode Picture Tube) 800 x 600
SVGA standard setting for CRT (Cathode Ray Tube) 1024 x 768
XGA standard setting for LCD (Liquid Crystal Display) 1920x1080
HD1080 WXGA standard setting for wide screen LCD
3.Response Time (ms)
Response Time adalah sistem timer untuk pixel-pixel dapat berubah menjadi warna R-G-B lain. Response rate lebih cepat, kualitas gambar lebih bagus karena dapat mengurangi gambar tidak jelas jika terjadi pergerakan gambar.
3.Luminance/Brightness
Luminance digunakan di dalam industri video untuk karakter brigthness pada display. Pada industri satu candela per square meter adalah
Brightness untuk :
- LCD : 300 ~ 1200 cd/m2
- PDP : 1000 ~ 2000 cd/m2
4. Contrast Ratio
Contrast Ratio adalah ukuran yang dipakai untuk jangkaun antara gambar paling terang dan tergelap yang dapat ditampilkan pada display.
5. Aspek Ratio
Aspek Ratio digunakan sebagai gambaran bentuk layar yang disesuaikan dengan besar layar TV . Hitungannya adalah perbandingan lebar dan tinggi. ( 4 : 3 dan 16 : 9 )
6.HDMI (High Definition Mulitimedia Interface)
HDMI adalah jenis konektivitas yang memungkinkan tidak adanya pengubahan data digital gambar(visual) maupun suara (audio) menjadi analog, sebelum masuk ke TV dari peranti sumber seperti DVD player, HDTV tuner, atau reciever satelit.
7. HD ready
HD ready adalah label dari EICTA
EICTA memperkenalkan label sebagai tanda kualitas untuk membedakan perlengkapan display, kemampuan proses dan penampilan sinyal high-definition
Untuk dapat menggunakan lebel “HD ready” harus mengikuti persyaratan:
1. Display Engine.
Resolusi minimum display (LCD, PDP) atau display engine (DLP) adalah 720 garis secara fisik dalam wide aspect ratio
2. Video Interface
Peralatan display menerima input HD melalui:
§ Analog YPbPr. display “HD ready” mendukung analog YPbPr sebagai sebuah input HD.
format to allow full compatibility with today's HD video sources in the market. Support of the
YPbPr signal should be through common industry standard connectors directly on the HD
ready display or through an adaptor easily accessible to the consumer; and:
Ø DVI or HDMI HD capable inputs accept the following HD video formats:
ü 1280x720 @ 50 and 60Hz progressive scan (“720p”)
ü 1920x1080 @ 50 and 60Hz interlaced (“1080i”)
Ø The DVI or HDMI input supports copy protection (HDCP)
SRS
Untuk menghasilkan Surround yang optimum dari hasil reposisi speaker yang letaknya kurang stategis seperti pada big screen TV and automobile.
Teknologi pengolahan sinyal untuk menperkuat suara bass. Tanpa Tru Bass low frequencies akan terdenger kecil untuk menhindari kerusakan pada speaker kecil dan terjadinya distorsi.
Meningkatkan performa dynamic audio yang sudah dikompres, menghasilkan suara base 3D yang lebih mantap. Seperti yang diilustrasikan pada gambar 3.2b.
Gambar 3.2 Ilustrasi suara base yang baik dan yang kurang baik
TruSurround XT keluaran terbaru dari TruSurround Technologies yang dapat menghasilkan saura Surround 5.1 multi-channel melalui 2 speaker atau headphone. TruSurround XT adalah kombinasi dari Surround Focus, TruBass dan Wow.
DCDi (Directional Correlation De-interlacing)
DCDi adalah sirkuit pengolahan high-quality yang dapat menghasilkan kualitas gambar terbaik untuk berbagai format gambar seperti DVD, HD Broadcasting dan yang lainya. Gambar akan terlihat lebih jelas dan bersih sekalipun untuk program yang menampilkan gambar bergerak seperti acara sport.
HDCP (High Bandwidth Digital Protection)
HDCP adalah sistem pengamanan yang dikembangkan oleh Intel Corporation to memproteksi isi dari digital entertainment yang berasal dari interface DVI/HDMI. HDCP Spesifikasi menyediakan suatu metoda sempurna, transparan dan hemat biaya untuk memancarkan dan menerima isi pertunjukan digital yang berisi DVI/HDMI-COMPLIANT display digital
DVI (Digital Visual Interface)
Interface yang digunakan untuk gambar digital tanpa ada konversi, gambar akan kebih jelas dan tanpa ada degradasi. Produk yang sudah menggunakan DVI ditandai dengan logo .
BBE (Base Booster Effect)
Mengkoreksi distorsi & signal delay phase sebelum masuk ke speaker, sehingga kualitas suara bass yang dihasilkan lebih kuat terutama saat menonton film atau musik.
Selasa, 11 Maret 2008
LCD
LCD menjadi Display Device yang refresentatif dari Notebook pada tahun 1990 an, ketika LCD TFT diproduksi secara masal. Hari ini LCD digunakan secara luas sebagai monitor computer, TV Digital, Peralatan yang mobile dan lainnya sebagai pengganti CRT.
LCD kepanjangan dari Liquit Crystal Display, ditemukan oleh orang Austria bernama Friederich Reinitzer pada tahun 1888. Setiap hari kita selalu memakai peralatan-peralatan yang mengunakan LCD seperti : jam, CD player, calculator, microwave,AC dan lainya termasuk TV dan monitor.
LCD memberikan keuntungan yang besar sebagai alat tampilan dari pada CDT, karena bentuknya yang tipis, ringan, gambar lebih bagus dan mempunyai konsumsi listrik yang sedikit.
LG Electronics mulai mengembangkan teknologi LCD untuk monitor sebagai alternatif pilihan konsumen yang menggunakan monitor sebagai display Computer. Keuntungan-keuntungan yang diperoleh mengapa kita mengembangkan teknologi LCD khususnya monitor adalah :
Space Saving
LCD monitor memberikan keuntungan menghemat tempat artinya tempat yang disediakan untuk LCD tidak terlalu luas atau tidak memakan tempat, karena bentuknya yang tipis dan ringan.
Light Weight
Selain itu LCD monitor juga mempunyai berat yang sangat ringan, karena tidak memerlukan kaca seperti yang digunakan oleh CDT sehingga bisa dibawa kemana saja ringan
Distortion free
LCD monitor juga mempunyai kelebihan pada gambarnya yaitu tidak terdapat adanya distorsi. Artinya garis pattern pada LCD monitor benar-benar lurus tidak bengkok seperti pada monitor CDT
Low Radiation
LCD monitor mempunyai tingkat radiasi yang rendah apalagi dibandingkan dengan monitor CDT, karena cara kerja dari LCD berbeda dengan CDT yang melakukan penembakan sinar elektron ( sehingga menghasilkan radiasi )
Power Saving
Daya listrik yang dibutuhkan LCD monitor lebih kecil dari pada monitor CDT, sehingga lebih hemat listrik
Model L1530SM = 28 Watt
Model 500 EJ = 75 Watt
Various Application
LCD monitor tidak hanya bisa digunakan untuk tampilan computer, tetapi juga bisa untuk Televisi
Prestige and luxury image
Dengan menggunakan LCD monitor maka seakan-akan terlihat atau terkesan lebih mewah atau gengsinya lebih tinggi dari pada menggunakan monitor LCD.
Pengenalan dasar bagian-bagian LCD
Bagian-bagian LCD tersebut diasembly satu-persatu sesuai dengan elemen kerja untuk tiap-tiap model
3.1.4.2. Blok Diagram LCD
Prinsip penyalaan Liquit Crystal Display dengan prinsip Thin Film Transistor ( TFT )
Thin Film Transistor ( TFT ) digambarkan sebagai suatu swich yang bertujuan untuk menghidupkan atau mematikan setiap pixel pada layar LCD, sehingga memerlukan active element yang menyusun sebuah matrix pada tampilan layar LCD yang terdiri dari transistor kecil
TFT berperan dalam memancarkan dan mengendalikan sinyal listrik, yang menentukan jumlah tegangan yang ditetapkan pada liquit crystal. Kemudian liquit crystal ini akan mengendalikan pencaran cahaya ( back light ) dengan menggunakan struktur molekul moleculer ) yang berada menurut tegangannya. Dengan cara ini warna dan gambar ditampilkan melewati color filter.
Warna-warna yang dihasilkan pada LCD merupakan kombinasi subpixel yang terdiri dari tiga warna RGB, tiap subpixel dapat berkisar lebih dari 256 shades atau memungkinkan lebih dari 15,8 juta warna
Kemudian berkembang lagi menjadi bentuk yang lebih komplek, seperti passive matrix dan active matrix. Pada LCD monitor mempunyai tiga subpixel yaitu berwarna Merah, Hijau dan Biru ( RGB ) seperti pada gambar diatas dengan perhitungan sebagai berikut :
- Resolusi mempunyai rumus : ( m x n ) resolusi
- Jadi jumlah active natrix : ( 3 m x n ) atau dapat diketahui
banyaknya transistor aktiv
- Sebagai contoh : Bila resolusi 600 x 800, maka ada 600 x 3 x 800
= 1.400.000 matrix
Fitur Produk LCD
Fitur produk LCD yang dikembangkan oleh PT. LGEIN adalah :
Ø HDMI ( High Definition Multimedia Interface )
HDMI adalah interface standar industri pertama mentransfer data audio & video digital tanpa ada sedikitpun pengkompresian.
HDMI memiliki keuntungan berikut:
§ 100 % Digital : tanpa ada kompresi & konversi.
Kualitas gambar dan suara lebih tajam & jelas tanpa ada data yang hilang.
§ Rendah biaya dan mudah. Karena hanya mengunakan 1 kabel untuk mentransfer data audio maupun video, sehingga pelanggan tidak perlu kawatir kesulitan memasang kabelnya.
§ Intelligence: HDMI mensupport komunikasi 2 arah antara video source (seperti DVD player) dan DTV, konfigurasinya dapat secara otomatis dan one-button play.
Ø HD ready
adalah label dari EICTA* sebagai satu simbol bahwa display equipment, dapat mengolah dan menampilkan gambar High-definition signal.
Persyaratan untuk HD ready adalah:
Min. native resolution harus 720 physical lines dalam wide aspect ratio. Display harus mempunyai semua HD inputs seperti : YPbPr1, DVI atau HDMI. Input HD harus dapat menampilkan resolusi 1280x720 @50/60Hz (720p), dan 1920x1080 @50/60Hz interlaced (1080i).Input DVI dan HDMI harus didukung oleh proteksi HDCP.
Ø SRS
Untuk menghasilkan Surround yang optimum dari hasil reposisi speaker yang letaknya kurang stategis seperti pada big screen TV and automobile.
Teknologi pengolahan sinyal untuk menperkuat suara bass. Tanpa Tru Bass low frequencies akan terdenger kecil untuk menhindari kerusakan pada speaker kecil dan terjadinya distorsi.
Meningkatkan performa dynamic audio yang sudah dikompres, menghasilkan suara base 3D yang lebih mantap. Seperti yang diilustrasikan pada gambar 3.2b.
Gambar 3.2 Ilustrasi suara base yang baik dan yang kurang baik
TruSurround XT keluaran terbaru dari TruSurround Technologies yang dapat menghasilkan saura Surround 5.1 multi-channel melalui 2 speaker atau headphone. TruSurround XT adalah kombinasi dari Surround Focus, TruBass dan Wow.
Ø DCDi (Directional Correlation De-interlacing)
DCDi adalah sirkuit pengolahan high-quality yang dapat menghasilkan kualitas gambar terbaik untuk berbagai format gambar seperti DVD, HD Broadcasting dan yang lainya. Gambar akan terlihat lebih jelas dan bersih sekalipun untuk program yang menampilkan gambar bergerak seperti acara sport.
Ø HDCP (High Bandwidth Digital Protection)
HDCP adalah sistem pengamanan yang dikembangkan oleh Intel Corporation to memproteksi isi dari digital entertainment yang berasal dari interface DVI/HDMI. HDCP Spesifikasi menyediakan suatu metoda sempurna, transparan dan hemat biaya untuk memancarkan dan menerima isi pertunjukan digital yang berisi DVI/HDMI-COMPLIANT display digital
Ø DVI (Digital Visual Interface)
Interface yang digunakan untuk gambar digital tanpa ada konversi, gambar akan kebih jelas dan tanpa ada degradasi. Produk yang sudah menggunakan DVI ditandai dengan logo .
Ø BBE (Base Booster Effect)
Mengkoreksi distorsi & signal delay phase sebelum masuk ke speaker, sehingga kualitas suara bass yang dihasilkan lebih kuat terutama saat menonton film atau musik.
3.1.1.1 Keuntungan LCD/LCDTV
LCD/LCDTV memiliki beberapa keuntungan dibandingkan dengan Monitor Tabung atau TV Tabung. Keuntungan tersebut adalah :
Ø Size dan Weight
LCD sangat tipis dibandingkan dengan monitor tabung dengan ukuran yang sama, sehingga dapat menghemat tempat dalam penempatan oleh user.
Ø Kualitas gambarSetiap inchi dari panel LCD terdiri dari banyak pixel yang dapat menampilkan gambar dengan resolusi tinggi. Masing pixel dipancarkan sinar oleh transistor yang menghasilkan gambar yang sangat detil.
LCD kepanjangan dari Liquit Crystal Display, ditemukan oleh orang Austria bernama Friederich Reinitzer pada tahun 1888. Setiap hari kita selalu memakai peralatan-peralatan yang mengunakan LCD seperti : jam, CD player, calculator, microwave,AC dan lainya termasuk TV dan monitor.
LCD memberikan keuntungan yang besar sebagai alat tampilan dari pada CDT, karena bentuknya yang tipis, ringan, gambar lebih bagus dan mempunyai konsumsi listrik yang sedikit.
LG Electronics mulai mengembangkan teknologi LCD untuk monitor sebagai alternatif pilihan konsumen yang menggunakan monitor sebagai display Computer. Keuntungan-keuntungan yang diperoleh mengapa kita mengembangkan teknologi LCD khususnya monitor adalah :
Space Saving
LCD monitor memberikan keuntungan menghemat tempat artinya tempat yang disediakan untuk LCD tidak terlalu luas atau tidak memakan tempat, karena bentuknya yang tipis dan ringan.
Light Weight
Selain itu LCD monitor juga mempunyai berat yang sangat ringan, karena tidak memerlukan kaca seperti yang digunakan oleh CDT sehingga bisa dibawa kemana saja ringan
Distortion free
LCD monitor juga mempunyai kelebihan pada gambarnya yaitu tidak terdapat adanya distorsi. Artinya garis pattern pada LCD monitor benar-benar lurus tidak bengkok seperti pada monitor CDT
Low Radiation
LCD monitor mempunyai tingkat radiasi yang rendah apalagi dibandingkan dengan monitor CDT, karena cara kerja dari LCD berbeda dengan CDT yang melakukan penembakan sinar elektron ( sehingga menghasilkan radiasi )
Power Saving
Daya listrik yang dibutuhkan LCD monitor lebih kecil dari pada monitor CDT, sehingga lebih hemat listrik
Model L1530SM = 28 Watt
Model 500 EJ = 75 Watt
Various Application
LCD monitor tidak hanya bisa digunakan untuk tampilan computer, tetapi juga bisa untuk Televisi
Prestige and luxury image
Dengan menggunakan LCD monitor maka seakan-akan terlihat atau terkesan lebih mewah atau gengsinya lebih tinggi dari pada menggunakan monitor LCD.
Pengenalan dasar bagian-bagian LCD
Bagian-bagian LCD tersebut diasembly satu-persatu sesuai dengan elemen kerja untuk tiap-tiap model
3.1.4.2. Blok Diagram LCD
Prinsip penyalaan Liquit Crystal Display dengan prinsip Thin Film Transistor ( TFT )
Thin Film Transistor ( TFT ) digambarkan sebagai suatu swich yang bertujuan untuk menghidupkan atau mematikan setiap pixel pada layar LCD, sehingga memerlukan active element yang menyusun sebuah matrix pada tampilan layar LCD yang terdiri dari transistor kecil
TFT berperan dalam memancarkan dan mengendalikan sinyal listrik, yang menentukan jumlah tegangan yang ditetapkan pada liquit crystal. Kemudian liquit crystal ini akan mengendalikan pencaran cahaya ( back light ) dengan menggunakan struktur molekul moleculer ) yang berada menurut tegangannya. Dengan cara ini warna dan gambar ditampilkan melewati color filter.
Warna-warna yang dihasilkan pada LCD merupakan kombinasi subpixel yang terdiri dari tiga warna RGB, tiap subpixel dapat berkisar lebih dari 256 shades atau memungkinkan lebih dari 15,8 juta warna
Kemudian berkembang lagi menjadi bentuk yang lebih komplek, seperti passive matrix dan active matrix. Pada LCD monitor mempunyai tiga subpixel yaitu berwarna Merah, Hijau dan Biru ( RGB ) seperti pada gambar diatas dengan perhitungan sebagai berikut :
- Resolusi mempunyai rumus : ( m x n ) resolusi
- Jadi jumlah active natrix : ( 3 m x n ) atau dapat diketahui
banyaknya transistor aktiv
- Sebagai contoh : Bila resolusi 600 x 800, maka ada 600 x 3 x 800
= 1.400.000 matrix
Fitur Produk LCD
Fitur produk LCD yang dikembangkan oleh PT. LGEIN adalah :
Ø HDMI ( High Definition Multimedia Interface )
HDMI adalah interface standar industri pertama mentransfer data audio & video digital tanpa ada sedikitpun pengkompresian.
HDMI memiliki keuntungan berikut:
§ 100 % Digital : tanpa ada kompresi & konversi.
Kualitas gambar dan suara lebih tajam & jelas tanpa ada data yang hilang.
§ Rendah biaya dan mudah. Karena hanya mengunakan 1 kabel untuk mentransfer data audio maupun video, sehingga pelanggan tidak perlu kawatir kesulitan memasang kabelnya.
§ Intelligence: HDMI mensupport komunikasi 2 arah antara video source (seperti DVD player) dan DTV, konfigurasinya dapat secara otomatis dan one-button play.
Ø HD ready
adalah label dari EICTA* sebagai satu simbol bahwa display equipment, dapat mengolah dan menampilkan gambar High-definition signal.
Persyaratan untuk HD ready adalah:
Min. native resolution harus 720 physical lines dalam wide aspect ratio. Display harus mempunyai semua HD inputs seperti : YPbPr1, DVI atau HDMI. Input HD harus dapat menampilkan resolusi 1280x720 @50/60Hz (720p), dan 1920x1080 @50/60Hz interlaced (1080i).Input DVI dan HDMI harus didukung oleh proteksi HDCP.
Ø SRS
Untuk menghasilkan Surround yang optimum dari hasil reposisi speaker yang letaknya kurang stategis seperti pada big screen TV and automobile.
Teknologi pengolahan sinyal untuk menperkuat suara bass. Tanpa Tru Bass low frequencies akan terdenger kecil untuk menhindari kerusakan pada speaker kecil dan terjadinya distorsi.
Meningkatkan performa dynamic audio yang sudah dikompres, menghasilkan suara base 3D yang lebih mantap. Seperti yang diilustrasikan pada gambar 3.2b.
Gambar 3.2 Ilustrasi suara base yang baik dan yang kurang baik
TruSurround XT keluaran terbaru dari TruSurround Technologies yang dapat menghasilkan saura Surround 5.1 multi-channel melalui 2 speaker atau headphone. TruSurround XT adalah kombinasi dari Surround Focus, TruBass dan Wow.
Ø DCDi (Directional Correlation De-interlacing)
DCDi adalah sirkuit pengolahan high-quality yang dapat menghasilkan kualitas gambar terbaik untuk berbagai format gambar seperti DVD, HD Broadcasting dan yang lainya. Gambar akan terlihat lebih jelas dan bersih sekalipun untuk program yang menampilkan gambar bergerak seperti acara sport.
Ø HDCP (High Bandwidth Digital Protection)
HDCP adalah sistem pengamanan yang dikembangkan oleh Intel Corporation to memproteksi isi dari digital entertainment yang berasal dari interface DVI/HDMI. HDCP Spesifikasi menyediakan suatu metoda sempurna, transparan dan hemat biaya untuk memancarkan dan menerima isi pertunjukan digital yang berisi DVI/HDMI-COMPLIANT display digital
Ø DVI (Digital Visual Interface)
Interface yang digunakan untuk gambar digital tanpa ada konversi, gambar akan kebih jelas dan tanpa ada degradasi. Produk yang sudah menggunakan DVI ditandai dengan logo .
Ø BBE (Base Booster Effect)
Mengkoreksi distorsi & signal delay phase sebelum masuk ke speaker, sehingga kualitas suara bass yang dihasilkan lebih kuat terutama saat menonton film atau musik.
3.1.1.1 Keuntungan LCD/LCDTV
LCD/LCDTV memiliki beberapa keuntungan dibandingkan dengan Monitor Tabung atau TV Tabung. Keuntungan tersebut adalah :
Ø Size dan Weight
LCD sangat tipis dibandingkan dengan monitor tabung dengan ukuran yang sama, sehingga dapat menghemat tempat dalam penempatan oleh user.
Ø Kualitas gambarSetiap inchi dari panel LCD terdiri dari banyak pixel yang dapat menampilkan gambar dengan resolusi tinggi. Masing pixel dipancarkan sinar oleh transistor yang menghasilkan gambar yang sangat detil.
Selasa, 04 Maret 2008
SIM2
PENGERTIAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
Oleh : KOKO
Objective : Mempelajari mulai dari konsep dasar sampai pada penerapan SIM, sesuai dengan tingkat organisasi dan perangkat2 pendukungnya.Peranan komputer sebagai sistem informasi organisasiPengantar Sistem informasi berbasis komputerDari judulnya sudah dapat diperkirakan bahwa bab ini akan menjelaskan tentang apa itu sistem informasi berbasis komputer. Tapi akan banyak muncul pertanyaan di sini, diantaranya adalah :§ Apa yang dimaksud dengan informasi ?§ Sistem ?§ Lalu sistem informasi ?§ Apakah sistem informasi hanya bisa dilakukan dengan berbasiskan komputer ?§ Dikatakan bahwa pentransformasian teknologi konvensional ke teknologi komputer akan memerlukan energi yang sangat besar. Dan prosesnya pun bertahap. Oleh karena itu kita harus pandai memanage mana yang pertama kali atau paling urgent untuk dirubah. Ingat nggak dengan pertanyaan pak iik , “kapankah waktu yang paling baik untuk membeli komputer ?”§ Sebuah sistem itu terdiri dari komponen-komponen, lalu komponen apa saja yang ada pada sistem informasi berbasis komputer, Atau mungkin benar komponennya tetap seperti itu, hanya saja telah mengalami ekspansi. Contohnya dalam brainware, tentunya tidak seperti dulu lagi, yang relatif hanya terdiri dari EDP saja. Sekarang telah banyak muncul profesi atau bidang pekerjaan yang sebelumnya belum ada.Pemanfaatan Teknologi Informasi untuk Competitve Advantage.Apa yang saya ketahui tentang keuntungan yang bisa diambil dgn Teknologi Informasi ?Untuk menjawabnya tentu harus dijelaskan dahulu apa yang dimaksud dengan teknologi informasi. Ada yang mengatakan bahwa teknologi informasi hanyalah teknologi dalam pengolahan data, tapi ada juga yang mengatakan bahwa teknologi informasi tersebut dimulai dari data mentah sampai penyajian data tersebut, artinya teknologi informasi juga mencakup teknologi komunikasi., dikatakan bahwa teknologi informasi merupakan gabungan antara dua yaitu teknologi komunikasi dan teknologi komputer. Mungkin kita telah memaklumi bahwa telah terjadi konvergensi dalam berbagai bidang ini, sehingga wajar bila orang sering kali memberikan definisi yang saling berpotongan dengan bidang lain.Tentu tidak dapat dipungkiri lagi akan pentingnya nilai informasi saat ini. Seberapa pentingnya informasi tentu berkaitan dengan bidang yang saat ini anda geluti.Definisi sebuah sistem informasi manajemen, secara umum yang dikenal orang adalah sebuah sistem manusia / mesin yang terpadu, untuk menyajikan informasi guna mendukung fungsi operasi, manajemen da pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi.Ciri-ciri SIM diantaranya :- rangkaian dari beberapa sub sistem- menyeluruh, terpadu, dan rasional- sebagai transformasi data menjadi informasi- produtif sesuai denga gaya manajemennyaSISTEM menurut :LUGWIG 1997, adalah seperangkat unsur yangsaling berhubungan dan saling mempengaruhi dalam satulingkungan tertentu.A. REPOPORT, 1997, adalah sekumpulan elemen yang saling berhubungan utuk mencapai suatu tujuanL. ACKOF 1997, adalah setiap kesatuan secara konseptual atau fisik yangterdiri dari bagian-bagian yang saling mempengaruhi.GORDON B. DAVIS, 1995, adalah mrupakan bagian-bagian yang beroperasi secara bersama-sama untuk mencapai beberapa tujuan.RAYMON Mc LEOD, 2001, yaitu sekelompok elemen yang terintegrasi untuk mencapai suatu tujuan.Menurut WILIAM A. SHORDER dalambukunya organization and management menyebutkan bahwa ada 6 ciri dari sebuah sistem yaitu :Berperilaku berdasarka tujuan tertentuMenyeluruhTerbukaTerjadinya transformasiTerjadi korelasiMemiliki mekanisme kontrol, artinya terdapat kekuatan yang mempersatukan dan mempertahankan sistem yang bersangkutanSifat SIM adalah sebagai berikut :a. MenyeluruhArtinya meliputi informasi yang formal maupun non formal, manual maupun berbasis komputer, yang terpenting adalah manajer yang berpikir serta menyebarluaskan informasi dengan elemen dari dan untuk institusib. TerkoordinasiArtinya dikelola dari satu titik pusat organisasi, antar departemen pemroses data utuk menjamin bahwa data yang diproses, otomatisasi perkantoran maupun data intelejen serta komponen lainnya dikembangkan dan dioperasikan dengan cara terencana dan terkoordinasi.c. Memiliki sub sistem informasiArinya merupakan bagian dari keseluruhan dan merupakan sistem yang terpadu guna menunjang tercapainya sasaran sistem informasi manajemen dan organisasi.d. Terintegrasi secara secara rasionalArtinya untuk membuat pemrosesan informasi menjadi efisien dengan cara mengurangi pemrosesan antar intermadiate processing agar memberikan informasi yang lebih lengkap, singkat, dan relevan. Untuk menumbuhkan manajemen yang efektif.e. Transformasi data ke dalam informasiArtinya data ditransformasikan kedalam informasi ditentukan oleh sifat personil organisasi, tujuan dari sifat informasi serta harapan dari pihak eksternal.f. Meningkatkan produktivitasArtinya harus mampu melaksanakan tugas rutin seperti penyapan dokumen dengan efisien, layanan yang terbaik bagi organisasi eksternal maupun individu serta mampu memberikan peringatan dini tentang masalah internal dan ancaman eksternal, mempercepat proses manajemen agar mampu meningkatkan kemampuan manajer. g. Sesuai dengan sifat dan gaya manajer.Artinya, sifat dan gaya kepemimpinan dari seorang manajer akan mempengaruhi kebijakan dan jalannya suatu organisasi. Dalam pengembangan dari sistem informasi manajemen hendaknya mampu mempertimbangkan faktor manusiawi dengan cermat.h. Menggunakan mutu kriteria yang bakuArtinya, sistem informasi manajemen harus dirancang agar sesuai dengan toeransi terhadap kecepatan, relevansi dan ketepatan informasi.Sistem komputerisasi, merupakan dasar sebagian besar sistem informasi manajemen,yang mampu mengolah berbagai kemampuan teknis yang berbeda. Termasuk On Line Real Time ( OLRT ), switching pesan, memasukkan data jarak jauh, pencarian file, pemodelan keputusan dan pengolah kata.Informasi dapat diringkas dengan cara- agregasi pemadatan- statistika- deskreptif naratif, tertulis, lisan atau grafis.Informasi harus diupayakan sesingkat mungkin dan harus mampu menyoroti informasi yang penting
Oleh : KOKO
Objective : Mempelajari mulai dari konsep dasar sampai pada penerapan SIM, sesuai dengan tingkat organisasi dan perangkat2 pendukungnya.Peranan komputer sebagai sistem informasi organisasiPengantar Sistem informasi berbasis komputerDari judulnya sudah dapat diperkirakan bahwa bab ini akan menjelaskan tentang apa itu sistem informasi berbasis komputer. Tapi akan banyak muncul pertanyaan di sini, diantaranya adalah :§ Apa yang dimaksud dengan informasi ?§ Sistem ?§ Lalu sistem informasi ?§ Apakah sistem informasi hanya bisa dilakukan dengan berbasiskan komputer ?§ Dikatakan bahwa pentransformasian teknologi konvensional ke teknologi komputer akan memerlukan energi yang sangat besar. Dan prosesnya pun bertahap. Oleh karena itu kita harus pandai memanage mana yang pertama kali atau paling urgent untuk dirubah. Ingat nggak dengan pertanyaan pak iik , “kapankah waktu yang paling baik untuk membeli komputer ?”§ Sebuah sistem itu terdiri dari komponen-komponen, lalu komponen apa saja yang ada pada sistem informasi berbasis komputer, Atau mungkin benar komponennya tetap seperti itu, hanya saja telah mengalami ekspansi. Contohnya dalam brainware, tentunya tidak seperti dulu lagi, yang relatif hanya terdiri dari EDP saja. Sekarang telah banyak muncul profesi atau bidang pekerjaan yang sebelumnya belum ada.Pemanfaatan Teknologi Informasi untuk Competitve Advantage.Apa yang saya ketahui tentang keuntungan yang bisa diambil dgn Teknologi Informasi ?Untuk menjawabnya tentu harus dijelaskan dahulu apa yang dimaksud dengan teknologi informasi. Ada yang mengatakan bahwa teknologi informasi hanyalah teknologi dalam pengolahan data, tapi ada juga yang mengatakan bahwa teknologi informasi tersebut dimulai dari data mentah sampai penyajian data tersebut, artinya teknologi informasi juga mencakup teknologi komunikasi., dikatakan bahwa teknologi informasi merupakan gabungan antara dua yaitu teknologi komunikasi dan teknologi komputer. Mungkin kita telah memaklumi bahwa telah terjadi konvergensi dalam berbagai bidang ini, sehingga wajar bila orang sering kali memberikan definisi yang saling berpotongan dengan bidang lain.Tentu tidak dapat dipungkiri lagi akan pentingnya nilai informasi saat ini. Seberapa pentingnya informasi tentu berkaitan dengan bidang yang saat ini anda geluti.Definisi sebuah sistem informasi manajemen, secara umum yang dikenal orang adalah sebuah sistem manusia / mesin yang terpadu, untuk menyajikan informasi guna mendukung fungsi operasi, manajemen da pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi.Ciri-ciri SIM diantaranya :- rangkaian dari beberapa sub sistem- menyeluruh, terpadu, dan rasional- sebagai transformasi data menjadi informasi- produtif sesuai denga gaya manajemennyaSISTEM menurut :LUGWIG 1997, adalah seperangkat unsur yangsaling berhubungan dan saling mempengaruhi dalam satulingkungan tertentu.A. REPOPORT, 1997, adalah sekumpulan elemen yang saling berhubungan utuk mencapai suatu tujuanL. ACKOF 1997, adalah setiap kesatuan secara konseptual atau fisik yangterdiri dari bagian-bagian yang saling mempengaruhi.GORDON B. DAVIS, 1995, adalah mrupakan bagian-bagian yang beroperasi secara bersama-sama untuk mencapai beberapa tujuan.RAYMON Mc LEOD, 2001, yaitu sekelompok elemen yang terintegrasi untuk mencapai suatu tujuan.Menurut WILIAM A. SHORDER dalambukunya organization and management menyebutkan bahwa ada 6 ciri dari sebuah sistem yaitu :Berperilaku berdasarka tujuan tertentuMenyeluruhTerbukaTerjadinya transformasiTerjadi korelasiMemiliki mekanisme kontrol, artinya terdapat kekuatan yang mempersatukan dan mempertahankan sistem yang bersangkutanSifat SIM adalah sebagai berikut :a. MenyeluruhArtinya meliputi informasi yang formal maupun non formal, manual maupun berbasis komputer, yang terpenting adalah manajer yang berpikir serta menyebarluaskan informasi dengan elemen dari dan untuk institusib. TerkoordinasiArtinya dikelola dari satu titik pusat organisasi, antar departemen pemroses data utuk menjamin bahwa data yang diproses, otomatisasi perkantoran maupun data intelejen serta komponen lainnya dikembangkan dan dioperasikan dengan cara terencana dan terkoordinasi.c. Memiliki sub sistem informasiArinya merupakan bagian dari keseluruhan dan merupakan sistem yang terpadu guna menunjang tercapainya sasaran sistem informasi manajemen dan organisasi.d. Terintegrasi secara secara rasionalArtinya untuk membuat pemrosesan informasi menjadi efisien dengan cara mengurangi pemrosesan antar intermadiate processing agar memberikan informasi yang lebih lengkap, singkat, dan relevan. Untuk menumbuhkan manajemen yang efektif.e. Transformasi data ke dalam informasiArtinya data ditransformasikan kedalam informasi ditentukan oleh sifat personil organisasi, tujuan dari sifat informasi serta harapan dari pihak eksternal.f. Meningkatkan produktivitasArtinya harus mampu melaksanakan tugas rutin seperti penyapan dokumen dengan efisien, layanan yang terbaik bagi organisasi eksternal maupun individu serta mampu memberikan peringatan dini tentang masalah internal dan ancaman eksternal, mempercepat proses manajemen agar mampu meningkatkan kemampuan manajer. g. Sesuai dengan sifat dan gaya manajer.Artinya, sifat dan gaya kepemimpinan dari seorang manajer akan mempengaruhi kebijakan dan jalannya suatu organisasi. Dalam pengembangan dari sistem informasi manajemen hendaknya mampu mempertimbangkan faktor manusiawi dengan cermat.h. Menggunakan mutu kriteria yang bakuArtinya, sistem informasi manajemen harus dirancang agar sesuai dengan toeransi terhadap kecepatan, relevansi dan ketepatan informasi.Sistem komputerisasi, merupakan dasar sebagian besar sistem informasi manajemen,yang mampu mengolah berbagai kemampuan teknis yang berbeda. Termasuk On Line Real Time ( OLRT ), switching pesan, memasukkan data jarak jauh, pencarian file, pemodelan keputusan dan pengolah kata.Informasi dapat diringkas dengan cara- agregasi pemadatan- statistika- deskreptif naratif, tertulis, lisan atau grafis.Informasi harus diupayakan sesingkat mungkin dan harus mampu menyoroti informasi yang penting
Langganan:
Postingan (Atom)